Bolatimes.com - Penyerang Juventus, Paulo Dybala mengungkakan apa yang ia katakan kepada Jose Mourinho usai laga Juventus kontra Manchester United. Dybala mengaku tidak menghina Mourinho, ia hanya meminta pelatih asal Portugal itu untuk berhenti melakukan selebrasi dengan gesture provokatifnya.
Pada matchday keempat Liga Champions yang mempertemukan Juventus dengan Manchester United di Allianz Stadium, Kamis (8/11/2018), Setan Merah berhasil menaklukkan tim tuan rumah dengan skor 1-2. Manchester United bangkit dan membalikkan keadaan setelah tertinggal lebih dulu dari Si Nyonya Tua.
Jose Mourinho yang sangat antusias merayakan kemenangan langsung masuk ke dalam lapangan dan melakukan selebrasi dengan gesture meletakkan tangannya di telinga terkesan ingin melakukan provokasi kepada suporter Juventus.
Melihat selebrasi yang dilakukan Mourinho, terlihat Leonardo Bonucci dan Paulo Dybala langsung menghampiri pelatih yang berjuluk The Special One tersebut. Percakapan pun terjadi antara Bonucci, Dybala, dan Mourinho.
Kini, Paulo Dybala mengungkapkan apa yang dikatakannya kepada Jose Mourinho usai laga sengit tersebut. Dybala mengaku tidak menghina eks pelatih Real Madrid tersebut. Penyerang Timnas Argentina itu hanya meminta kepada Mourinho untuk menghentikan gesture tangannya.
''Saya mengatakan kepadanya bahwa tidak perlu melakukan gerakan itu,'' buka Paulo Dybala seperti yang dikutip dari Mirror.
Alasan Dybala meminta Mourinho untuk menghentikan gesture tangannnya itu adalah karena tak ingin membuat keadaan menjadi lebih tegang. Ia juga mengaku sebagai pemain sering mendapat hinaan seperti yang didapatkan oleh Mourinho.
''Tidak perlu menciptakan lebih banyak ketegangan lebih daripada yang sudah ada, kadang-kadang kami juga menerima penghinaan dari kerumunan, tetapi tidak perlu sampai melakukan gerakan seperti itu,'' terang Paulo Dybala.
''Saya mengatakan kepadanya bahwa tidak perlu, saya tidak menghina dia. Saya baru saja mengatakan itu padanya dan pergi,'' tutup Dybala.
Adapun alasan Jose Mourinho melakukan selebrasi tersebut karena mengaku emosi terus dihina selama 90 menit oleh suporter Juventus. Akan tetapi, Mourinho sendiri juga menyadari bahwa aksinya itu salah dan seharusnya ia tidak melakukan hal tersebut.
Tag
Berita Terkait
-
Grimsby Town Tantang Manchester United, Mimpi atau Bencana?
-
Marcus Rashford Bongkar Kekacauan MU: Tidak Ada Rencana Jangka Panjang
-
Tudor Murka! Bela Mati-Matian Vlahovic dari Ejekan Suporter Juventus
-
Harry Maguire Blak-blakan: Semua Benci Manchester United!
-
Alejandro Garnacho Ancam Manchester United: Lepas ke Chelsea atau Saya Magabut
-
Statistik Menggila! Inilah Alasan Benjamin Sesko Layak Jadi Mesin Gol Setan Merah
-
Gila-Gilaan! MU Mau Datangkan Duo Bintang Premier League dan PSG Sekaligus
-
Geger di Old Trafford! Suporter Man United Batalkan Demo Besar, Ada Apa?
-
Pesona Anita Vidovic, Pendamping Setia Striker Baru Manchester United Benjamin Sesko
-
Kata Benjamin Sesko Pasca Pindah ke Manchester United dengan Mahar Rp1,6 T
Terkini
-
Rahasia Gaji Ronaldinho di Barca Legends Dibongkar Eks Rekan Patrick Kluivert
-
Pesta Gol di Allianz Arena! Bayern Munich Bungkam Tottenham, Harry Kane Permalukan Mantan
-
Ronald Koeman Raih Penghargaan Tertinggi Eredivisie, Patrick Kluivert Gak Dapat?
-
Eks Pelatih FC Twente dan Pemain Keturunan Ditahan Kasus Pelecehan Seksual
-
Air Mata Jose Mourinho untuk Jorge Costa
-
Son Heung-Min ke LAFC: Rekor Transfer MLS Pecah, Ancaman Baru Maarten Paes
-
Kevin Diks Pemimpin Baru Gladbach? Hattrick Trofi dan Penalti Dingin Curi Perhatian
-
Geger! Bodyguard Messi, Yassine Cheuko Kena Banned Gegara Insiden Panas
-
Detik-detik Lionel Messi Terkapar, Pelatih Inter Miami Ungkap Kondisi La Pulga
-
Pantas Diganti Shin Tae-yong! Laga Terakhir Lawan Suwon FC, Kim Pan Gon Gagal Bawa Ulsan Menang