bolatimes.com - Penggemar bulu tangkis dikejutkan dengan hengkangnya asisten pelatih ganda putri pelatnas PBSI, Chafidz Yusuf.
Chafidz Yusuf merupakan pelatih ganda putri Indonesia seperti Greysia Polii/Apriyani Rahayu dan Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto.
Melalui akun Instagram pribadinya, Senin (24/1/2022), Chafidz Yusuf mengumumkan pengunduran dirinya sekaligus pamit kepada pencinta badminton Tanah Air.
"Terhitung hari ini (Senin) saya harus menerima keputusan yang hanya sampe di sini, sehingga saya harus undur diri. Sebagai seorang Muslim saya hanya bisa bersabar dan menerima semua ini," ujar Chafidz.
Dia juga berterima kasih kepada Eng Hian selaku pelatih kepala ganda putri dan kepada para pebulu tangkis lainnya.
"I just wanna say thanks to bro enghian,mas ari,greys,apri,ribka,fadia and semua pemain ganda putra ganda putri atas kepercayaan dan kebersamaan yangg diberikan kepada saya selama ini..juga thanks to badminton lovers yangg dimana kita bs saling berbagi rasa," imbuhnya.
Unggahan itu seketika mengundang kehebohan di media sosial. Banyak yang mempertanyakan alasan pengunduran diri Chafidz Yusuf.
Jejak Chafidz Yusuf
Nama Chafidz adalah sosok penting di bulu tangkis Indonesia. Dari tangan dinginnya lahir sejumlah pebulu tangkis elite yang mampu menorehkan prestasi mendunia.
Pria kelahiran Solo, 6 Desember 1962 itu juga merupakan salah satu sosok yang melahirkan ganda putra nomor satu dunia saat ini, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon (Minions). Tepatnya, pada 2015 ketika Chafidz mengisi struktur kepelatihan ganda putra.
Chafidz memulai karier sebagai pelatih bersama Perkumpulan Bulu Tangkis (PB) Djarum pada 1989. Setelah itu, kariernya moncer dengan sukses membawa sejumlah pemain meraih prestasi tertinggi setelah bergabung bersama skuad pelatnas pada 2003.
Termoncer, ia mengantarkan ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu meraig medali emas Olimpiade Tokyo 2020, demkian dimuat Antara.
Terpopuler
-
Penyelamatan Gemilang Maarten Paes Raih Pujian dari Ajax Amsterdam
-
Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
-
Calvin Verdonk Cetak Sejarah Baru Dalam Skuad Liga Champions Eropa
-
Alasan Mees Hilgers Belum Diturunkan SC Heerenveen di Eredivisie
-
Piala Dunia Wanita 2035 Jadi Fokus Utama Pembinaan MLSC di Semarang
Terkini
-
Tantangan Pengangguran Muda Menguat, YES 2025 Dorong Arah Baru Ekonomi Hijau, Digital, dan Hilirisasi
-
VinFast Ubah Cara Pandang Dunia: Mobil Listrik Tak Harus Mahal untuk Andal dan Nyaman
-
Bisa Grandmaster dengan Mudah, Ini 7 Tips Push Rank Free Fire Untuk Pemula
-
Buat FOMO Padel Wajib Tahu Ini! Sistem Golden Point Bakal Kembali Diterapkan
-
Jangan Ngaku Anak Padel, Kalau Gak Tau Istilah-istilah Ini