Bolatimes.com - Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali, memberikan tanggapan terkait rwwamainya para artis ternama Indonesia yang terjun ke dunia sepak bola. Menpora bahkan memberikan arahan khusus kepada PSSI terkait fenomena ini.
Sebagaimana diketahui, deretan artis ternama Indonesia menunjukkan minatnya dengan sepak bola Indonesia. Hal ini bermula ketika Raffi Ahmad mengakuisisi Cilegon United yang kemudian berganti nama menjadi Rans Cilegon FC.
Setelah itu, beberapa nama selebriti juga dikaitkan dengan klub-klub profesional. Rizky Billar dan Baim Wong sempat dikabarkan tertarik memiliki sepak bola.
Pada akhirnya nama Gading Marten yang kemudian mencuat dengan mengakuisisi klub Liga 3, Persikota Tangerang. YouTuber kondang, Atta Halilintar juga membentuk klub baru yang diberi nama AHHA PS Pati FC.
Fenomena para artis yang melirik bisnis sepak bola ini dinilai positif oleh Menpora, Zainudin Amali. Hal itu disampaikan dalam konferensi pers pada acara sosialisasi Instruksi Presiden (Inpres) no 3 tahun 2019 yang digelar di Hotel Royal Ambarukmo, Yogyakarta pada Jumat (11/6/2021).
"Saya kira ini pertanda bahwa mulai tumbuhnya kepercayaan publik terhadap sepak bola Indonesia. Trustnya mulai ada," ucap Zainudin Amali.
Dengan munculnya kepercayaan itu, Menpora tidak ingin mencederai publik. Sehingga dia memberikan arahan khusus kepada PSSI agar bisa menjaga kepercayaan yang sudah mulai tumbuh.
"Kami minta betul kepada federasi (PSSI), pak Waketum dan teman-teman, kepercayaan publik yang sudah ada ini harus kita jaga bersama. Kami dari pemerintah bersama federasi dan seluruh stakeholder tingkat pusat sampai kota serta Asprov, Askab, dan Askot, harus bisa menjaga ini (kepercayaan)," imbuhnya.
Sependapat dengan Amali, Waketum PSSI, Iwan Budianto,menegaskan bahwa pihak federasi siap untuk menjalankan arahan yang diberikan oleh Menpora.
"Terkait entertainer sekarang yang bergabung, saya sependapat dengan pak menteri dan saya siap menjalankan apa yang diarahkan oleh menteri. Federasi dalam hal ini berkewajiban untuk menjaga trust publik terhadap sepak bola," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Gaduh Pernyataan Erick Thohir Soal Fokus PSSI ke Timnas, Apa yang Salah?
-
Siapa Bilang PSSI Tak Peduli Sepak Bola Putri? Ini Ada Piala Pertiwi
-
Rekam Jejak Takeyuki Oya Jebolan J-League yang Ditunjuk Jadi GM Operation PT LIB
-
Pelajaran untuk PSSI! Media Eropa Semprot China yang Pecat Branko Ivankovic
-
Bukan Lagi Underdog! Timnas Indonesia Jadi Skuad Termahal, Korea Ketar-ketir
-
Here We Go! Akui Peran Penting Indonesia, FIFA Bangun Kantor di Jakarta
-
Sindiran Menohok Ketum PSSI-nya Vietnam kepada Jay Idzes Cs, Ada Apa?
-
Simon Tahamata Resmi Gabung ke Timnas Indonesia, Ini Tugasnya
-
Erick Thohir: Lawan Filipina Harus Menang!
-
PSSI Kecam Pemain Myanmar: Bisa Mematahkan Karier Orang!
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Persija Hancurkan Persita 4-0: Allano Menggila, Jakmania Ubah JIS Jadi Neraka
-
Sho Yamamoto dan Kodai Tanaka: Samurai Solo yang Bikin MU Mati Gaya
-
Senyum Kecut Johnny Jansen Pasca Bali United Gagal Kalahkan Persik
-
Duel Persija vs Persita: Debutan Membludak, Gol Seret, dan Rekor Head-to-Head Ketat!
-
Persik Kediri Turunkan Harga Tiket, Suporter Langsung Merapat: Termurah Cuma Rp35 Ribu
-
Timnas Putri U-17 Indonesia Siap Tempur di Grup C Kualifikasi Piala Asia AFC 2026
-
Reuni Eks Persib! Dewa vs Malut United, Laga Pembuka Sarat Nostalgia
-
Persib Bandung Bidik Hattrick Gelar dengan Darah Muda di BRI Super League 2025