Bolatimes.com - Junior Messias menjadi pahlawan AC Milan dalam matchday kelima Grup B Liga Champions yang berlangsung di kandang Atletico Madrid, Kamis (25/11/2021).
Lewat gol semata wayang Messias di menit ke-85, Rossoneri memetik kemenangan perdana di Liga Champions dan membuka kemungkinan untuk lolos ke babak 16 besar.
Atas tambahan 3 poin, Milan kini duduk di posisi ketiga klasemen dengan raihan 4 poin. Skuat besutan Stefano Pioli itu akan menghadapi laga terakhir Grup B melawan Liverpool di San Siro, Rabu (8/11) dini hari WIB.
Siapakah sosok Junior Messias yang menjadi pahlawan AC Milan dini hari tadi? Berikut profilnya.
Kisah hidup sosok bernama lengkap Junior Walter Messias pada 13 mei 1991 ini tidak semulus seperti pemain asal Brasil lainnya.
Pada 2011, Messias pergi dari Brasil ke Italia untuk mengadu nasib. Namun, bukan menjadi pesepak bola, pekerjaan Messias di Italia saat itu adalah menjadi pengantar barang di sebuah toko peralatan.
Meski begitu, kecintaan Messias pada sepak bola tak terkubur. Dia menyalurkannya dengan bermain bersama komunitas orang-orang Peru di Italia.
Dia kemudian bermain di liga-liga amatir, lalu bakatnya terlihat oleh mantan pemain Torino, Ezio Rossi, yang menyarankannya bergabung dengan tim kasta kelima Italia (Eccellenza), Casale, pada 2015.
Bermain sebagai penyerang, Messias mampu mencetak 21 gol di Eccellenza. Pada musim 2016/17 dia kemudian pindah ke tim Serie D, Chieri, dan mampu mencetak 14 gol dari 33 laga.
Messias kemudian pindah ke sesama tim Serie D, Gozzano, satu musim berselang. Dia membawa Gozzano promosi ke Serie C pada musim 2018/19.
Setelah mencetak 10 gol dari 58 pertandingan lintas ajang bersama Gozzano, Junior Messias kemudian pindah ke Crotone pada 2019 yang saat itu berkompetisi di Serie B.
Messias menjadi salah satu sosok penting yang berhasil membawa Crotone promosi ke Serie A pada musim 2020/21.
Penampilan Messias sebetulnya cukup impresif karena mampu mencetak 9 gol dari 36 pertandingan Serie A. Namun, di akhir musim Crotone harus terdegradasi lagi ke Serie B.
AC Milan kemudian datang meminjam Messias selama semusim--yang kini sudah berusia 30 tahun--dengan opsi pembelian permanen.
Sempat bermasalah dengan cedera dan kebugaran fisik di awal musim, Messias baru menjalani dua laga di Serie A.
Akan tetapi, Junior Messias memberi pembuktian bahwa seseorang yang baru memulai karier profesional di usia 27 tahun itu bisa memberi impak besar buat Milan dengan gol penentu kemenangan di Liga Champions.
Berita Terkait
-
Alvaro Morata Resmi Gabung Como: Siap Hancurkan Pertahanan Serie A
-
Manchester United Depak Rasmus Hojlund, AC Milan Siap Tampung
-
Petaka Barcelona! Hansi Flick Dilarang Dampingi Blaugrana di Liga Champions, Kok Bisa?
-
Fabio Capello Ungkap Syarat AC Milan Jadi Raja Italia Musim Ini, Apa Itu?
-
Kabar Menyedihkan Legenda AC Milan Franco Baresi: Doa Dipanjatkan Milanisti
-
Juventus Buka Harga Rp412 M untuk Vlahovic, AC Milan Sanggup Bayar?
-
Kena Skak Antonio Cassano, Rafael Leao Kasih Respon Nyeleneh
-
Jadi Pengganti Pemain Keturunan Indonesia, Luka Modric Semringah Gabung ke AC Milan
-
Liburan Bek Atletico Madrid Berujung Petaka: Jadi Korban Perampokan Bersenjata
-
Cerita Arrigo Sacchi Bangun Era Keemasan AC Milan: Saya Pilih Pemain dari Isi Otaknya
Terkini
-
Rahasia Gaji Ronaldinho di Barca Legends Dibongkar Eks Rekan Patrick Kluivert
-
Pesta Gol di Allianz Arena! Bayern Munich Bungkam Tottenham, Harry Kane Permalukan Mantan
-
Ronald Koeman Raih Penghargaan Tertinggi Eredivisie, Patrick Kluivert Gak Dapat?
-
Eks Pelatih FC Twente dan Pemain Keturunan Ditahan Kasus Pelecehan Seksual
-
Air Mata Jose Mourinho untuk Jorge Costa
-
Son Heung-Min ke LAFC: Rekor Transfer MLS Pecah, Ancaman Baru Maarten Paes
-
Kevin Diks Pemimpin Baru Gladbach? Hattrick Trofi dan Penalti Dingin Curi Perhatian
-
Geger! Bodyguard Messi, Yassine Cheuko Kena Banned Gegara Insiden Panas
-
Detik-detik Lionel Messi Terkapar, Pelatih Inter Miami Ungkap Kondisi La Pulga
-
Pantas Diganti Shin Tae-yong! Laga Terakhir Lawan Suwon FC, Kim Pan Gon Gagal Bawa Ulsan Menang