Bolatimes.com - Sederet nama pelatih top Eropa memiliki catatan menarik lewat klub-klub yang diasuhnya, bahkan mampu menorehkan prestasi pribadi masing-masing.
Sir Alex Ferguson, Josep Guardiol dan Jose Mourinho bisa dibilang merupakan tiga sosok pelatih legendaris di Eropa atau bahkan di dunia.
Bersama klub yang dibelanya, ketiga pelatih ini mampu memberi gebrakan di dunia sepak bola Eropa sekaligus catatan menarik pribadi.
Lantas catatan apa yang menarik dari ketiga pelatih tersebut saat membesut beberapa klub besar Eropa? salah satunya yang pasti adalah kemenangan.
Baik Sir Alex Ferguson, Jose Mourinho dan Pep Guardiola ternyata memiliki satu kesamaan yang membuat nama mereka akan dikenang abadi sebagai pelatih top Eropa.
Ketiga pelatih ini menjadi sosok yang paling sering memenangi partai final bersama klub yang diasuhnya, berikut penjelasan lengkapnya.
1. Sir Alex Ferguson
Bukan 10 tahun atau 20 tahun untuk bisa menjadi pelatih legendaris, Ferguson butuh waktu selama 39 tahun untuk mencapai itu.
Nyaris 40 tahun, sebelum Ferguson mencapai kesuksesan hampir 100 persen bersama Manchester United dengan total 43 final di 7 kompetisi berbeda.
Torehan itu membuat Ferguson memberi 25 trofi untuk klub berjuluk Setan Merah dan dari 43 total final ia hanya sekali mencapai partai final bersama Aberdeen pada 1982-1983.
Saat itu Piala Winners sukses ia persembahkan, kemudian bersama Man United ia pernah mencatat final terbaik melawan Bayern Muenchen di final Liga Champions 1998-1999.
2. Pep Guardiola
Terjun di dunia kepelatihan di usianya yang terbilang muda, Pep Guardiola bisa jadi mendobrak dunia sepak bola dengan filosofi kuatnya.
Selama 16 tahun berkarier sebagai pelatih, Pep Guardiola sudah mencatatkan 28 final dengan enam kali menelan kekalahan.
Dari 10 kompetisi, hanya Piala Super Jerman yang gagal ia persembahkan untuk Bayern Munich dan kesulitannya di Liga Champions bersama Manchester City.
Kesempatan itu datang pada musim 2020-2021, namun Man City justru dibuat tak berdaya oleh Chelsea di partai final Liga Champions.
3. Jose Mourinho
Meski keberhasilan memenangi trofi tak sebanyak Ferguson dan Guardiola, Mourinho sudah memenangi trofi bergengsi di 12 kompetisi.
Selama 22 tahun, Mourinho sukses memenangi 17 trofi dari 30 laga final yang pernah ia jalani semasa menjadi pelatih.
Mourinho juga satu-satunya pelatih yang mampu meraih gelar di tiga ajang Eropa berbeda, antara lain Liga Champions, Liga Europa dan Liga Konferensi Eropa.
Meskipun pria Portugal ini masih belum bisa meraih gelar di Piala Super Eropa dan Piala Dunia Antarklub.
Tag
Berita Terkait
-
Grimsby Town Tantang Manchester United, Mimpi atau Bencana?
-
Marcus Rashford Bongkar Kekacauan MU: Tidak Ada Rencana Jangka Panjang
-
Harry Maguire Blak-blakan: Semua Benci Manchester United!
-
Alejandro Garnacho Ancam Manchester United: Lepas ke Chelsea atau Saya Magabut
-
Man City vs Wolves: Krisis Cedera Hantui Laga Pembuka Premier League 2025
-
Statistik Menggila! Inilah Alasan Benjamin Sesko Layak Jadi Mesin Gol Setan Merah
-
Gila-Gilaan! MU Mau Datangkan Duo Bintang Premier League dan PSG Sekaligus
-
Geger di Old Trafford! Suporter Man United Batalkan Demo Besar, Ada Apa?
-
Blunder Memalukan Manchester City: Nama Tijjani Reijnders Typo di Jersey
-
Rp1,1 Triliun Jadi Taruhan, Everton Yakin Jack Grealish Bisa Bersinar Lagi?
Terkini
-
Rahasia Gaji Ronaldinho di Barca Legends Dibongkar Eks Rekan Patrick Kluivert
-
Pesta Gol di Allianz Arena! Bayern Munich Bungkam Tottenham, Harry Kane Permalukan Mantan
-
Ronald Koeman Raih Penghargaan Tertinggi Eredivisie, Patrick Kluivert Gak Dapat?
-
Eks Pelatih FC Twente dan Pemain Keturunan Ditahan Kasus Pelecehan Seksual
-
Air Mata Jose Mourinho untuk Jorge Costa
-
Son Heung-Min ke LAFC: Rekor Transfer MLS Pecah, Ancaman Baru Maarten Paes
-
Kevin Diks Pemimpin Baru Gladbach? Hattrick Trofi dan Penalti Dingin Curi Perhatian
-
Geger! Bodyguard Messi, Yassine Cheuko Kena Banned Gegara Insiden Panas
-
Detik-detik Lionel Messi Terkapar, Pelatih Inter Miami Ungkap Kondisi La Pulga
-
Pantas Diganti Shin Tae-yong! Laga Terakhir Lawan Suwon FC, Kim Pan Gon Gagal Bawa Ulsan Menang