Bolatimes.com - Malaysia belum lama ini resmi menaturalisasi satu nama pemain asal Inggris, yaitu Lee Tuck. Sayangnya, banyak suporter Harimau Malaya yang memandang sinis bek berusia 34 tahun itu untuk tampil di timnas.
Pada Rabu (31/8/2022) Lee Tuck mengabarkan bahwa dirinya resmi mendapatkan kewarganegaraan Malaysia. Kabar itu diunggah via akun Instagramnya.
"Hari ini saya akhirnya resmi mengatakan bahwa saya adalah warga negara Malaysia," tulisan di narasi unggahan pemain berusia 34 tahun ini.
Lee Tuck yang merupakan pemain Sri Pahang FC bersyukur akhirnya naturalisasinya selesai. Ia pun mengucapkan terima kasih kepada pihak yang telah membantunya.
"Saya benar-benar bersykur mendapatkan kewarganegaraan Malaysia. Ini jalan yang sulit dan penuh pengorbanan, tapi ini adalah kesempatan yang tidak bisa saya lewati."
"Saya ingin menyampaikan rasa hormat dan terima kasih kepada semua pihak Sri Paham FC. Semua fan yang telah mendukung saya selama proses ini. Saya juga ingin berterima kasih kepada keluarga serta teman-teman dekat," tegasnya.
Akan tetapi, naturalisasi pemain asal inggris ini ternyata mendapatkan keprihatinan dari suporter Malaysia. Hal itu karena sang pemain sudah tidak lagi muda serta musim ini belum tampil di liga kompetitif.
"Beberapa suporter penggemar sepak bola nasional menyuarakan keprihatinan tentang kondisi Lee Tuck yang sudah lama tidak bermain di kompetisi kompetitif," dilansir dari laporan makanbola.com dikutip pada Jumat (2/9/2022).
Apalagi kini Lee Tuck sudah berusia 34 tahun. Dengan usianya ia dianggap hanya bakal berguna di timnas selama dua sampai tiga tahun saja.
Jika dibandingkan dengan naturalisasi timnas Indonesia, tentu hal itu sangat berbeda. Pasalnya tiga pemain keturunan, Jordi Amat, Sandy Walsh, dan Shyane Pattynama mendapatkan banjir dukungan.
Meski ada juga yang kontra dengan program naturalisasi PSSI, banyak suporter skuad Garuda memberikan dukungan karena pemain yang dinaturalisasi punya pengalaman di sepak bola Eropa yang diharapkan bisa mengangkat prestasi tim Merah Putih.
Tag
Berita Terkait
-
Menghilang dari Skuat Yokohama, Sandy Walsh Susul Jordi Amat?
-
Malaysia Klaim Bisa Tembus 100 Besar FIFA, Eh Level ASEAN Keok dari Filipina
-
Beda dengan Liga Indonesia, Liga Malaysia Kurangi Slot Pemain Asing
-
Malaysia Ngebet Bisa Naturalisasi Bek Muda West Ham, Siapa Dia?
-
Ranking FIFA: Malaysia Naik Enam Peringkat, Indonesia Masih Unggul Jauh
-
Innalillahi! Eks Kiper Timnas Meninggal Dunia Saat Bertanding di Lapangan
-
Berjarak 3974 Km dari Markas Klub Anyarnya, Jordi Amat Punya Janji ke Orang Siau
-
Jordi Amat, Dari La Liga hingga Jadi Pangeran di Indonesia
-
Soal Klub Baru Shayne Pattynama, Marc Klok: Berani Bayar Berapa, Saya Kasih Bocoran?
-
Kiper Naturalisasi Timnas Indonesia: Ini Soal Hati Bukan yang Diyakini!
Terkini
-
Rahasia Gaji Ronaldinho di Barca Legends Dibongkar Eks Rekan Patrick Kluivert
-
Pesta Gol di Allianz Arena! Bayern Munich Bungkam Tottenham, Harry Kane Permalukan Mantan
-
Ronald Koeman Raih Penghargaan Tertinggi Eredivisie, Patrick Kluivert Gak Dapat?
-
Eks Pelatih FC Twente dan Pemain Keturunan Ditahan Kasus Pelecehan Seksual
-
Air Mata Jose Mourinho untuk Jorge Costa
-
Son Heung-Min ke LAFC: Rekor Transfer MLS Pecah, Ancaman Baru Maarten Paes
-
Kevin Diks Pemimpin Baru Gladbach? Hattrick Trofi dan Penalti Dingin Curi Perhatian
-
Geger! Bodyguard Messi, Yassine Cheuko Kena Banned Gegara Insiden Panas
-
Detik-detik Lionel Messi Terkapar, Pelatih Inter Miami Ungkap Kondisi La Pulga
-
Pantas Diganti Shin Tae-yong! Laga Terakhir Lawan Suwon FC, Kim Pan Gon Gagal Bawa Ulsan Menang