Minggu, 26 September 2021
Irwan Febri Rialdi : Senin, 02 Agustus 2021 | 13:35 WIB

Bolatimes.com - Greysia Polii / Apriyani Rahayu sukses merebut medali emas usai mengalahkan pasangan China, Chen Qing Chen / Jia Yi Fan di nomor ganda putri cabang olahraga (cabor) bulutangkis Olimpiade Tokyo, Senin (2/8/2021) siang WIB. Ini merupakan emas pertama bagi Kontingen Indonesia di Olimpiade 2020 Tokyo.

Di Musashino Forest Sports Plaza, Tokyo, Jepang, Greysia / Apriyani tampil bak kesetanan dan menang dua gim langsung, 21-19 dan 21-15

Greysia / Apriyani bermain apik di gim pertama. Mereka terlihat mengandalkan kekuatan pukulan untuk melakukan serangan ke ganda putri China.

Namun di saat unggul 8-3, Greysia / Apriyani sempat kehilangan fokus. Beberapa kesalahan dilakukan yang membuat Chen / Jia bisa menambah angka.

Untungnya, Greysia / Apriyani bisa mengembalikkan irama permainan untuk menyudahi interval pertama dengan keunggulan 11-8.

Chen / Jia sendiri sempat membuat kedudukan imbang 11-11. Skor berjalan ketat karena kedua pasangan saling berbalas angka setelah interval yang pertama.

China sendiri kembali ketetetan ketika skor 16-11 untuk keunggulan Indonesia. Greysia / Apriyani memang tampil ngotot. Meski sempat kehilangan fokus di akhir, mereka menyudahi gim pertama dengan keunggulan tipis 21-19.

Gim kedua cukup mulus bagi pasangan Indonesia terutama di awal babak. Beberapa kali, Chen / Jia tidak bisa mengembalikan pukulan yang diberikan Greysia / Apriyani.

Greysia/Apriyani kembali unggul di interval yang kedua ini dengan selisih angka yang cukup jauh, 11-7.

Pasangan China seperti kehilangan fokus di gim kedua. Tidak banyak serangan berbahaya dilancarkan yang membuat Greysia/Apriyani mudah mengembalikannya.

Alhasil, Greysia / Apriyani memenangi gim kedua dengan relatif mudah, dengan skor cukup jauh 21-15. Greysia / Apriyani pun berhak atas medali emas Olimpiade.

Dengan hasil ini pula, Greysia / Apriyani mencetak sejarah sebagai ganda putri Indonesia pertama yang berhasil menggondol medali emas di sepanjang sejarah perhelatan Olimpiade.

BACA SELANJUTNYA

Sabet Sepatu Emas Eropa, Lewandowski Minta Dipanggil Lewangoldski