Bolatimes.com - Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, buka suara terkait kekalahan dari Afghanistan 2-3 alam laga uji coba di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA) pada Selasa (25/5/2021) malam. Menurutnya, hasil tersebut merupakan sebuah proses untuk jadi lebih baik.
Dalam pertandingan ini, skuad Garuda tertinggal tiga gol lebih dulu oleh Norilla Amiri (7'), Amiruddin Mohammad Anwar Sharifi (47'), dan Hossein Zamani (52').
Tim asuhan pelatih Shin Tae-yong baru bisa keluar dari tekanan pada babak kedua dengan mencetak dua gol melalui Egy Maulana Vikri (59'), dan Adam Alis Setyano (64').
Dalam laga ini, juru taktik asal Korea Selatan itu coba memainkan hampir seluruh dari 28 pemain yang dia boyong ke Dubai.
Dia menganggap uji coba ini adalah bagian dari proses pembentukan kembali tim Indonesia pasca terhentinya kompetisi lebih dari setahun akibat pandemi Covid-19.
"Memang ini sebuah proses, jadi kita berusaha untuk memainkan seluruh pemain, dan juga selama satu tahun enam bulan tidak bergulirnya kompetisi di Indonesia, tapi kita bisa bilang ini sebagai awal," kata Shin Tae-yong dalam rilis PSSI.
"Ini merupakan perkembangan yang sangat baik. Babak pertama kita memang kemasukan tiga gol, namun di babak kedua kita bisa mengejar kembali, untuk mencetak dua gol," ucapnya.
Shin Tae-yong cukup optimistis dengan apa yang diperlihatkan tim asuhannya. Sebab, Evan Dimas dan kawan-kawan terlihat punya kegigihan buat berkembang.
"Di situ saya melihat kegigihan dari para pemain. Saya berterima kasih atas usahanya,” pungkas mantan pelatih Timnas Korea Selatan itu.
Setelah menghadapi Afghanistan, Timnas Indonesia dijadwalkan untuk menjajal Oman dalam laga uji coba berikutnya. Selanjutnya mereka akan tampil di Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia kontra Thailand (3 Juni), Vietnam (7 Juni), dan UEA (11 Juni).
Tag
Berita Terkait
-
Mees Hilgers Menghilang Saat FC Twente Digebuk Eliano Reijnders Dkk
-
Sassuolo: Dari Seluruh Keluarga Neroverde, Selamat Datang, Jay Idzes!
-
Justin Hubner: Saya Merasa Seperti Cristiano Ronaldo!
-
Jay Idzes Menuju Torino: Gaji Fantastis Menanti dan Rekor Sejarah Tercipta
-
Timnas Indonesia U-17 Siap Uji Nyali di Medan! Nova Arianto: Kami Sangat Butuh
-
Serie A Pangkas Gaji 25% Saat Degradasi: Nasib Jay Idzes di Venezia Terancam?
-
Timnas Indonesia U-17 Menuju Qatar: Piala Kemerdekaan 2025 Jadi Panggung untuk Eizar Jacob Cs
-
Son Heung-Min ke LAFC: Rekor Transfer MLS Pecah, Ancaman Baru Maarten Paes
-
Kebijakan Kontroversial FC Twente: Masa Depan Mees Hilgers Jadi Sorotan!
-
Masa Depan Jay Idzes Tergantung Kerja Davide Vagnati, Siapa Dia?
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Persija Hancurkan Persita 4-0: Allano Menggila, Jakmania Ubah JIS Jadi Neraka
-
Sho Yamamoto dan Kodai Tanaka: Samurai Solo yang Bikin MU Mati Gaya
-
Senyum Kecut Johnny Jansen Pasca Bali United Gagal Kalahkan Persik
-
Duel Persija vs Persita: Debutan Membludak, Gol Seret, dan Rekor Head-to-Head Ketat!
-
Persik Kediri Turunkan Harga Tiket, Suporter Langsung Merapat: Termurah Cuma Rp35 Ribu
-
Timnas Putri U-17 Indonesia Siap Tempur di Grup C Kualifikasi Piala Asia AFC 2026
-
Reuni Eks Persib! Dewa vs Malut United, Laga Pembuka Sarat Nostalgia
-
Persib Bandung Bidik Hattrick Gelar dengan Darah Muda di BRI Super League 2025