hitekno.com - Fakhri Husaini memastikan diri tidak akan menerima tawaran PSSI jika ditunjuk sebagai asisten pelatih. Banyak hal yang membuat juru racik asal Aceh itu menolak tawaran tersebut.
Fakhri Husaini dipastikan menolak tawaran PSSI untuk menjadi asisten Shin Tae-yong di Timnas Indonesia U-19. Ada berbagai pertimbangan di balik keputusan tersebut.
Timnas Indonesia U-19 nantinya memang akan dikepalai oleh Shin Tae-yong yang menjadi U-20 sebagai persiapan menuju Piala Dunia U-20 2021. Selain Timnas U-20, pelatih asal Korea Selatan itu akan menukangi timnas senior.
Fakhri Husaini menjelaskan jika hanya sebagai asisten, dirinya menolak. Ia tidak mau meninggalkan pekerjaannya sebagai seorang karyawan di PT Pupuk Kaltim juga keluarganya hanya karena jabatan dari PSSI tersebut.
Hal itu bukan berarti Fakhri tidak nasionalisme menolak tawaran tersebut. Ia mengatakan, pelatih lokal yang menjadi arsitek tim nasional, nasionalismenya tidak bisa dianggap remeh.
Oleh karenanya, ia menyebut jangan sekali-kali anggap remeh pelatih lokal lantaran PSSI lebih memilih juru racik asing.
"Yang saya sayangkan mereka ini jangan sekali-kali anggap remeh pelatih lokal. Saya kalau bicara nasionalisme tak usah ajari saya, karena kalau bicara nasionalisme jangan ke pelatih lokal yang menangani timnas, karena dia betul betul punya rasa nasionalisme di atas segala-galanya," kata Fakhri Husaini saat dihubungi, Selasa (7/1/2020).
"Kami tidak pernah bicara soal kontrak, tidak pernah ribut soal kontrak, tidak pernah bicara soal fasilitas seperti apartemen, rumah, dan mobil. Jadi tidak usah mengajari saya soal nasionalisme," ucapnya.
Oleh sebab itu, Fakhri Husaini ingin agar PSSI tidak selalu memberikan kepercayaan kepada pelatih asing untuk tim nasional.
"Ini saya mewakili pelatih lokal yah. Jangan sekali-sekali meremehkan pelatih lokal, karena pelatih lokal itu belajar juga seperti saya," ia menambahkan.
"Yang mebedakan warna kulit saja. Masa harus jadi bule dulu dan dianggap begitu baik jadinya," pungkasnya.
Sebagaimana diketahui, prestasi Fakhri Husaini saat menukangi Timnas Indonesia cukup mentereng. Ia sukes membawa timnas Indonesia menjuarai Piala AFF U-16 2018, peringkat ketiga Piala AFF U-19 2019, dan membawa timnas U-19 lolos ke Piala Asia U-19 2020, dan juara di beberapa turnamen.
Penulis: Adie Prasetyo
Terpopuler
-
Asal-Usul Tenis Lapangan, Sejaran dan Perkembangannya hingga Sampai di Indonesia
-
Local Media Community: Masukan untuk Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
Roberto Mancini Targetkan Dua Trofi Juara untuk Timnas Italia
-
Mengintip Kekuatan Skuat Timor Leste Jelang Laga Kontra Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Laba Bersih DIGI Melonjak 45,1 Persen, Arkadia Digital Media Perkuat Bisnis AI dan Jaga Fundamental Keuangan
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?
-
Persib Incar Awal Musim Sempurna: Juara Liga dan Tembus Asia
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Markas Persija Disindir Mantan: Stadion Bagus, Tapi Rumput Tak Ada yang Urus