hitekno.com - Ketika Ryan Giggs memilih jalan setia di jalur sepak bola dengan menjadi pelatih bagi Timnas Wales, tampaknya hal itu berbeda dengan yang diambil rekan setimnya di Manchester United (MU) dulu. Salah satu jajaran bintang Manchester United di era 90an, Jesper Blomqvist memilih untuk menekuni dunia kuliner. Yap, pemain yang pernah mengangkat trofi Champions itu kini jadi pedagang pizza.
Sayap kiri Manchester United di era Alex Ferguson ini pensiun pada 2010 lalu di usia 36 tahun lantaran cedera. Seusai itu ia memilih jalan lain. Tak seperti rekan-rekannya kebanyakan, Jesper memilih jalan berbisnis kuliner sebagai pedagang pizza.
Seperti dilansir dari The Sun, Jesper mendirikan gerai pizza di tempat asalnya, Lidigo, Swedia. Ia melakoni bisnisnya itu bersama rekannya Janne dan Blendi.
Tak sekadar menjalankan, Jesper juga terjun langsung untuk memasak dan meracik pizza lho.
''Jujur saja saya belum pernah bekerja sekeras ini di dalam hidup saya,'' terang mantan pemain yang sempat mempersembahkan treble winner untuk Manchester United (MU).
Mantan pemain yang sempat mengangkat trofi Champions itu sebetulnya pernah terjun sebagai komentator bola selayaknya yang dilakukan rekan-rekannya dahulu. Tetapi, ia kurang sreg hingga akhirnya menemukan jiwanya di bidang kuliner berdagang pizza.
Jesper mengungkapkan ketertarikannya di bidang makanan muncul kala masih memperkuat AC Milan.
''Ketika saya bermain di Italia untuk membela AC Milan dan Parma, minat saya di bidang makanan muncul,'' tuturnya.
''Bagi saya, makanan Italia adalah yang terbaik. Mereka memiliki minat dan hasrat untuk memasak, meski hanya satu satu jenis makanan untuk mengekspresikan diri. Tak harus banyak jenis makanan yang rumit,'' jelasnya.
Mengenai pizza yang paling disukai, dia punya selera tersendiri.
''Ada banyak jenis pizza, tapi saya suka Margherita. Ini yang paling sederhana,'' tambahnya.
Jesper sendiri memiliki cerita unik di skuat Manchester United. Pemain yang pernah memperkuat klub Swedia, IFK Goteborg itu sempat menolak pinangan Alex Ferguson, tak cuma sekali tapi dua kali.
Namun bersama skuat Setan Merah, Jesper kalah bersaing dengan Ryan Giggs hingga jarang diturunkan sebagai pilihan utama.
Meski begitu, Jesper tetaplah andalan untuk Manchester United. Ia setidaknya turut mengantarkan Manchester United meraih gelar Champions 1999 usai menundukkan Bayern Munchen di Camp Nou.
Turun sebagai pemain pengganti setelah Manchester United (MU) kehilangan Roy Keane dan Paul Scholes, Jesper berhasil menunjukkan kelasnya sebagai pemain sayap kiri nan berbahaya. Selama 67 menit bermain, ia seringkali merepotkan barisan belakang Bayern Munchen.
Tag
Terpopuler
-
Calvin Verdonk Cetak Sejarah Baru Dalam Skuad Liga Champions Eropa
-
Alasan Mees Hilgers Belum Diturunkan SC Heerenveen di Eredivisie
-
Piala Dunia Wanita 2035 Jadi Fokus Utama Pembinaan MLSC di Semarang
-
Dapat Klub Baru, Bagaimana Nasib Mees Hilgers di Timnas Indonesia?
-
Yoshimi Ogawa Ungkap Kenapa Wasit Asing Tak Lagi Rutin di Super League 2026/2027
Terkini
-
Local Media Community: Masukan untuk Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
Laba Bersih DIGI Melonjak 45,1 Persen, Arkadia Digital Media Perkuat Bisnis AI dan Jaga Fundamental Keuangan
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen pada 2025, Sentuh Rp1,76 Miliar
-
8 Cara Menyiapkan Dana Darurat dengan Tepat untuk Kestabilan Keuangan
-
6 Tips Agar Perjalanan Mudik Lebih Nyaman saat Naik Pesawat