Bolatimes.com - Italia gagal memetik poin sempurna usai ditahan imbang Swiss 0-0 dalam kualifikasi Piala Dunia 2022 Grup zona Eropa. Meski imbang, Gli Azzuri mencatatkan rekor fantastis dengan tak terkalahkan di 36 laga terakhir.
Duel Swiss vs Italia digelar di Stadion St. Jakob-Park, Basel, Senin (6/9/2021) dini hari WIB. Pertandingan tersebut digelar hanya tiga hari setelah Italia menyamai rekor nirkalah internasional yang sebelumnya dipegang bersama Brasil dan Spanyol.
Kini, dengan hasil imbang 0-0 di Swiss, Italia jadi pemegang tunggal rekor nirkalah internasional berupa 36 laga beruntun, demikian catatan laman resmi UEFA.
Negara lain yang berpeluang mengejar rekor tersebut adalah Aljazair, yang saat ini punya catatan 29 pertandingan beruntun nirkalah.
Tim besutan Roberto Mancini sebetulnya punya peluang kesempatan emas untuk memenangi pertandingan. Namun Jorginho tak mampu mengkonversi tendangan penalti menjadi gol pada menit ke-53.
Sepakan gelandang yang baru saja dianugerahi sebagai Pemain Terbaik UEFA 2020/21 itu terlalu dekat dengan jangkauan kiper Yann Sommer yang segera mengamankan si kulit bundar.
Itu menjadi satu dari tujuh penyelamatan Sommer sepanjang laga atas ancaman yang dilancarkan oleh para pemain Italia.
Sementara kiper Gianluigi Donnarumma sempat mengamankan gawang Italia dari sepakan Denis Zakaria pada menit ke-84. Sedangkan peluang apik Swiss lainnya dari sundulan Manuel Akanji tiga menit jelang turun minum masih melayang tipis di sisi gawang.
Kendati mampu memecahkan rekor anyar, skor 0-0 lawan Swiss mengikuti hasil kurang optimal lainnya bagi Italia yang sebelumnya juga ditahan imbang 1-1 oleh Bulgaria tiga hari lalu.
Italia tentu ingin segera memperbaiki tren itu ketika menjamu Lithuania di Stadion MAPEI pada Rabu (8/9). Sedangkan Swiss bertandang ke Irlandia Utara.
Baca Juga
Berita Terkait
-
Baru Gabung, Federico Bernardeschi Bikin Bologna Was-was
-
Kabar Menyedihkan Legenda AC Milan Franco Baresi: Doa Dipanjatkan Milanisti
-
Juventus Cuma Imbang Lawan Reggiana: Igor Tudor Tetap Puas, Kok Bisa?
-
Jersey AS Roma 2025/2026: Kembali ke Masa Keemasan Era 2000-an
-
Cerita Arrigo Sacchi Bangun Era Keemasan AC Milan: Saya Pilih Pemain dari Isi Otaknya
-
Klub Serie A Italia Sampaikan Duka Mendalam Atas Kepergian Diogo Jota
-
Fantastis! AC Milan Rela Habiskan Rp615 M Demi Pemain 22 Tahun
-
Daripada Nganggur, Mario Balotelli Punya Kerjaan Baru di Prancis
-
Kata-kata Manis Gianluigi Donnarumma untuk Gennaro Gattuso
-
Rekap Bursa Transfer Musim Panas 2025/2026 Klub Serie A Italia: Jay Idzes Masih Gantung
Terkini
-
Rahasia Gaji Ronaldinho di Barca Legends Dibongkar Eks Rekan Patrick Kluivert
-
Pesta Gol di Allianz Arena! Bayern Munich Bungkam Tottenham, Harry Kane Permalukan Mantan
-
Ronald Koeman Raih Penghargaan Tertinggi Eredivisie, Patrick Kluivert Gak Dapat?
-
Eks Pelatih FC Twente dan Pemain Keturunan Ditahan Kasus Pelecehan Seksual
-
Air Mata Jose Mourinho untuk Jorge Costa
-
Son Heung-Min ke LAFC: Rekor Transfer MLS Pecah, Ancaman Baru Maarten Paes
-
Kevin Diks Pemimpin Baru Gladbach? Hattrick Trofi dan Penalti Dingin Curi Perhatian
-
Geger! Bodyguard Messi, Yassine Cheuko Kena Banned Gegara Insiden Panas
-
Detik-detik Lionel Messi Terkapar, Pelatih Inter Miami Ungkap Kondisi La Pulga
-
Pantas Diganti Shin Tae-yong! Laga Terakhir Lawan Suwon FC, Kim Pan Gon Gagal Bawa Ulsan Menang