bolatimes.com - Terlepas dari namanya yang santer dikabarkan menjadi pelatih anyar Manchester United, sosok Zinedine Zidane ternyata memiliki istri yang sangat menjunjung tinggi toleransi beragama.
Zinedine Zidane bersaing dengan Mauricio Pochettino untuk kursi kepelatihan Manchester United, namun eks manajer Real Madrid terhalang restu sang istri.
Sontak semua penggemar Manchester United tertuju kepada Mauricio Pochettino dari sebelumnya mengharapkan Zinedine Zidane.
Usut punya usut, Zidane terhalang restu dari sang istri, Veronique yang dikabarkan tak setuju dengan rencana memulai kehidupan bari di Manchester, Inggris.
Dilaporkan Marca, Veronique selaku istri Zidane disebut tak mengizinkan suaminya menerima pinangan Manchester United sebagai manajer tim.
Perempuan berusia 50 tahun itu tak setuju dengan ide tinggal di Manchester, sementara Zidane masih menganggur usai mengakhiri kerja sama dengan Real Madrid di 2020 lalu.
"Veronique lebih senang Zidane mengambil waktu istirahat lebih lama dari dunia kepelatihan dan mencari pekerjaan di tempat lain," bunyi laporan Marca.
Bukan tanpa alasan mengapa suara Veronique sangat berpengaruh pada kelanjutan karier Zidane, hubungan mereka sudah berada di tahap yang serius saat usia belia.
Zidane dan Veronique menikah pada 28 Mei 1994 lewat upacara pernikahan sakral yang digelar di Bordeaux, setelah menjalin hubungan asmara saat masih berusia 17 tahun.
Memiliki nama lengkap Veronique Fernandez Lentisco, lahir pada 19 November 1971 dan berkebangsaan Prancis meskipun latar belakang keluarga Spanyol.
Orang tua Veronique, Antonio Fernandez Lentisco dan Ana Ramorez Martinez berasal dari Andalusia, Spanyol.
Veronique diketahui beragama kristen, sementara Zidane selama ini diakui memeluk Islam, namun keduanya sangat menjunjung tinggi toleransi.
Istri Zidane juga dikenal sebagai sosok yang religius, dan hal itu terlihat dari empat nama anaknya yang semuanya diambil berdasarkan alkitab.
Keempat nama anak Zidane itu, Enzo Alan Zidane Fernandez, Luca Zinedine Zidane Fernandez, Theo Zidane Fernandez, dan Elyaz Zidane Fernandez.
Dilansir dari The Sun, Enzo menjadi nama yang biasa diberikan dalam tradisi Kristen Italia dengan artinya sang penguasa, Luca diambil dari penginjil di kitab pernjanjian baru, Lukas.
Sementara Theo merupakan alias dari Theophilus atau berarti Tuhan dan terakhir Elyaz, dalam bahasa Ibrani bermakna Tuhan yang artinya Allahku.
Terpopuler
-
Penyelamatan Gemilang Maarten Paes Raih Pujian dari Ajax Amsterdam
-
Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
-
Calvin Verdonk Cetak Sejarah Baru Dalam Skuad Liga Champions Eropa
-
Alasan Mees Hilgers Belum Diturunkan SC Heerenveen di Eredivisie
-
Piala Dunia Wanita 2035 Jadi Fokus Utama Pembinaan MLSC di Semarang
Terkini
-
Local Media Community: Masukan untuk Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
Laba Bersih DIGI Melonjak 45,1 Persen, Arkadia Digital Media Perkuat Bisnis AI dan Jaga Fundamental Keuangan
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen pada 2025, Sentuh Rp1,76 Miliar
-
8 Cara Menyiapkan Dana Darurat dengan Tepat untuk Kestabilan Keuangan
-
6 Tips Agar Perjalanan Mudik Lebih Nyaman saat Naik Pesawat