hitekno.com - Parma Calcio 1913 baru saja meluncurkan jersey ketiga terbaru mereka yang berwarna hitam keabuan untuk menyambut kembalinya klub legenda itu ke Serie A Italia. Lewat jersey ini mereka mengusung misi sebuah kebangkitan dari abu yang terlahir kembali.
"Hitam seperti abu yang akan bangkit kembali. Dengan salib sebagai tradisi yang dipadu dengan sentuhan modern. Parma bersama apparel Errea dengan bangga mempersembahkan jersey ketiga baru yang akan digunakan untuk merayakan kembali ke Serie A," tulis Parma lewat twitternya.
Jersey ketiga ini menunjukkan simbol-simbol penuh makna kebangkitan dan kelahiran kembali Parma yang dipadu dengan design modern. Phoenix menjadi simbol yang tak bisa dilepaskan dari perjalanan kehidupan Parma selama ini.
Phoenix adalah burung keabadian yang dapat hidup selama 500 sampai 1461 tahun, phoenix akan membakar dirinya sendiri jika sudah hidup selama itu, abu dari bakaran tersebut akan menjadikan burung phoenix muda sebagai bentuk reinkarnasi dan lahir sosok baru.
Seperti itulah perjalanan klub legenda Italia ini, di masa lalu nama beken sekelas Gianluigi Buffon, Fabio Cannavaro, Lilian Thuram, Juan Sebastian Veron, Hernan Crespo hingga Enrico Chiesa lahir dari Parma.
Media internasional seperti joe.co.uk, sportbible, ESPN hingga Calciomercato sepakat menyematkan gelar "Masterpiece" pada jersey ini. Tak kurang dari 24 jam, jersey ini langsung ludes terjual.
Details. #ErreàSport #ForzaParma pic.twitter.com/bXiIZQaFMI
— Erreà Sport (@ErreaOfficial) July 25, 2018
Langkah Parma menuju Serie A akan dimulai dengan poin minus lima akibat dugaan pengaturan skor di Serie B beberapa waktu lalu. Meski begitu injakan kaki para pemain Parma pada saat bertandang ke Stadion Friuli, markas Udinese akan terasa sangat mengharukan.
Perjuangan tiga tahun untuk bangkit dari periode keterpurukan finansial yang sempat membuat mereka kolaps pada 2005 memaksa Parma harus merangkak lagi dari Serie D, dan tahun ini akan memulai kembali kisah lama di Serie A.
Pelatih Parma, Roberto D’Aversa menyatakan sangat puas dan siap menatap Serie A yang sudah mereka nantikan lama.
"Ada kepuasan untuk apa yang dicapai para pemain, karena tidak semua orang bisa kembali ke Serie A dalam waktu singkat," kata Roberto dilansir dari Sky Sport Italia saat Parma lolos ke Serie A.
Parma merupakan salah satu klub ternama di Italia pada periode 1990-an, punya koleksi gelar mentereng di antaranya Piala Winners, Piala UEFA, Piala Super Eropa, Supercoppa Italiana serta tiga trofi Coppa Italia.
Terpopuler
-
Roberto Mancini Targetkan Dua Trofi Juara untuk Timnas Italia
-
Mengintip Kekuatan Skuat Timor Leste Jelang Laga Kontra Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Laba Bersih DIGI Melonjak 45,1 Persen, Arkadia Digital Media Perkuat Bisnis AI dan Jaga Fundamental Keuangan
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen pada 2025, Sentuh Rp1,76 Miliar
-
8 Cara Menyiapkan Dana Darurat dengan Tepat untuk Kestabilan Keuangan
Terkini
-
Napoli Taklukkan Olympiakos, Conte Kirim Sinyal Kesiapan Jelang Serie A
-
Luis Enrique: PSG Tidak Pantas Kalahkan Tottenham
-
Grimsby Town Tantang Manchester United, Mimpi atau Bencana?
-
Chelsea Juara Dunia, Bonus Rp249 Miliar Mengalir ke Keluarga Jota
-
AS Roma Resmi Tawar Jadon Sancho, Manchester United Mulai Goyah?