Bolatimes.com - Manchester City memberikan respon terkait dakwaan melanggar financial fair play (FFP) oleh pihak otoritas Premier League (EPL). Mendapat dakwaan dengan ancaman hukuman berat itu, pihak Manchester City mengaku terkejut.
"Manchester City FC terkejut dengan dikeluarkannya dugaan pelanggaran peraturan Premier League ini, terutama mengingat banyak keterlibatan yang luas dan banyaknya materi terperinci yang disebutkan pihak EPL," tulis pernyataan klub.
Pihak The Cityzens juga dengan tegas membantah melanggar FFP. Pihak Manchester City meminta agar kasus ini dihentikan untuk selamanya.
Manchester City juga meminta Komisi Independen yang nantinya dibentuk bisa bekerja tidak memihak dan melihat bukti-bukti yang ada.
"Klub sambut baik peninjauan masalah ini oleh Komisi Independen, agar mereka mempertimbangkan semua hal, tidak memihak serta melihat seluruh bukti yang tak terbantahkan, agar mendukung posisi tersebut,"
"Karena itu kami berharap masalah ini dihentikan untuk selamanya," tegas Manchester City.
Sebelumnya, pihak EPL mendakwa Manchester City melakukan pelanggaran FFP. Tak tanggung-tanggung ada lebih dari 100 pelanggaran yang dilakukan klub besutan Pep Guardiola tersebut.
Dakwaan yang dituduhkan ke pihak Manchester City yakni melanggar regulasi FFP berupa tidak memberikan informasi keuangan yang valid dan akurat.
Salah satu pelanggaran yang dilakukan Manchester City ialah pihak klub tidak sepenuhnya menjelaskan kontribusi keuangan yang diberikan kepada salah satu manajer mereka selama empat tahun.
Manchester City dituding memiliki kontrak rahasia dengan manajer tersebut agar pembayaran yang diberikan melebihi nilai yang diumumkan secara resmi.
Pihak Premier League pun menudung Manchester City melanggar FFP dari pihak UEFA selama rentang waktu lima tahun terakhir.
Berita Terkait
-
Man City vs Wolves: Krisis Cedera Hantui Laga Pembuka Premier League 2025
-
Statistik Menggila! Inilah Alasan Benjamin Sesko Layak Jadi Mesin Gol Setan Merah
-
Geger di Old Trafford! Suporter Man United Batalkan Demo Besar, Ada Apa?
-
Blunder Memalukan Manchester City: Nama Tijjani Reijnders Typo di Jersey
-
Rp1,1 Triliun Jadi Taruhan, Everton Yakin Jack Grealish Bisa Bersinar Lagi?
-
Pep Guardiola Ngidam Rodrygo, City Siap Rogoh Rp1,7 Triliun
-
Manchester City Pagari Rodri hingga 2029 dari Kejaran Real Madrid
-
Punya Ambisi Kembalikan Kejayaan MU, Ruben Amorim Bilang Begini
-
2 Pemain Incaran Rahasia Manchester United Dibongkar Fabrizio Romano, Siapa Mereka?
-
Ederson Bakal Tinggalkan Etihad, Man City Siapkan Mahar Rp830 M Demi Sang Pengganti
Terkini
-
Rahasia Gaji Ronaldinho di Barca Legends Dibongkar Eks Rekan Patrick Kluivert
-
Pesta Gol di Allianz Arena! Bayern Munich Bungkam Tottenham, Harry Kane Permalukan Mantan
-
Ronald Koeman Raih Penghargaan Tertinggi Eredivisie, Patrick Kluivert Gak Dapat?
-
Eks Pelatih FC Twente dan Pemain Keturunan Ditahan Kasus Pelecehan Seksual
-
Air Mata Jose Mourinho untuk Jorge Costa
-
Son Heung-Min ke LAFC: Rekor Transfer MLS Pecah, Ancaman Baru Maarten Paes
-
Kevin Diks Pemimpin Baru Gladbach? Hattrick Trofi dan Penalti Dingin Curi Perhatian
-
Geger! Bodyguard Messi, Yassine Cheuko Kena Banned Gegara Insiden Panas
-
Detik-detik Lionel Messi Terkapar, Pelatih Inter Miami Ungkap Kondisi La Pulga
-
Pantas Diganti Shin Tae-yong! Laga Terakhir Lawan Suwon FC, Kim Pan Gon Gagal Bawa Ulsan Menang