Bolatimes.com - Pelatih Manchester City, Pep Guardiola mulai memikirkan tantangan baru dalam karier kepelatihannya, setelah membawa Barcelona, Bayern Munchen, dan Manchester City juara, kini ia mulai memikirkan karier di level internasional.
Bersama tiga tim tersebut, Pep Guardiola telah meraih 24 trofi di semua kompetisi, 14 diantaranya datang saat kesuksesannya bersama Barcelona termasuk saat mengangkat trofi Liga Champions dua kali.
Namun, setelah melalui tahun-tahun di level klub, pelatih asal Spanyol itu mulai memikirkan untuk melatih di tim nasional dan menambah jam terbang di level internasional.
''Saya ingin menjadi pelatih internasional di tim nasional. Saya ingin itu, ya,'' kata Pep Guardiola di Universitas Liverpool.
Keinginannya itu berawal dari kelelahannya menangani klub yang memiliki kompetisi dengan jadwal yang padat, ia terkadang berpikir ingin pekerjaan yang punya waktu istirahat lebih seperti di timnas.
''Itu akan terjadi karena setiap tiga hari saya melatih tetapi sedikit lebih tenang, bermain golf lebih banyak, sekarang saya tidak punya waktu untuk bermain. Cepat atau lambat itu akan terjadi, jika aku punya kesempatan dengan tim internasional, jika mereka datang mengetuk pintuku,'' jelas Guardiola.
Namun hingga kini ia belum menentukan kapan dan tim nasional mana yang berminat ia latih, salah satu alasan Pep Guardiola sering berpindah klub adalah ia suka mempelajari suatu budaya tertentu. Ketika ia di Jerman ia otomatis mempelajari bahasa Jerman dan kini di Inggris ia harus lebih mendalami budaya inggris.
''Sebagai seorang pelatih, saya tinggal di Jerman dan sekarang di sini. Saya belajar bahasa Jerman ketika sebelumnya tidak mungkin untuk memahami. Keluarga saya tidak berbicara sepatah kata pun bahasa Inggris dan sekarang mereka berbicara dengan sempurna,'' tutup Pep Guardiola.
Berita Terkait
-
Marcus Rashford Bongkar Kekacauan MU: Tidak Ada Rencana Jangka Panjang
-
Inigo Martinez Pilih Uang Besar daripada Treble Bersama Barcelona
-
Lamine Yamal Diklaim Calon Ballon dOr, Lewandowski: Kalau Bukan Tahun Ini, Tahun Depan
-
Real Madrid vs Javier Tebas: Perang Besar Soal Laga Barcelona di Miami
-
Man City vs Wolves: Krisis Cedera Hantui Laga Pembuka Premier League 2025
-
Blunder Memalukan Manchester City: Nama Tijjani Reijnders Typo di Jersey
-
Rp1,1 Triliun Jadi Taruhan, Everton Yakin Jack Grealish Bisa Bersinar Lagi?
-
Pep Guardiola Ngidam Rodrygo, City Siap Rogoh Rp1,7 Triliun
-
Lamine Yamal Kembali Tersandung Skandal! Diduga Bercumbu dengan Nicki Nicole
-
Rahasia Gaji Ronaldinho di Barca Legends Dibongkar Eks Rekan Patrick Kluivert
Terkini
-
Rahasia Gaji Ronaldinho di Barca Legends Dibongkar Eks Rekan Patrick Kluivert
-
Pesta Gol di Allianz Arena! Bayern Munich Bungkam Tottenham, Harry Kane Permalukan Mantan
-
Ronald Koeman Raih Penghargaan Tertinggi Eredivisie, Patrick Kluivert Gak Dapat?
-
Eks Pelatih FC Twente dan Pemain Keturunan Ditahan Kasus Pelecehan Seksual
-
Air Mata Jose Mourinho untuk Jorge Costa
-
Son Heung-Min ke LAFC: Rekor Transfer MLS Pecah, Ancaman Baru Maarten Paes
-
Kevin Diks Pemimpin Baru Gladbach? Hattrick Trofi dan Penalti Dingin Curi Perhatian
-
Geger! Bodyguard Messi, Yassine Cheuko Kena Banned Gegara Insiden Panas
-
Detik-detik Lionel Messi Terkapar, Pelatih Inter Miami Ungkap Kondisi La Pulga
-
Pantas Diganti Shin Tae-yong! Laga Terakhir Lawan Suwon FC, Kim Pan Gon Gagal Bawa Ulsan Menang