Sabtu, 23 November 2019
Rauhanda Riyantama | Muhammad Ilham Baktora : Senin, 07 Oktober 2019 | 16:00 WIB

Bolatimes.com - Kekalahan Manchester United atas Newcastle United pada gelaran Liga Primer Inggris 2019/20 dinilai cukup mengecewakan. Tak hanya suporter Setan Merah yang kecewa, mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Muhammad Said Didu ikut melontarkan kekecewannya. Bahkan, pria yang sempat menjabat sebagai Staff Khusus Menteri ESDM ini meminta klub tersebut dibubarkan.

Alih-alih meraih tiga poin penuh di laga tandang, skuat asuhan Ole Gunnar Solskjaer malah kembali terpeleset. Berlaga di Stadion St James Park, Minggu (6/10/2019) malam WIB, Setan Merah harus tertunduk lesu usai kalah dengan skor 1-0. Sebelumnya Marcus Rashford dan kawan-kawan menerima hasil yang sama saat laga tandang menghadapi West Ham. Manchester United digasak dengan skor 2-0.

Gagal merengkuh hasil manis, Setan Merah ramai menjadi perbincangan di jejaring sosial, salah satunya di Twitter. Setelah muncul tagar #OleOut, sejumlah netizen hingga orang tersohor di Indonesia angkat suara atas tumbangnya Manchester United. Yakni, Muhammad Said Didu, mantan Sekretaris Kementerian BUMN ini melayangkan reaksi konyol di Twitter miliknya. Bahkan dia mengajak orang-orang penting di Indonesia untuk melakukan rapat darurat mengusulkan agar klub yang sempat berjaya di era 2000-an tersebut dibubarkan.

Tangkapan layar tweet Mantan Staff Khusus Menteri ESDM, M Said Didu atas kekalahan Manchester United oleh Newcastle pada gelaran Liga Primer Inggris 2019/20, Minggu (6/10/2019). (Twitter/@msaid_didu)

"MU...makin usang," tulis akun @Supri88134250.

"Membaca ini rasanya aku ingin berkata kaisar," celetuk akun @tm_haris.

"Jangan lupa pak, gelar liga terbanyak masih milik MU. Kalo sama City mah jauh kemana-mana. Jadi yang malu-maluin Kota Mancheseter yah.. Gitulah. Maaf pak atas faktanya," ungkap akun @PriaPriangan.

Terpisah, Setan Merah harus terjun ke peringkat 12 pada klasemen sementara Liga Primer Inggris 2019/20. Manchester United hanya mengoleksi sembilan poin dari delapan laga yang telah mereka lakoni. Selanjutnya Solskjaer dan kolega bakal menjamu Liverpool di kompetisi yang sama pada 20 Oktober mendatang.