Bolatimes.com - Timnas Italia selangkah lagi bisa membawa pulang trofi Euro 2020 andai bisa menang di laga final. Skuat besutan Roberto Mancini itu memiliki pemain-pemain bintang seperti Marco Verratti.
Bicara Verrati, sepanjang karirnya belum sekalipun mencicipi bermain di Serie A. Dulunya Inter Milan sempat ingin membidik Verratti, namun diurungkan. Begini kisah unik yang dialami Marco Verratti.
Verratti adalah jebolan akademi Pescara yang ia bela selama 4 musim tepatnya pada 2008-2012. Prestasi gemilangnya di Pescara kala itu adalah membawa The Dolphins dipromosikan satu tingkat ke Serie A pada tahun 2012.
Kesuksesan ini membuat Verratti dan dua rekannya, Lorenzo Insigne dan Ciro Immobile dilirik banyak klub besar. Digadang-gadang sebagai penerus Andrea Pirlo, pesona Verratti mampu membius Paris Saint-Germain untuk memilikinya dengan nilai 10 juta Euro.
Kala itu kehadiran Verrati ke Paris bersamaan dengan Thiago Silva, Ezequiel Lavezzi, dan Zlatan Ibrahimovic. Verratti tumbuh pesat menjadi pemain kunci di PSG dan menjadi salah satu gelandang terbaik dunia hingga sekarang.
Sesuatu yang jarang terjadi bagi seorang punggawa Gli Azzurri. Ya, Verratti belum pernah sekalipun masuk di laga Serie A. Hal ini bukan karena klub-klub Italia tak tertarik dengan pemain 28 tahun ini.
Bahkan Verratti pernah diminati oleh Inter Milan, berdasarkan pernyataan Andrea Stramaccioni, eks allenatore Nerazzuri. Kala itu, diakui memang kualitas Verratti belum sementereng sekarang.
Dikutip dari Football Italia, Stramaccioni berkata, “Untuk memberikan gambaran tentang sepak bola Italia, coba pikirkan bahwa Marco Verratti dibeli Paris Saint-Germain tanpa pernah bermain di Serie A.''
Pelatih Inter Milan tahun 2012-2013 itu melanjutkan, “Dia ada di Pescara bersama Insigne dan kualitas mereka berdua sudah luar biasa. Saya menginginkan Verratti di Inter. Massimo Moratti sudah mencoba merekrutnya, tetapi semua orang ragu bertaruh padanya dan tak ada yang percaya padanya saat itu'.''
Hingga sekarang Verratti sudah delapan musim bermain di PSG. Ia telah menyumbang banyak trofi domestik di Prancis. Hanya saja, ia belum pernah menggapai Liga Champions.
Pada babak perempatfinal melawan Belgia, Verratti tampil luar biasa dan membantu gol pembuka Barella menuju keunggulan 2-1 atas Belgia di akhir pertandingan.
Untuk gelaran Euro 2020, jelas tidak ada yang meragukan kehebatan Verratti yang akan membawa Gli Azzurri meraih trofi kemenangan di partai final Euro 2020 menghadapi pemenang Inggris vs Denmark dini hari nanti.
Berita Terkait
-
Napoli Taklukkan Olympiakos, Conte Kirim Sinyal Kesiapan Jelang Serie A
-
Luis Enrique: PSG Tidak Pantas Kalahkan Tottenham
-
Luis Enrique Mengaku Bingung Hadapi Tottenham Hotspur di Piala Super Eropa
-
Dari Blunder Fatal ke Pahlawan Adu Penalti: Debut Penuh Drama Lucas Chevalier
-
Debut Langsung Juara! Luca Chevalier Buktikan Depak Donnarumma Keputusan Tepat
-
Lucas Chevalier, Kiper Bergaya Playmaker yang Antar PSG Juara Piala Super Eropa
-
Lucas Chevalier Jadi Pahlawan! PSG Raih Piala Super Eropa Pertama
-
Donnarumma ke Man City atau Bayern? Masa Depan Kiper PSG Tergantung Ederson
-
Kapan Piala Super Eropa 2025? PSG Bidik Trofi Pertama, Tottenham Siap Bikin Kejutan
-
Bukan Soal Gaji, Inilah Titik Lemah Donnarumma yang Bikin PSG Rekrut Lucas Chevalier
Terkini
-
Kapan Piala Super Eropa 2025? PSG Bidik Trofi Pertama, Tottenham Siap Bikin Kejutan
-
Pemain Keturunan Indonesia Debut Bersama Ajax, Legenda Belanda Ini Dongkol
-
Rahasia Gaji Ronaldinho di Barca Legends Dibongkar Eks Rekan Patrick Kluivert
-
Demi Uang Rp1 Triliun, Darwin Nunez Hijrah ke Arab Saudi
-
Pesta Gol di Allianz Arena! Bayern Munich Bungkam Tottenham, Harry Kane Permalukan Mantan
-
Ronald Koeman Raih Penghargaan Tertinggi Eredivisie, Patrick Kluivert Gak Dapat?
-
Drama Transfer Rekan Kevin Diks di Gladbach: Maunya Pindah ke Ajax
-
Klub Anyar Justin Hubner Jadi Sorotan Jelang Kick Off Eredivisie 2025 Gegara Ini
-
Eks Pelatih FC Twente dan Pemain Keturunan Ditahan Kasus Pelecehan Seksual
-
Air Mata Jose Mourinho untuk Jorge Costa