bolatimes.com - PSSI menyambut positif keputusan AFC menunjuk Arab Saudi dan Qatar menjadi tuan rumah ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026.
AFC memilih Qatar dan Arab Saudi sebagai tuan rumah babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia yang akan berlangsung 8-14 Oktober mendatang.
Keputusan AFC ini disambut nyinyiran publik di platform media sosial.
Tidak hanya netizen Indonesia, sejumlah pengguna X dari kawasan Timur Tengah seperti Oman pun mengkritik keputusan AFC tunjuk Qatar dan Arab Saudi.
Sejumlah meme diunggah para pengguna X dan berisi gambar yang sindir keputusan AFC.
Selain itu, sejumlah netizen menuliskan tagar AFC Mafia di platform sosial media.
"#AfcMafia," cuit netizen di postingan akun resmi AFC di platform sosial media.
"The Asian Football Confederation will not develop or become more transparent. Other federations are progressing, while Asia is at the bottom," sindir netizen lainnya.
Berbeda dengan suara suporter, pihak PSSI justru menyambut positif keputusan AFC tersebut.
Namun ketum PSSI Erick Thohir meminta kepada AFC dan kedua tuan rumah agar menjaga semua pertandingan yang berjalan di babak krusial tersebut berjalan secara fair. Selain itu, penunjukan Qatar dan Arab Saudi juga menjadi momentum bagi timnas untuk semakin mempersiapkan diri secara maksimal.
“Kami menghormati dan menyambut baik keputusan AFC yang menunjuk Qatar dan Arab Saudi sebagai tuan rumah. Memang kedua negara memiliki infrastruktur sepak bola kelas dunia, dan ini tentu akan menghadirkan atmosfer kompetisi yang luar biasa," kata Erick Thohir seperti dikutip dari Suara.com
"Atas dasar itu, saya minta AFC dan kedua tuan rumah mampu menjaga semua laga di babak empat itu berjalan fair dan sportif,” tambahnya.
Erick Thohir menegaskan bahwa PSSI akan terus bekerja keras untuk memastikan Garuda tampil dengan persiapan terbaik, baik dari sisi teknis, taktik, hingga mental pemain.
“Ini adalah fase yang sangat penting dalam sejarah sepak bola Indonesia. Kami akan berusaha mempersiapkan tim sebaik mungkin, dengan dukungan penuh dari semua pihak. Kami juga percaya bahwa pertandingan akan berlangsung secara fair, profesional, dan menjunjung tinggi semangat sportivitas,” tambah Erick.
Erick juga berharap seluruh pecinta sepak bola Indonesia tetap memberikan doa dan dukungan kepada Timnas, di mana pun pertandingan berlangsung.
“Tidak peduli di mana kita bermain, semangat juang Garuda akan selalu dibawa ke lapangan. Kami ingin mengukir sejarah, dan itu dimulai dari kerja keras sejak hari ini,” tutupnya.
Kontributor: Adam Ali
Terpopuler
-
Laba Bersih DIGI Melonjak 45,1 Persen, Arkadia Digital Media Perkuat Bisnis AI dan Jaga Fundamental Keuangan
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen pada 2025, Sentuh Rp1,76 Miliar
-
8 Cara Menyiapkan Dana Darurat dengan Tepat untuk Kestabilan Keuangan
-
6 Tips Agar Perjalanan Mudik Lebih Nyaman saat Naik Pesawat
-
Tantangan Pengangguran Muda Menguat, YES 2025 Dorong Arah Baru Ekonomi Hijau, Digital, dan Hilirisasi
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?
-
Persib Incar Awal Musim Sempurna: Juara Liga dan Tembus Asia
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Markas Persija Disindir Mantan: Stadion Bagus, Tapi Rumput Tak Ada yang Urus