Bolatimes.com - Sosok pelatih di balik keberhasilan Greysia Polii/Apriyani Rahayu meraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020, Eng Hian belum lama ini meluruskan kabar soal agama yang dianutnya.
Nama Eng Hian ikut menjadi sorotan publik usai berhasil membantu ganda putri Indonesia Greysia/Apriyani berhasil mencetak sejarah dengan meraih emas di Olimpiade Tokyo 2020.
Beberapa informasi terkait kisah hidup Eng Hian pun mencuat ke publik, seperti dirinya nyaris diganti dari posisi pelatih pada 2016 silam. Hal tersebut disebutkan oleh legenda bulu tangkis Indonesia, Hariyanto Arbi.
Meski begitu, ada satu kabar yang nampaknya mengusik benak Eng Hian, yaitu yang menyebut pelatih Greysia/Apriyani tersebut memeluk agama Budha.
"Greysia Polii: Kristen, Apriyani Rahayu: Islam, Coach Eng Hian: Budha. Bukti ketika kita bersatu padu di bawah Merah Putih hasilnya kejayaan Indonesia," sebuah tulisan yang beredar di sebuah video TikTok.
Tak mau kabar salah itu beredar luas, Eng Hian pun memberikan klarifikasi. Melalui Instagram Stories-nya, Eng Hian kemudian meluruskan kabar yang beredar itu salah.
Video klarifikasi Eng Hian itu kemudian diunggah ulang oleh akun Instagram @gantungraketcom dan menjadi sorotan para netizen.
"Saya Eng Hian ingin meluruskan berita yang beredar saat ini tentang agama saya. Tanpa mengurangi rasa hormat kepada agama dan pemeluk agama Budha, bahwa agama saya adalah Kristen Protestan. Terima kasih atas perhatian dan pengertiannya," ucap Eng Hian.
Semasa kariernya, Eng Hian berpasangan dengan Flandy Limpele. Sosoknya sempat menuai kontroversi setelah memilih untuk membela Inggris medio 2001-2003, meskipun pada akhirnya kembali ke Tanah Air.
Prestasi terbaik Eng Hian yang ditorehkan untuk Indonesia sebagai pemain adalah medali perunggu Olimpiade 2004 bersama Flandy Limpele. Sebelum menjadi pelatih ganda putri Indonesia, Eng Hian sempat menjadi pelatih tim Singapura.
Kemudian pada 2014, Eng Hian ditunjuk PBSI sebagai pelatih ganda putri Indonesia untuk Pelatnas Cipayung, tepatnya pada Maret. Tujuh tahun berjuang mengatasi permasalahan di nomor ganda putri Indonesia, buah manis hasil perjuangannya didapat di Olimpiade Tokyo 2020 dengan emas dari Greysia/Apriyani.
Berita Terkait
-
Dikalahkan Unggulan China, Apriyani/Fadia Gagal Juara di Kejuaraan Dunia BWF 2023
-
Apriyani/Fadia Jadi Satu-satunya Wakil Indonesia di Final Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2023
-
Digelar Hari Ini, Berikut Deretan Pebulu Tangkis Indonesia yang Pernah Sabet Gelar di Thailand Open
-
Line Up Indonesia vs Jerman di Piala Sudirman 2023: Jojo hingga Apriyani/Fadia Beraksi
-
Menggemaskan! Potret Anak Greysia Polii yang Baru Lahir
-
Apriyani Rahayu Cedera hingga Mundur dari Swiss Open 2023, Sang Partner Beri Pesan Bijak
-
Jadwal All England 2023 Hari Ini: 11 Wakil Indonesia Berjuang Rebut Tiket ke Perempat Final
-
Hasil BAMTC 2023: Comeback Dramatis atas Thailand, Indonesia Jadi Juara Grup
-
Hasil Indonesia Masters 2023: Menang Mudah, Apriyani/Fadia Lolos ke 16 Besar
-
Kabar Bahagia! Greysia Polii Umumkan Kehamilan Anak Pertama, Banjir Selamat dari Pebulu Tangkis Dunia
Terkini
-
VinFast Ubah Cara Pandang Dunia: Mobil Listrik Tak Harus Mahal untuk Andal dan Nyaman
-
Bisa Grandmaster dengan Mudah, Ini 7 Tips Push Rank Free Fire Untuk Pemula
-
Buat FOMO Padel Wajib Tahu Ini! Sistem Golden Point Bakal Kembali Diterapkan
-
Jangan Ngaku Anak Padel, Kalau Gak Tau Istilah-istilah Ini
-
Insiden Mengerikan di Ring Tinju! Petinju Jepang Hilang Ingatan Usai KO
-
Pimpin AFP Jawa Tengah, Muhammad Tursino Targetkan Lolos PON 2028
-
Digelar di 3 Kota, Workshop Kolaborasi Suara.com dan UAJY Diikuti 150 Lebih Digital Creator
-
5 Bintang Olahraga Ini Berencana Pensiun dari Olimpiade
-
Kinerja Keuangan Positif, Arkadia Digital Media Laporkan Kenaikan Pendapatan 40 Persen
-
Fabio Quartararo Tak Ingin Kendorkan Semangat di MotoGP Jerez