Irwan Febri Rialdi
Ilustrasi badminton (foto: Shutterstock)

Bolatimes.com - Teknik dasar bulu tangkis merupakan teknik permainan yang harus dikuasai oleh setiap atlet bulu tangkis. Penguasaan terhadap teknik dasar akan mempengaruhi pembentukan karakter permainan sang atlet.

Penasaran apa saja teknik dasar bulu tangkis dan bagaimana melakukannya? Simak artikel ini sampai akhir. 

Teknik dasar bulu tangkis

Baca Juga:
Tak Menang Lagi Sejak 1989, Kevin/Marcus Bertekad Menangkan Piala Sudirman

Teknik dasar yang digunakan dalam permainan bulu tangkis antara lain:

  • Teknik memegang raket
  • Teknik servis
  • Teknik mengembalikan servis lawan
  • Teknik pukulan
  • Teknik gerakan kaki (footwork)
  • Sikap maupun posisi badan

Penjelasannya sebagai berikut 

1. Teknik memegang raket bulu tangkis

Baca Juga:
Wonderkid Afghanistan Tewas Jatuh dari Pesawat, Keluarga Tuntut Keadilan

Ada dua teknik dasar bulu tangkis dalam memegang raket, yaitu forehand dan backhand. 
Teknik forehand adalah cara memegang raket yang dilakukan dengan menggunakan tangan kanan atau kiri, langkah-langkahnya sebagai berikut:

  • Posisikan kepala raket menyamping
  • Pegang raket seperti halnya ketika berjabat tangan dengan orang lain
  • Buat jarak seperti huruf "V" di antara ibu jari dan jari telunjuk
  • Jari yang lain (kelingking, jari manis, jari tengah) menggenggam raket.

Sedangkan teknik backhand adalah teknik yang dilakukan dengan cara sebagai berikut:

  • Posisikan kepala raket menyamping 
  • Posisikan ibu jari sedikit terpisah dengan keempat jari lainnya
  • Empat jari (jari telunjuk, jari tengah, jari manis dan kelingking) memegang raket 

2. Teknik servis bulu tangkis

Baca Juga:
Fakta Aston Villa usai Sikat Man United, Gairah Jersey Sampai ke Ranjang

Teknik dasar bulu tangkis dalam servis ada dua jenis, yaitu 

  • Service forehand yang terdiri atas forehand pendek dan forehand tinggi 
  • Service backhand 

3. Teknik mengembalikan servis lawan

Teknik mengembalikan servis dalam bulu tangkis ada dua yaitu dropshot dan netting. 

Baca Juga:
Mandinha, Ibu Dua Anak Cinta Masa SMA Emiliano Martinez Bukan WAGs Biasa

  • Dropshot adalah teknik mengembalikan service yang bertujuan untuk menyerang pergerakan lawan dengan memukul shuttlecock secara halus atau sedikit dorongan 
  • Netting adalah teknik mengembalikan service dengan menempatkan shuttlecock sedekat mungkin dengan net. 

4. Teknik pukulan bulu tangkis

Teknik pukulan bulu tangkis ada beberapa antara lain smash, overhead, dan drive. 

  • Smash merupakan teknik pukulan yang dilakukan dengan tenaga penuh sehingga shuttlecocknya meluncur tajam ke area lawan. 
  • Pukulan overhead merupakan pukulan yang dilakukan agar arah jatuh shuttlecock ke belakang posisi tubuh kita sendiri. 
  • Drive merupakan teknik memukul shuttlecock secara mendatar namun tepat sasaran. 

5. Teknik gerakan kaki (footwork)

Teknik dasar bulu tangkis juga mengatur teknik gerakan kaki yang berhubungan dengan kelincahan atlet. Pergerakan kaki yang memiliki refleks tajam, cepat, dan akurat akan menentukan seorang atlet memiliki harmonisasi permainan yang menentukan kemenangan. 

6. Sikap dan posisi badan

Atlet juga harus memiliki sikap dan posisi badan bermain bulu tangkis yang benar, artinya adalah memiliki keseimbangan yang dibutuhkan agar dia tidak mudah jatuh.  Sikap dan posisi tubuh juga berhubungan dengan stamina atlet.

Kalau staminanya lemah, dia tidak dapat bermain bulu tangkis dalam waktu lama. Adapun teknik dasar bulu tangkis sehubungan dengan sikap dan posisi saat permainan berlangsung antara lain:

  • Posisikan badan bertumpu pada kedua kaki kanan dan kiri (hal ini berlaku pada saat menyerang ataupun bertahan). 
  • Tekuk kedua lutut, selanjutnya berdiri dengan ujung kaki hingga pinggang berada pada posisi tegak. 
  • Kedua kaki terbuka selebar bahu dengan posisi sejajar atau salah satu kaki berada di depan. 
  • Salah satu lengan siku yang tidak memegang raket berada di samping badan. Hal ini agar tangan lainnya yang memegang raket bebas bergerak.

Demikian teknik dasar bulu tangkis atau badminton yang mungkin ingin Anda ketahui.

Penulis: Mutaya Saroh

Load More