Stephanus Aranditio | Irwan Febri Rialdi
Pelatih Manchester United, Jose Mourinho memberikan instruksi kepada para pemainnya saat melawan Juventus di Liga Chmapions pada 23 Oktober 2018 (Oli Scarff/AFP)

Bolatimes.com - Jose Mourinho merasa bahagia setelah mengantarkan Manchester United ke babak 16 besar Liga Champions musim 2018/2019. Prestasi itu membuktikan dirinya tak pernah gagal membawa anak asuhnya untuk lolos dari fase grup.

Manchester United berhasil lolos dari fase grup meraih kemenangan dramatis atas Young Boys 1-0 di Old Trafford, Rabu (28/11/2018) dinihari WIB. Gol kemenangan Setan Merah lahir dari kaku Marouane Fellaini di masa injury time.

Tambahan tiga poin membuat Manchester United dipastikan mendapatkan satu slot ke babak 16 besar Liga Champions. Bahkan, Paul Pogba cs masih berpeluang menjadi juara grup andai menang atas Valencia dan Juventus tumbang dari Young Boys pada laga pemungkas.

Baca Juga:
Laga AEK Athens vs Ajax Amsterdam Diwarnai Flare dan Bom Molotov

Keberhasilan ini pun membuat Jose Mourinho lega. Ia sukses membungkam semua orang yang gemar mengkritik dirinya dengan menunjukkan statistik dirinya, di mana tak pernah gagal membawa tim untuk lolos dari fase grup selama 14 edisi Liga Champions.

''Untuk para 'penggemar' saya yang menyukai statistik, saya cuma mau bilang, 14 musim di Liga Champions, 14 kali saya lolos dari fase grup. Tidak pernah tim saya gagal di fase grup,'' kata Mourinho kepada BT Sport.

''Di musim saya tidak main di Liga Champions, saya juara Liga Europa. Itu rekor yang bagus,'' sambungnya.

Baca Juga:
Hari Rabu Libur Buat Nonton PSS Sleman Ternyata HOAX

Sebagai informasi, Jose Mourinho sebenarnya pernah gagal di Liga Champions bersama Porto pada pertengahan musim 2001/2002. Ketika itu FC Porto tersingkir sebagai juru kunci.

Namun, Jose Mourinho berhasil membalas tuntas dua musim kemudian bersama FC Porto di Liga Champions musim 2003/2004. Kala itu, ia sukses membawa FC Porto menjadi juara setelah menjungkalkan AS Monaco di final.

Prestasi tersebut membuat juru strategi asal Portugal itu mulai dikenal publik Eropa dan menjadi incaran klub-klub raksasa. Ia pun tercatat pernah mengarsiteki Chelsea, Inter Milan, Real Madrid, dan kini Manchester United. Namun, Mourinho baru merasakan juara Liga Champions lagi ketika bersama Inter Milan di musim 2009/2010.

Baca Juga:
Tagar PSSday Rajai Twitter, Duta Sheila on 7 Doakan PSS Menang

Load More