Bolatimes.com - Fernando Santos hengkang dari jabatan pelatih Timnas Portugal usai skuadnya gagal berjaya di Piala Dunia 2022. Keputusan tersebut diumumkan Federasi Sepak Bola Portugal (FPF).
Portugal menelan nasib pilu harus gugur di perempat final Piala Dunia 2022 setelah dipecundangi Maroko. Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan secara mengejutkan kalah dari tim non unggulan usai kalah tipis 0-1.
Hasil tersebut membuat Fernando Santos mengambil sikap dengan memutuskan mundur dari jabatan kursi pelatih tim Seleccao.
Sebelum mundur, Fernando Santos sempat mendapatkan kritik karena tidak menurunkan Cristiano Ronaldo sejak awal pertandingan.
Dalam pesan video yang emosional, Santos mengatakan bahwa menjadi pelatih Portugal adalah "mimpi yang menjadi kenyataan" dan "tujuan hidup" yang dia penuhi.
"Saat Anda memimpin kelompok, Anda harus membuat beberapa keputusan sulit," tambahnya. "Itu normal bahwa tidak semua orang senang dengan pilihan yang saya buat, tetapi keputusan yang saya ambil selalu memikirkan apa yang terbaik untuk tim kami."
Dalam sebuah pernyataan yang dirilis Jumat (15/12/2022), FPF mengatakan bahwa kedua belah pihak setuju untuk mengakhiri kontrak karena ini adalah "momen yang tepat untuk memulai siklus baru."
Santos menjadi pelatih Portugal pada 2014 dan memimpin timnya dalam 109 pertandingan. Bersama Santos, Portugal berhasil memenangkan Piala Eropa (Euro) 2016 dan trofi perdana UEFA Nations League pada 2018-19.
"Selain gelar yang diraih, Fernando Santos menjadi pelatih dengan pertandingan dan kemenangan terbanyak," kata FPF. "Merupakan suatu kehormatan memiliki pelatih dan orang seperti Fernando Santos sebagai pelatih tim nasional."
FPF mengatakan dewannya sekarang akan memulai proses pelatih baru. Berbagai media Portugal telah melaporkan bahwa nama-nama seperti pelatih AS Roma Jose Mourinho, pelatih timnas U-21 Rui Jorge dan pelatih Lille Paulo Fonseca dipertimbangkan sebagai pengganti potensial.
Baca Juga
(Antara)
Berita Terkait
-
Pecah Ban Diduga Jadi Penyebab Diogo Jota Tewas Akibat Kecelakaan Maut
-
Cara Sopan Cristiano Ronaldo Tolak Penggemar yang Mau Ajak Selfie
-
Maverick Vinales Hanya Bisa Ambil Pelajaran Positif dari Insiden di Balapan MotoGP Portugal 2024
-
Gagal Finis di Portugal, Bagnaia Langsung Alihkan Fokus ke MotoGP Amerika Serikat
-
5 Fakta Mengejutkan Sprint MotoGP Portugal 2024: Francesco Bagnaia Lagi Apes, Dasar Marc Marquez
-
Marco Bezzecchi Menumbuhkan Kepercayaan Diri Jelang Balapan MotoGP Portugal 2024
-
5 Negara Kandidat Kuat Juara Euro 2024, No 4 Ingin Ukir Sejarah
-
Prediksi Euro 2024: 5 Pertandingan Babak Grup Patut Disaksikan, Satu di Antaranya Spanyol vs Italia
-
Euro 2024 Pengabdian Terakhir Cristiano Ronaldo untuk Timnas Portugal, CR7 Lupakan Rekor 1.000 Gol Meksi Dibayangi Messi
-
Cristiano Ronaldo Gacor, Data Fakta Portugal 100 Persen Kemenangan di OTW Euro 2024, jumlah Gol Bikin Geleng-Geleng
Terkini
-
Rahasia Gaji Ronaldinho di Barca Legends Dibongkar Eks Rekan Patrick Kluivert
-
Pesta Gol di Allianz Arena! Bayern Munich Bungkam Tottenham, Harry Kane Permalukan Mantan
-
Ronald Koeman Raih Penghargaan Tertinggi Eredivisie, Patrick Kluivert Gak Dapat?
-
Eks Pelatih FC Twente dan Pemain Keturunan Ditahan Kasus Pelecehan Seksual
-
Air Mata Jose Mourinho untuk Jorge Costa
-
Son Heung-Min ke LAFC: Rekor Transfer MLS Pecah, Ancaman Baru Maarten Paes
-
Kevin Diks Pemimpin Baru Gladbach? Hattrick Trofi dan Penalti Dingin Curi Perhatian
-
Geger! Bodyguard Messi, Yassine Cheuko Kena Banned Gegara Insiden Panas
-
Detik-detik Lionel Messi Terkapar, Pelatih Inter Miami Ungkap Kondisi La Pulga
-
Pantas Diganti Shin Tae-yong! Laga Terakhir Lawan Suwon FC, Kim Pan Gon Gagal Bawa Ulsan Menang