Bolatimes.com - Striker Tira-Persikabo, Osas Saha, menjadi salah satu pemain yang dipanggil pelatih Simon McMenemy untuk memperkuat Timnas Indonesia di babak Kualifikasi Piala Dunia 2020 melawan Malaysia dan Thailand. Ia pun mengaku terkejut dengan pemanggilan tersebut.
Sebagaimana diketahui, Osas Saha merupakan salah satu pemain naturalisasi yang dipanggil oleh McMenemy. Pemain kelahiran Nigeria tersebut resmi menjadi WNI (Warga Negara Indonesia) sejak tahun 2018 lalu.
Sejak menjadi WNI, pemain berusia 32 tahun itu mengaku tidak pernah berambisi menjadi bagian dari skuat Garuda. Ia hanya ingin menunjukkan penampilan terbaik di atas lapangan.
"Sebenarnya ya tidak (menyangka). Tapi bagi Tuhan ya tidak ada yang tidak mungkin," kata Osas Saha, seperti dikutip dari Suara.com.
"Sebenarnya tidak ya (ambisi masuk timnas). Tapi akhirnya saya punya kesempatan untuk banggakan tim yang saya bela ini dengan masuk tim nasional," jelasnya.
Ini merupakan pertama kalinya bagi Osas Saha berseragam Garuda. Oleh karena itu, ia sangat berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantunya bisa memperkuat tim nasional.
"Ya saya berterima kasih ke seluruh masyarakat, dan juga saya terima kasih sama coach (Rahmad Darmawan) yang sudah memberikan saya kepercayaan. Saya janji akan tampil all out bersama timnas, semoga saya bisa memberikan kinerja yang terbaik," pungkasnya.
Tentang tempat utama di timnas, Osas Saha mengaku tidak ambil pusing. Baginya, seluruh pemain yang dipanggil ke timnas wajib kompak tanpa merasa ada persaingan.
"Kita tidak ada persaingan ya karena kita berada dalam satu negara. Jadi kita semua adalah satu. Jadi semuanya ya satu, tidak ada lawan ataupun kawan di tim. Bagi saya tidak ada persaingan ya," pungkasnya.
Pertandingan melawan Malaysia akan berlangsung pada 5 September mendatang. Setelah itu pada 10 September 2019 timnas akan menghadapi Thailand. Kedua laga tersebut akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.
Tag
Berita Terkait
-
Mees Hilgers Menghilang Saat FC Twente Digebuk Eliano Reijnders Dkk
-
Sassuolo: Dari Seluruh Keluarga Neroverde, Selamat Datang, Jay Idzes!
-
Justin Hubner: Saya Merasa Seperti Cristiano Ronaldo!
-
Jay Idzes Menuju Torino: Gaji Fantastis Menanti dan Rekor Sejarah Tercipta
-
Timnas Indonesia U-17 Siap Uji Nyali di Medan! Nova Arianto: Kami Sangat Butuh
-
Serie A Pangkas Gaji 25% Saat Degradasi: Nasib Jay Idzes di Venezia Terancam?
-
Timnas Indonesia U-17 Menuju Qatar: Piala Kemerdekaan 2025 Jadi Panggung untuk Eizar Jacob Cs
-
Son Heung-Min ke LAFC: Rekor Transfer MLS Pecah, Ancaman Baru Maarten Paes
-
Kebijakan Kontroversial FC Twente: Masa Depan Mees Hilgers Jadi Sorotan!
-
Masa Depan Jay Idzes Tergantung Kerja Davide Vagnati, Siapa Dia?
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Persija Hancurkan Persita 4-0: Allano Menggila, Jakmania Ubah JIS Jadi Neraka
-
Sho Yamamoto dan Kodai Tanaka: Samurai Solo yang Bikin MU Mati Gaya
-
Senyum Kecut Johnny Jansen Pasca Bali United Gagal Kalahkan Persik
-
Duel Persija vs Persita: Debutan Membludak, Gol Seret, dan Rekor Head-to-Head Ketat!
-
Persik Kediri Turunkan Harga Tiket, Suporter Langsung Merapat: Termurah Cuma Rp35 Ribu
-
Timnas Putri U-17 Indonesia Siap Tempur di Grup C Kualifikasi Piala Asia AFC 2026
-
Reuni Eks Persib! Dewa vs Malut United, Laga Pembuka Sarat Nostalgia
-
Persib Bandung Bidik Hattrick Gelar dengan Darah Muda di BRI Super League 2025