Bolatimes.com - Media Vietnam menyoroti permainan kasar yang dilakukan skuat Timnas Indonesia. Bahkan, anak asuh Shin Tae-yong disebut bosan bermain sepak bola dan hanya membidik kaki pemain Vietnam.
Laporan media Vietnam Thethao247 pada Selasa (8/6/2021), menyoroti permainan kasar yang diperlihatkan oleh Timnas Indonesia. Dalam laporannya tersebut pemain Indonesia disebut seperti 'petinju' karena terus melakukan pelanggaran kasar.
Ada dua insiden pelanggaran kasar Timnas Indonesia yang disorot oleh Thethao247, yaitu ketika Rachmat Irianto melakukan tekel kepada Nguyen Tien Linh. Irianto sendiri mendapatkan kartu kuning setelah itu.
Lalu ada Pratama Arhan yang menjadi sorotan karena melanggar Tuan Anh. Ruan Anh hendak melakukan sepakan keras ke Arhan, tetapi bek PSIS Semarang itu tidak gentar dan justru melancarkan tekel keras.
Momen itu terjadi pada menit ke-35, Tuan Anh pun tidak bisa melanjutkan pertandingan. Pemain 26 tahun tersebut akhirnya harus meninggalkan lapangan lebih cepat.
Melihat permainan kasar skuat Garuda, mereka kemudian menyebutkan bahwa para pemain Indonesia hanya bermain untuk membidik kaki pemain Vietnam.
Tak hanya itu, pelatih Vietnam Park Hang-seo juga menyampaikan secara singkat bahwa Indonesia cenderung membuat pelanggaran yang berbahaya.
"Memang benar bahwa Indonesia memiliki kecenderungan untuk melakukan pelanggaran. Tapi dalam posisi ini saya tidak ingin berkomentar lebih jauh tentang itu. Begitu juga dengan keputusan wasit. Reaksi pelatih kedua tim juga bisa terjadi di sepak bola," ucap Park Hang-seo.
Sementara itu, Indonesia sendiri harus menelan pil pahit dalam laga melawan Vietnam. Pasalnya, Indonesia kalah telak dengan skor 4-0.
Empat gol Vietnam masing-masing dilesakkan oleh Nguyen Tien Linh, Nguyen Quang Hai, Nguyen Cong Phuong, dan terakhir Van Thanh Vu.
Berita Terkait
-
VinFast Ubah Cara Pandang Dunia: Mobil Listrik Tak Harus Mahal untuk Andal dan Nyaman
-
Blunder Memalukan Manchester City: Nama Tijjani Reijnders Typo di Jersey
-
Mees Hilgers Menghilang Saat FC Twente Digebuk Eliano Reijnders Dkk
-
Sassuolo: Dari Seluruh Keluarga Neroverde, Selamat Datang, Jay Idzes!
-
Justin Hubner: Saya Merasa Seperti Cristiano Ronaldo!
-
Timnas Putri U-17 Indonesia Siap Tempur di Grup C Kualifikasi Piala Asia AFC 2026
-
Jay Idzes Menuju Torino: Gaji Fantastis Menanti dan Rekor Sejarah Tercipta
-
Miris! Hasil Timnas Putri Indonesia di Piala AFF Wanita 2025 Bikin Elus Dada
-
Timnas Indonesia U-17 Siap Uji Nyali di Medan! Nova Arianto: Kami Sangat Butuh
-
Serie A Pangkas Gaji 25% Saat Degradasi: Nasib Jay Idzes di Venezia Terancam?
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Persija Hancurkan Persita 4-0: Allano Menggila, Jakmania Ubah JIS Jadi Neraka
-
Sho Yamamoto dan Kodai Tanaka: Samurai Solo yang Bikin MU Mati Gaya
-
Senyum Kecut Johnny Jansen Pasca Bali United Gagal Kalahkan Persik
-
Duel Persija vs Persita: Debutan Membludak, Gol Seret, dan Rekor Head-to-Head Ketat!
-
Persik Kediri Turunkan Harga Tiket, Suporter Langsung Merapat: Termurah Cuma Rp35 Ribu
-
Timnas Putri U-17 Indonesia Siap Tempur di Grup C Kualifikasi Piala Asia AFC 2026
-
Reuni Eks Persib! Dewa vs Malut United, Laga Pembuka Sarat Nostalgia
-
Persib Bandung Bidik Hattrick Gelar dengan Darah Muda di BRI Super League 2025