Bolatimes.com - Winger Persela Lamongan, Saddil Ramdani diduga melakukan penganiayaan terhadap seorang perempuan berinisial AR (19). Pemain Timnas Indonesia U-19 itu pun telah dilaporkan ke Mapolres Lamongan untuk ditindaklanjuti.
Insiden itu terjadi pada, Kamis (1/11/2018), di belakang mes Persela Lamongan. Dugaan penganiayaan yang dilakukan Saddil membuat korban terluka.
Atas kasus itu, posisi Saddil di Timnas Indonesia yang dipersiapkan untuk menghadapi Piala AFF 2018 terancam dicoret. Pelatih Timnas Indonesia, Bima Sakti mengatakan akan mempertimbangkan pemanggilan Saddil yang sejatinya sudah masuk dalam skuat.
Berdasarkan pengamatan Suara.com, Jumat (2/10/2018), dari 23 pemain yang dipanggil, memang hanya Saddil yang belum bergabung pada pemusatan latihan Timnas Indonesia di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang.
''Ya mungkin wartawan sudah mengerti kenapa. Yang pasti akan kita pertimbangkan yah masalah ini, karena ini di luar sepakbola dan memengaruhi juga buat pemain,'' kata Bima di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Jumat (2/11/2018).
''Tadi kepada pemain saya sudah sampaikan satu tekad kepada pemain untuk menekankan nilai-nilai di dalam timnas yang harus dijaga. Karena kita bukan hanya di dalam lapangan saja, tapi di luar lapangan juga harus menjaga sikap,'' tambahnya.
''Karena kami ini menjadi model dan contoh bagi anak-anak muda. Sehingga harus berikan contoh yang baik,'' jelas mantan kapten Timnas Indonesia tersebut.
Lebih lanjut, Bima mengatakan pihaknya akan melakukan rapat malam ini untuk memutuskan nasib Saddil. Beberapa opsi sudah disiapkan bilamana pada akhirnya Saddil dicoret dari skuat Timnas Indonesia.
''Kita akan rapat dahulu untuk memutuskan. Kalau pengganti banyak sih opsi yah. Sebenarnya kemarin kita akan panggil juga pemain sampai 26 (pemain),'' tutur Bima.
''Cuma ya saya pikir ingin pulangkan pemain di dekat turnamen akan mulai, saya enggak tega juga. Makanya saya langsung tunjuk 23 saja,'' ungkapnya.
Piala AFF 2018 akan berlangsung 8 November-15 Desember mendatang. Indonesia tergabung di Grup B bersama Thailand, Filipina, Singapura, dan Timor Leste.
Berita Terkait
-
Mees Hilgers Menghilang Saat FC Twente Digebuk Eliano Reijnders Dkk
-
Sassuolo: Dari Seluruh Keluarga Neroverde, Selamat Datang, Jay Idzes!
-
Justin Hubner: Saya Merasa Seperti Cristiano Ronaldo!
-
Jay Idzes Menuju Torino: Gaji Fantastis Menanti dan Rekor Sejarah Tercipta
-
Timnas Indonesia U-17 Siap Uji Nyali di Medan! Nova Arianto: Kami Sangat Butuh
-
Serie A Pangkas Gaji 25% Saat Degradasi: Nasib Jay Idzes di Venezia Terancam?
-
Timnas Indonesia U-17 Menuju Qatar: Piala Kemerdekaan 2025 Jadi Panggung untuk Eizar Jacob Cs
-
Son Heung-Min ke LAFC: Rekor Transfer MLS Pecah, Ancaman Baru Maarten Paes
-
Kebijakan Kontroversial FC Twente: Masa Depan Mees Hilgers Jadi Sorotan!
-
Masa Depan Jay Idzes Tergantung Kerja Davide Vagnati, Siapa Dia?
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Persija Hancurkan Persita 4-0: Allano Menggila, Jakmania Ubah JIS Jadi Neraka
-
Sho Yamamoto dan Kodai Tanaka: Samurai Solo yang Bikin MU Mati Gaya
-
Senyum Kecut Johnny Jansen Pasca Bali United Gagal Kalahkan Persik
-
Duel Persija vs Persita: Debutan Membludak, Gol Seret, dan Rekor Head-to-Head Ketat!
-
Persik Kediri Turunkan Harga Tiket, Suporter Langsung Merapat: Termurah Cuma Rp35 Ribu
-
Timnas Putri U-17 Indonesia Siap Tempur di Grup C Kualifikasi Piala Asia AFC 2026
-
Reuni Eks Persib! Dewa vs Malut United, Laga Pembuka Sarat Nostalgia
-
Persib Bandung Bidik Hattrick Gelar dengan Darah Muda di BRI Super League 2025