Bolatimes.com - Jose Mourinho merasa bahagia setelah mengantarkan Manchester United ke babak 16 besar Liga Champions musim 2018/2019. Prestasi itu membuktikan dirinya tak pernah gagal membawa anak asuhnya untuk lolos dari fase grup.
Manchester United berhasil lolos dari fase grup meraih kemenangan dramatis atas Young Boys 1-0 di Old Trafford, Rabu (28/11/2018) dinihari WIB. Gol kemenangan Setan Merah lahir dari kaku Marouane Fellaini di masa injury time.
Tambahan tiga poin membuat Manchester United dipastikan mendapatkan satu slot ke babak 16 besar Liga Champions. Bahkan, Paul Pogba cs masih berpeluang menjadi juara grup andai menang atas Valencia dan Juventus tumbang dari Young Boys pada laga pemungkas.
Keberhasilan ini pun membuat Jose Mourinho lega. Ia sukses membungkam semua orang yang gemar mengkritik dirinya dengan menunjukkan statistik dirinya, di mana tak pernah gagal membawa tim untuk lolos dari fase grup selama 14 edisi Liga Champions.
''Untuk para 'penggemar' saya yang menyukai statistik, saya cuma mau bilang, 14 musim di Liga Champions, 14 kali saya lolos dari fase grup. Tidak pernah tim saya gagal di fase grup,'' kata Mourinho kepada BT Sport.
''Di musim saya tidak main di Liga Champions, saya juara Liga Europa. Itu rekor yang bagus,'' sambungnya.
Sebagai informasi, Jose Mourinho sebenarnya pernah gagal di Liga Champions bersama Porto pada pertengahan musim 2001/2002. Ketika itu FC Porto tersingkir sebagai juru kunci.
Namun, Jose Mourinho berhasil membalas tuntas dua musim kemudian bersama FC Porto di Liga Champions musim 2003/2004. Kala itu, ia sukses membawa FC Porto menjadi juara setelah menjungkalkan AS Monaco di final.
Prestasi tersebut membuat juru strategi asal Portugal itu mulai dikenal publik Eropa dan menjadi incaran klub-klub raksasa. Ia pun tercatat pernah mengarsiteki Chelsea, Inter Milan, Real Madrid, dan kini Manchester United. Namun, Mourinho baru merasakan juara Liga Champions lagi ketika bersama Inter Milan di musim 2009/2010.
Berita Terkait
-
Grimsby Town Tantang Manchester United, Mimpi atau Bencana?
-
Marcus Rashford Bongkar Kekacauan MU: Tidak Ada Rencana Jangka Panjang
-
Harry Maguire Blak-blakan: Semua Benci Manchester United!
-
Alejandro Garnacho Ancam Manchester United: Lepas ke Chelsea atau Saya Magabut
-
Statistik Menggila! Inilah Alasan Benjamin Sesko Layak Jadi Mesin Gol Setan Merah
-
Gila-Gilaan! MU Mau Datangkan Duo Bintang Premier League dan PSG Sekaligus
-
Geger di Old Trafford! Suporter Man United Batalkan Demo Besar, Ada Apa?
-
Pesona Anita Vidovic, Pendamping Setia Striker Baru Manchester United Benjamin Sesko
-
Kata Benjamin Sesko Pasca Pindah ke Manchester United dengan Mahar Rp1,6 T
-
Manchester United Depak Rasmus Hojlund, AC Milan Siap Tampung
Terkini
-
Rahasia Gaji Ronaldinho di Barca Legends Dibongkar Eks Rekan Patrick Kluivert
-
Pesta Gol di Allianz Arena! Bayern Munich Bungkam Tottenham, Harry Kane Permalukan Mantan
-
Ronald Koeman Raih Penghargaan Tertinggi Eredivisie, Patrick Kluivert Gak Dapat?
-
Eks Pelatih FC Twente dan Pemain Keturunan Ditahan Kasus Pelecehan Seksual
-
Air Mata Jose Mourinho untuk Jorge Costa
-
Son Heung-Min ke LAFC: Rekor Transfer MLS Pecah, Ancaman Baru Maarten Paes
-
Kevin Diks Pemimpin Baru Gladbach? Hattrick Trofi dan Penalti Dingin Curi Perhatian
-
Geger! Bodyguard Messi, Yassine Cheuko Kena Banned Gegara Insiden Panas
-
Detik-detik Lionel Messi Terkapar, Pelatih Inter Miami Ungkap Kondisi La Pulga
-
Pantas Diganti Shin Tae-yong! Laga Terakhir Lawan Suwon FC, Kim Pan Gon Gagal Bawa Ulsan Menang