Bolatimes.com - Tottenham Hotspur gemar memecat pelatih-pelatih top yang menangani klub berjuluk The Lilywhites tersebut. Seretnya prestasi jadi alasan kuat dibalik pemecatan tersebut.
Dalam lima tahun terakhir saja, Tottenham tercatat sudah berganti empat pelatih baru. Namun, tidak ada satupun dari pelatih tersebut yang memberikan gelar juara.
Lantas, pelatih top mana saja yang dipecat oleh Tottenham Hotspur?
Tottenham Hotspur resmi memecat Antonio Conte dari kursi manajer. Pemecatan dikonfirmasi pada Minggu (26/3/2023) malam waktu setempat.
Kedua belah pihak telah menyetujui persyaratan perjanjian terkait kompensasi dari pemecatan tersebut, sebagaimana laporan Sport Illustrated, Senin (27/3/2023).
Tottenham sekarang akan dipimpin oleh mantan asisten Conte, Cristian Stellini secara interim hingga akhir musim. Stellini akan didukung oleh pelatih Ryan Mason.
Conte memimpin 76 pertandingan Spurs antara November 2021 hingga Maret 2023. Dia memenangkan 41 pertandingan alias 53,95 persen secara keseluruhan.
Pelatih dengan julukan The Special One ini ditunjuk menjadi manajer Spurs pada 2019. Dengan CV yang mentereng, Mourinho dinilai bisa menyulap Spurs menjadi tim bintang dan meraih trofi.
Namun demikian, tidak hadirnya trofi dalam perjalanan Mourinho di Spurs membuatnya didepak pada 2021 silam. Eks pelatih Chelsea hingga Real Madrid itu memimpin 86 pertandingan.
Dari total pertandingan itu, Mourinho mempersembahkan 44 kemenangan atau punya win persentase sebesar 51,16%.
Pochettino bisa dibilang merupakan pelatih terlama dalam satu dekade terakhir yang menangani Tottenham Hotspur. Ia mulai ditunjuk menjadi pelatih pada 2014 hingga 2019.
Selama lebih dari lima musim pengabdiannya, Pochettino mempersembahkan 159 kemenangan dari 293 pertandingan di semua ajang.
Sayangnya, Pochettino tidak mampu memberikan gelar juara hingga akhirnya didepak pada 2019. Kini, Pochettino pun sedang menganggur usai didepak PSG.
Berita Terkait
-
Napoli Taklukkan Olympiakos, Conte Kirim Sinyal Kesiapan Jelang Serie A
-
Luis Enrique: PSG Tidak Pantas Kalahkan Tottenham
-
Grimsby Town Tantang Manchester United, Mimpi atau Bencana?
-
Luis Enrique Mengaku Bingung Hadapi Tottenham Hotspur di Piala Super Eropa
-
Debut Lawan Mantan! Joao Palhinha Langsung Starter Saat Tottenham Tantang Bayern
-
Air Mata Jose Mourinho untuk Jorge Costa
-
Laga Perpisahan Son Heung-min Diwarnai Cedera Horor James Maddison
-
Antonio Conte Habiskan Rp540 M Demi Rekrut Eks Rekan Jay Idzes
-
Sacchi Puji McTominay dan De Bruyne, tapi Ingatkan Napoli: Bahaya Mengintai!
-
Cerita Mohammed Kudus Rekrutan Anyar Spurs: Pernah Main dengan Tangan Patah
Terkini
-
Rahasia Gaji Ronaldinho di Barca Legends Dibongkar Eks Rekan Patrick Kluivert
-
Pesta Gol di Allianz Arena! Bayern Munich Bungkam Tottenham, Harry Kane Permalukan Mantan
-
Ronald Koeman Raih Penghargaan Tertinggi Eredivisie, Patrick Kluivert Gak Dapat?
-
Eks Pelatih FC Twente dan Pemain Keturunan Ditahan Kasus Pelecehan Seksual
-
Air Mata Jose Mourinho untuk Jorge Costa
-
Son Heung-Min ke LAFC: Rekor Transfer MLS Pecah, Ancaman Baru Maarten Paes
-
Kevin Diks Pemimpin Baru Gladbach? Hattrick Trofi dan Penalti Dingin Curi Perhatian
-
Geger! Bodyguard Messi, Yassine Cheuko Kena Banned Gegara Insiden Panas
-
Detik-detik Lionel Messi Terkapar, Pelatih Inter Miami Ungkap Kondisi La Pulga
-
Pantas Diganti Shin Tae-yong! Laga Terakhir Lawan Suwon FC, Kim Pan Gon Gagal Bawa Ulsan Menang