Bolatimes.com - AS Roma harus rela mengubur mimpinya untuk berlaga di final Liga Champions setelah kalah agregat 7-6 dari Liverpool. Pada laga yang berlangsung di Stadio Olimpico, Kamis (3/5/2018) dini hari itu, meskipun AS Roma unggul 4-2, tetapi kemenangan tersebut belum cukup untuk mengantar Roma lolos.
Pertandingan itu pun diwarnai oleh kontroversi yang mengatakan AS Roma seharusnya mendapatkan hadiah penalti karena hand ball yang dilakukan oleh Alezander Arnold. Pristiwa serupa juga terjadi pada laga leg kedua yang mempertemukan Bayern Munchen dan Real Madrid, laga itu juga Marcelo diklaim melakukan hand ball.
Persitiwa itu pun memancing Presiden AS Roma, James Pallotta untuk turut berkomentar karena merasa klubnya dirugikan. Bukan hanya masalah hand ball, tetapi keputusuan wasit yang menyatakan Edin Dzeko berada dalam posisi offside juga menjadi perhatiannya.
Pria berusia 60 tahun itu akhirnya menuntut Video Assistant Referee (VAR) diperkenalkan di Liga Champions setelah kekalahan Roma di semi final Liga Champions.
"Sangat jelas bahwa VAR dibutuhkan di Liga Champions, karena Anda tidak bisa membiarkan hal seperti ini pergi begitu saja," terang Pallotta kutip Bolatimes dari Soccerway.
"Anda semua bisa melihatnya sendiri. Dzeko tidak offside, pada menit ke-65, ada hand ball yang jelas bagi semua orang di dunia kecuali mereka di lapangan. Pada menit ke-67 Patrik Schick dijatuhkan di kotak penalti," lanjutnya.
Sumber foto: @LFC/Twitter
Hal serupa juga dikatakan oleh Direktur Olahraga AS Roma, Monchi meminta VAR diperkenalkan di Liga Champions. Monchi melihat bahwa AS Roma seharusnya diberikan penalti.
"Di sini kami memiliki dua penalti yang jelas tidak diberikan. Para pemain di ruang ganti benear-benar marah, karena kami telah memberikan 100 persen di babak kedua dan sangant bagus," imbuh Monchi
"Kita seharusnya memperkenalkan VAR di Liga Champions, karena itu fundamental. Saya tidak tahu mengapa UEFA tidak menginginkannya," lanjutnya cerita.
Dengan berakhirnya laga leg kedua Liga Champions, Liverpool dan Real Madrid pun akan bertemu di final yang akan berlangsung pada Minggu (27/5/2018) dini hari di Stadion NSK Olimpiyskiy, Ukraina.
Bolatimes.com/Andiarsa Nata
Berita Terkait
-
Liverpool Siap Rekrut Marc Guehi: Crystal Palace Terpojok di Bursa Transfer
-
Muda dan Berbakat, Giovanni Leoni Jadi Target Transfer Panas Liverpool
-
Dari Austria ke London, Perjalanan Oliver Glasner Menuju Singgasana Wembley
-
Alexander Isak Membangkang! Newcastle Asingkan Striker Rp3 T Itu Gegara Liverpool
-
Hugo Ekitike Cetak Gol Indah, Tapi Slot Malah Cabut Dia di Menit 71, Ada Apa?
-
Virgil van Dijk Sindir Manajemen Liverpool: Kami Masih Butuh Striker Baru!
-
Arne Slot Tahan Emosi! Ulah Memalukan Fans Palace di Wembley
-
Ryan Gravenberch Absen di Community Shield: Arne Slot Ungkap Alasan Mengejutkan
-
Petaka Barcelona! Hansi Flick Dilarang Dampingi Blaugrana di Liga Champions, Kok Bisa?
-
Hugo Ekitike Siap Ukir Sejarah di Liverpool: Gelar Community Shield Jadi Incaran
Terkini
-
Rahasia Gaji Ronaldinho di Barca Legends Dibongkar Eks Rekan Patrick Kluivert
-
Pesta Gol di Allianz Arena! Bayern Munich Bungkam Tottenham, Harry Kane Permalukan Mantan
-
Ronald Koeman Raih Penghargaan Tertinggi Eredivisie, Patrick Kluivert Gak Dapat?
-
Eks Pelatih FC Twente dan Pemain Keturunan Ditahan Kasus Pelecehan Seksual
-
Air Mata Jose Mourinho untuk Jorge Costa
-
Son Heung-Min ke LAFC: Rekor Transfer MLS Pecah, Ancaman Baru Maarten Paes
-
Kevin Diks Pemimpin Baru Gladbach? Hattrick Trofi dan Penalti Dingin Curi Perhatian
-
Geger! Bodyguard Messi, Yassine Cheuko Kena Banned Gegara Insiden Panas
-
Detik-detik Lionel Messi Terkapar, Pelatih Inter Miami Ungkap Kondisi La Pulga
-
Pantas Diganti Shin Tae-yong! Laga Terakhir Lawan Suwon FC, Kim Pan Gon Gagal Bawa Ulsan Menang