Bolatimes.com - Bek Timnas Indonesia, Nurhidayat Haji Haris, sempat viral karena memberi kado pacarnya bernama Sarah Ahmad Almusaiteer mobil Mini Cooper. Menariknya, hadiah tersebut diberikan untuk merayakan enam bulan jadian.
Setelah itu, Nurhidayat kembali jadi perbincangan usai dicoret dari skuat Timnas Indonesia. Masalahnya, bek 22 tahun itu melakukan indisipliner yang membuat pelatih Shin Tae-yong murka.
Tentu tindakan tersebut sangat disesalkan mengingat Nurhidayat tergolong mengukir prestasi cemerlang saat membela Timnas Indonesia. Lantas siapa Nurhidayat? Berikut profil selengkapnya.
Kronologi Nurhidayat Haris Dikeluarkan dari Timnas Indonesia
Nurhidayat Haris baru saja menelan pil pahit setelah dipulangkan oleh Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. Nurhidayat Haris tersangkut kasus indisipliner.
Seharusnya pemain asal Makassar ini tergabung dalam tim untung mengarungi tiga pertandingan tersisa dalam babak kualifikasi Piala Dunia 2022. Nurhidayat Haris sebelumnya mengikuti pemusatan pelatihan di Jakarta hingga berangkat ke Uni Emirat Arab pada awal Mei 2021.
Sayang, dia harus pulang lebih awal. Nurhidayat Haris dipulangkan pada 1 Juni 2021 lalu. Setibanya di Bandara Soekarno Hatta dirinya langsung menjalani isolasi mandiri di sebuah hotel di Jakarta.
Perjalanan Karier Nurhidayat Haris
Sebelum bergabung dengan Timnas Indonesia, Nurhidayat Haris mengawali karier profesional dengan bergabung bersama PSM Makassar pada Juni 2017 saat usianya masih 18 tahun. Dia berhasil tampil memukau di pertandingan perdana melayan FC Borneo.
Pemain kelahiran Makassar 5 April 1999 ini kemudian pindah ke Bhayangkara FC jelang putaran pertama Liga I 2018. Setelah dua tahun dia memutuskan pulang kampung dan kembali bergabung dengan PSM Makassar. Kini Nurhidayat Haris masih berusaha mengejar mimpinya untuk bermain di luar negeri.
Karier di tim nasional dimulai pada 2017 saat Nurhidayat Haris memperkuat Timnas Indonesia di ajang AFF U-19. Karier itu berlanjut pada 2019 untuk ajang AFF U-22. Dalam ajang tersebut Nurhidayat Haris ikut membawa Timnas Indonesia merebut gelar juara.
Karier mulus di Timnas Indonesia terus dia peroleh hingga masuk dalam skuad untuk kualifikasi Piala Dunia 2022. Sebelum dipulangkan lebih awal, Nurhidayat Haris sempat melakoni dua pertandingan uji coba.
Nurhidayat Haris turun dalam pertandingan melawan Afghanistan sebagai pemain pengganti. Sayangnya Timnas Indonesia harus menyerah 2-3 atas Afghanistan. Kemudian pada laga uji coba kedua melawan Oman, anak asuh Shin Tae-yong juga harus menyerah dengan skor 1-3. Shin Tae-yong kemudian memulangkan Nurhidayat Haris jelang laga melawan Thailand dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022.
Biodata Nurhidayat Haris
- Nama lengkap: Nurhidayat Haji Haris
- Tempat, tanggal lahir: 5 April 1999
- Usia: 22 tahun
- Kewarganegaraan: Indonesia
- Tinggi badan: 173 cm
- Posisi: Pemain belakang (bek tengah/bek kanan)
- Klub saat ini: PSM Makassar
- Nomor punggung: 23
- Karier klub: 2017 - PSM Makassar 2018-2020 - Bhayangkara FC 2021 - sekarang PSM Makassar
- Karier timnas:
2017-2018 - Indonesia U-19
2019 - Indonesia U-22
Tag
Berita Terkait
-
Kiper Timnas Indonesia Emil Audero Kedatangan Rekan Baru, Eks AC Milan
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?
-
Mees Hilgers Menghilang Saat FC Twente Digebuk Eliano Reijnders Dkk
-
Jay Idzes Sah ke Sassuolo, Venezia Singgung Soal Profesionalisme
-
Sassuolo: Dari Seluruh Keluarga Neroverde, Selamat Datang, Jay Idzes!
-
Justin Hubner: Saya Merasa Seperti Cristiano Ronaldo!
-
Justin Hubner Bongkar Klub Indonesia yang Coba Goda Dirinya: Saya Tolak Lha!
-
Ada Cerita Lain yang Membuat Venezia Relakan Jay Idzes ke Sassuolo
-
Jay Idzes Menuju Torino: Gaji Fantastis Menanti dan Rekor Sejarah Tercipta
-
Mimpi Buruk Timnas Indonesia Bikin PSV Panen Cuan Rp37 Miliar
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?
-
Persib Incar Awal Musim Sempurna: Juara Liga dan Tembus Asia
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Markas Persija Disindir Mantan: Stadion Bagus, Tapi Rumput Tak Ada yang Urus
-
Hari Ayah Paling Manis: Persija Menang Telak, Souza Kirim Ciuman untuk Putrinya
-
Persija Hancurkan Persita 4-0: Allano Menggila, Jakmania Ubah JIS Jadi Neraka
-
Sho Yamamoto dan Kodai Tanaka: Samurai Solo yang Bikin MU Mati Gaya
-
Senyum Kecut Johnny Jansen Pasca Bali United Gagal Kalahkan Persik
-
Kemenangan Perdana Persib: Hodak Senyum, Semen Padang Tertunduk