Bolatimes.com - Cristiano Ronaldo secara mengejutkan memutuskan untuk bergabung dengan Juventus usai gagal membawa Portugal ke partai final Piala Dunia 2018, hal ini dinilai sebagai keputusan yang baik oleh legenda AC Milan, Ricardo Kaka.
Kaka adalah salah satu pemain yang diboyong bersama Ronaldo pada tahun 2009 paham betul bagaimana kondisi Ronaldo saat ini yang merasa butuh tantangan baru dalam kariernya.
"Saya pikir Cristiano adalah pemain yang sangat berpengalaman sekarang, usianya sudah 33 tahun sehingga dia tahu dan memahami situasi dengan sangat baik," kata pemain Brasil dilansir dari Omnisport .
“Keputusan untuk pindah dari Madrid ke Juventus ini adalah keputusan yang sangat sadar. Dia tahu waktu yang tepat untuk pindah," jelas Kaka.
Kaka menilai keputusan Ronaldo untuk pindah murni berasal dari pribadi Ronaldo, bukan terkait situasi di Real Madrid yang baru ditinggal Zinedine Zidane dan diganti Julen Lopetegui.
“Dia mungkin berpikir 'saya sudah meraih semua yang saya bisa dengan Real Madrid dan sekarang saatnya untuk melakukan sesuatu yang berbeda untuk tetap termotivasi. Itulah yang membuatnya menerima tawaran dari Juve untuk berganti dari Real Madrid ke tim Italia," tegas Kaka.
Pemain bernomor punggung 22 itu mengakui Juventus yang notabene rival dari AC Milan beruntung bisa mendapatkan Ronaldo, ia pun merasa bangga pernah bermain bersama selama empat tahun di Real Madrid.
"Setiap orang yang merasa istimewa saat menontonnya bermain. Termasuk saya, saya mendapat hak istimewa untuk berlatih bersamanya setiap hari selama empat tahun. Saya melihat betapa profesionalnya dia, seberapa kuat dia, betapa termotivasi dia, seberapa kuat dalam pikirannya dia, dan dia masih ingin mencapai tingkat yang berbeda," puji Kaka.
Tak segan-segan Kaka mengakui Ronaldo akan dikenang sebagai salah satu pemain terbaik di dunia. Ronaldo dan Kaka pernah berkerja sama selama empat tahun di Real Madrid (2009-2013).
Kisah Ronaldo saat ini tak berbeda jauh dengan Kaka yang saat itu memutuskan pindah ke Real Madrid pada 2009 disaat dirinya sudah enam tahun AC Milan ke masa kejayaannya.
Bersama AC Milan, Kaka menyumbangkan satu trofi Liga Champions, satu Scudetto dan satu trofi Piala Dunia antar Klub. Satu trofi Ballon d'Or pun ia terima saat berseragam Rossoneri pada 2007. Dua tahun kemudian ia pindah ke Real Madrid.
Menghabiskan empat tahun di Santiago Bernabeu, Kaka akhirnya memutuskan kembali ke klub yang sudah membesarkan namanya, AC Milan pada 2013.
Satu musim di AC Milan, Kaka kemudian hijrah ke Major League Soccer (MLS) bersama Orlando City dan pensiun disana pada akhir 2017.
Berita Terkait
-
Alvaro Morata Resmi Gabung Como: Siap Hancurkan Pertahanan Serie A
-
Mbappe Bersinar, Real Madrid Hajar WSG Tirol 4-0 Tutup Pramusim
-
Tudor Murka! Bela Mati-Matian Vlahovic dari Ejekan Suporter Juventus
-
Napoli Resmi Dapatkan Pemain Buangan Real Madrid, I Partenopei Siap Pertahankan Scudetto
-
Real Madrid vs Javier Tebas: Perang Besar Soal Laga Barcelona di Miami
-
Real Madrid Krisis Pemain: Xabi Alonso Pusing Hadapi LaLiga Tanpa Bellingham
-
Pep Guardiola Ngidam Rodrygo, City Siap Rogoh Rp1,7 Triliun
-
Justin Hubner: Saya Merasa Seperti Cristiano Ronaldo!
-
Manchester United Depak Rasmus Hojlund, AC Milan Siap Tampung
-
Arsenal Minat Boyong Rodrygo dari Real Madrid tapi Ada Satu Syarat
Terkini
-
Tudor Murka! Bela Mati-Matian Vlahovic dari Ejekan Suporter Juventus
-
Debut Langsung Juara! Luca Chevalier Buktikan Depak Donnarumma Keputusan Tepat
-
Lucas Chevalier, Kiper Bergaya Playmaker yang Antar PSG Juara Piala Super Eropa
-
Inigo Martinez Pilih Uang Besar daripada Treble Bersama Barcelona
-
Alvaro Morata Resmi Gabung Como: Siap Hancurkan Pertahanan Serie A
-
Nilai Transfer Rp875 Miliar, Ramsey Jadi Investasi Besar Newcastle United
-
Luis Enrique: PSG Tidak Pantas Kalahkan Tottenham
-
Napoli Taklukkan Olympiakos, Conte Kirim Sinyal Kesiapan Jelang Serie A
-
Muda dan Berbakat, Giovanni Leoni Jadi Target Transfer Panas Liverpool
-
Mbappe Bersinar, Real Madrid Hajar WSG Tirol 4-0 Tutup Pramusim