Bolatimes.com - Terdapat hal menarik pada gelaran Liga Primer Inggris musim 2019/20. Panitia penyelenggara baru-baru ini meluncurkan desain bola dengan tulisan 'No Room For Racism'. Hal itu ramai diperbincangkan di jejaring sosial Instagram dan Twitter.
Isu pelecehan rasisme kembali mencuat akhir-akhir ini. Bahkan persoalan tersebut tengah hangat diperbincangkan di gelaran sepak bola Inggris dan sempat memanas di Liga Italia saat Romelu Lukaku diteriaki suporter Cagliari dengan suara kera.
Menanggapi isu tersebut penyelenggara Liga Primer Inggris meluncurkan desain bola yang tak biasa. Beberapa bagian bola tersebut tertulis No Room For Racism (tak ada tempat untuk rasisme). Hal itu dianggap sebagai upaya perlawanan terhadap beberapa pemain sepak bola yang mendapat pelecehat tersebut.
Dikutip dari Skysports, rencananya bola tersebut bakal digunakan selama dua pekan ke depan pada gelaran sepak bola kasta tertinggi Inggris. Bola tersebut sudah digunakan saat Everton vs West Ham, Sabtu (19/10/2019).
Sebelumnya, penyerang Chelsea, Tammy Abraham menjadi pemain pertama di musim ini yang mendapat perlakuan rasisme. Pasalnya, Tammy dituding menjadi penyebab kekalahan Chelsea karena gagal mengeksekusi tendangan penalti pada perebutan Piala Super Eropa kontra Liverpool. The Blues kalah 4-5.
Setelah Tammy, nama seperti Paul Pogba, Marcus Rashford serta yang paling baru, gelandang Leicester City, Hamza Choudhury juga mendapat pelecehan rasis di jejaring sosial. Dengan demikian, komitmen memerangai rasisme muncul, tak hanya penyelenggara kompetisi, sejumlah klub-klub Inggris juga melakukan hal yang sama.
Berita Terkait
-
Profil Sheffield United, Klub Pertama Harry Maguire yang Promosi ke Liga Primer Inggris Musim Depan
-
Hasil Liga Italia Semalam: AS Roma Taklukkan Empoli, Atalanta Tumbang Lawan Sassuolo
-
Debut di Chelsea, Mykhailo Mudryk Buat Rekor Pelari Tercepat di Liga Primer Inggris 2022/2023
-
Frank Lampard Dipecat dari Everton, Klub Tak Lupa Sampaikan Doa Terbaik untuk Legenda Chelsea
-
Debut Wout Weghorst Bersama Manchester United Tanpa Gol Tapi Bikin Crystal Palace Kewalahan?, Ini Penjelasannya
-
Pesan Menyentuh Mantan Penyerang Chelsea untuk Penggemar usai The Blues Tumbang dari Fulham 2-1
-
Momen Gol Dramatis Tammy Abraham yang Selamatkan AS Roma dari Kekalahan Lawan AC Milan
-
Cetak Dua Gol saat Hadapi Leeds di Liga Primer Inggris, Erling Haaland Ukir Rekor Baru
-
Gagal Cetak gol Berkali-kali saat Hajar Aston Villa, Darwin Nunez Disamakan dengan Hansamu Yama
-
Menyibak Alasan Klub Sering Rahasiakan Nominal Biaya Transfer Pemain
Terkini
-
Rahasia Gaji Ronaldinho di Barca Legends Dibongkar Eks Rekan Patrick Kluivert
-
Pesta Gol di Allianz Arena! Bayern Munich Bungkam Tottenham, Harry Kane Permalukan Mantan
-
Ronald Koeman Raih Penghargaan Tertinggi Eredivisie, Patrick Kluivert Gak Dapat?
-
Eks Pelatih FC Twente dan Pemain Keturunan Ditahan Kasus Pelecehan Seksual
-
Air Mata Jose Mourinho untuk Jorge Costa
-
Son Heung-Min ke LAFC: Rekor Transfer MLS Pecah, Ancaman Baru Maarten Paes
-
Kevin Diks Pemimpin Baru Gladbach? Hattrick Trofi dan Penalti Dingin Curi Perhatian
-
Geger! Bodyguard Messi, Yassine Cheuko Kena Banned Gegara Insiden Panas
-
Detik-detik Lionel Messi Terkapar, Pelatih Inter Miami Ungkap Kondisi La Pulga
-
Pantas Diganti Shin Tae-yong! Laga Terakhir Lawan Suwon FC, Kim Pan Gon Gagal Bawa Ulsan Menang