Rabu, 20 November 2019
Angga Roni Priambodo | Muhammad Ilham Baktora : Minggu, 13 Oktober 2019 | 14:45 WIB

Bolatimes.com - Kylian Mbappe mengaku memiliki ikatan erat dengan pelatih Timnas Prancis, Didier Deschamps. Ia menyebut pelatih 50 tahun itu bersedia memberinya kesempatan untuk membela Timnas Prancis.

Bintang Paris Saint-Germain ini sempat berstatus tanpa klub saat dilepas AS Monaco ke PSG sebagai pemain pinjaman. Pasalnya PSG menunda peminjamannya, sehingga status Mbappe saat itu menggantung. Bukan pemain AS Monaco (karena tak masuk dalam daftar susunan pemain) serta juga bukan pemain PSG.

Pada masa ketidakjelasan tersebut, pelatih Prancis, Didier Deschamps menghubunginya untuk membela Timnas Prancis pada gelaran kompetisi internasional. Berstatus tanpa klub, membuat bingung Mbappe mengapa masih dipanggil ke tim utama timnas seperti dikutip dari TF1.

"Saya sebenarnya berpikir kenapa saya dipilih sebagai pemain sementara saya tak bermain lagi (di PSG atau AS Monaco). Sebagai pemain, Anda tidak akan tahu rasanya mendapat panggilan itu," tuturnya.

Pelatih Timnas Prancis, Didier Deschamps. [FRANCK FIFE / AFP]

"(Menurut saya) itu adalah sebuah tanda. Tanda yang begitu kuat sebagai kepercayaan yang melebihi seluruh uang yang ada di dunia. Saya tahu itu keyakinan pelatih kepada saya. Saya merasa bisa mati untuknya pada saat itu. Jika dia meminta saya bermain untuk cetak gol, maka saya lakukan," tambah pemain 20 tahun ini.

Sayang, pada gelaran kualifikasi Piala Eropa 2020 bulan ini, Mbappe tak terlihat memperkuat Tim Ayam Jantan saat membungkam Islandia 0-1. Pasalnya cedera hamstring yang dia alami saat membela PSG, memaksanya untuk menepi beberapa bulan. Terakhir kali Mbappe membela timnas saat mencukur habis Andorra pada Juni lalu di kompetisi yang sama.

Selanjutnya, Prancis bakal melanjutkan pertandingan menghadapi Turki, Selasa (15/10/2019) dini hari WIB. Laga tersebut rencananya bakal di helat di Stadion Stade de France.

Namun begitu tak ada kepastian apakah, Mbappe bakal dipanggil lagi oleh pelatih Prancis, jika sudah kembali pulih.