Bolatimes.com - Timnas Kepulauan Mariana Utara sedang jadi perbincangan setelah dihajar Australia pada ajang Kualifikasi Piala Asia U-17 2023.
Tak tanggung-tanggung, Australia melumat mereka dengan kemenangan 23-0 yang diraih pada Rabu (5/10/2022). Australia pun resmi memegang rekor gol kemenangan terbesar di Kualifikasi Piala Asia U-17.
Rekor ini sebelumnya dipegang oleh Jepang pada Kualifikasi Piala Asia U-17 2018. Saat itu Jepang berhasil melumat Guam dengan skor 20-0.
Kiprah Mariana Utara di ajang-ajang Asia memang tidak mentereng. Mereka lebih sering menjadi lumbung gol dari lawan-lawannya.
Profil Kepulauan Mariana Utara
Kepulauan Mariana Utara merupakan anggota dari East Asian Football Federation (EAFF) atau federasi Asia Timur. Menariknya, Kepulauan Mariana Utara belum diakui oleh FIFA.
Kepulauan Mariana Utara sendiri sebetulnya bukan bagian dari benua Asia. Negara persemakmuran Amerika Serikat ini merupakan negara kepulauan kecil di Samudra Pasifik, dekat dengan Guam.
Pasca kemenangan Amerika Serikat pada Perang Dunia II, masyarakat Mariana Utara menjadi wilayah yang secara administrasi masuk ke dalam wilayah Amerika Serikat di Samudera Pasific seperti Guam dan Hawaii.
Setelah 4 kali referendum, masyarakat Kepulauan Mariana Utara menolak status merdeka secara penuh dari Amerika Serikat. Mereka pun akhirnya mendapatkan status sebagai negara persemakmuran Amerika Serikat pada 1975.
Dalam kiprah mereka di sepak bola, negara ini baru membentuk asosiasi sepak bola pada 2005 silam dan diakui oleh EAFF pada 2008.
Baca Juga
Kepulauan Mariana Utara lalu resmi menjadi anggota dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC).
Sepanjang keikutsertaan Kepulauan Mariana Utara di berbagai kompetisi, mereka selalu menjadi lumbung gol lawan-lawannya. Terbaru tentu saja dihantam Australia 0-23 di Kualifikasi Piala Asia U-17 2023.
Ini bukan satu-satunya kekalahan besar yang ditelan Mariana Utara. Mereka pernah dibantai Jepang 0-20, kalah 0-18 dari Korea Utara, hingga dilumat Timnas Indonesia U-16 18-0.
Pada Kualifikasi Piala Asia U-16 2020, Kepulauan Mariana Utara selalu kalah dalam 4 pertandingan dengan total kemasukan 42 kali.
Tag
Berita Terkait
-
Mees Hilgers Menghilang Saat FC Twente Digebuk Eliano Reijnders Dkk
-
Sassuolo: Dari Seluruh Keluarga Neroverde, Selamat Datang, Jay Idzes!
-
Justin Hubner: Saya Merasa Seperti Cristiano Ronaldo!
-
Jay Idzes Menuju Torino: Gaji Fantastis Menanti dan Rekor Sejarah Tercipta
-
Timnas Indonesia U-17 Siap Uji Nyali di Medan! Nova Arianto: Kami Sangat Butuh
-
Serie A Pangkas Gaji 25% Saat Degradasi: Nasib Jay Idzes di Venezia Terancam?
-
Timnas Indonesia U-17 Menuju Qatar: Piala Kemerdekaan 2025 Jadi Panggung untuk Eizar Jacob Cs
-
Son Heung-Min ke LAFC: Rekor Transfer MLS Pecah, Ancaman Baru Maarten Paes
-
Kebijakan Kontroversial FC Twente: Masa Depan Mees Hilgers Jadi Sorotan!
-
Masa Depan Jay Idzes Tergantung Kerja Davide Vagnati, Siapa Dia?
Terkini
-
Rahasia Gaji Ronaldinho di Barca Legends Dibongkar Eks Rekan Patrick Kluivert
-
Pesta Gol di Allianz Arena! Bayern Munich Bungkam Tottenham, Harry Kane Permalukan Mantan
-
Ronald Koeman Raih Penghargaan Tertinggi Eredivisie, Patrick Kluivert Gak Dapat?
-
Eks Pelatih FC Twente dan Pemain Keturunan Ditahan Kasus Pelecehan Seksual
-
Air Mata Jose Mourinho untuk Jorge Costa
-
Son Heung-Min ke LAFC: Rekor Transfer MLS Pecah, Ancaman Baru Maarten Paes
-
Kevin Diks Pemimpin Baru Gladbach? Hattrick Trofi dan Penalti Dingin Curi Perhatian
-
Geger! Bodyguard Messi, Yassine Cheuko Kena Banned Gegara Insiden Panas
-
Detik-detik Lionel Messi Terkapar, Pelatih Inter Miami Ungkap Kondisi La Pulga
-
Pantas Diganti Shin Tae-yong! Laga Terakhir Lawan Suwon FC, Kim Pan Gon Gagal Bawa Ulsan Menang