hitekno.com - Pemain Naturalisasi Seharga Rp15,64 Miliar, Jordi Amat sudah pantas mengambil alih ban kapten Timnas Indonesia saat melawan Irak di kualifikasi Piala Dunia 2026.
Seperti yang telah diketahui, kapten Timnas Indonesia adalah bek kanan milik Jeonnam Dragons FC, Asnawi Mangkualam.
Namun, karena pertandingan melawan Irak adalah laga penting, maka suporter Timnas Indonesia menuntut Shin Tae Yong supaya menunjuk Jordi Amat sebagai kapten Timnas Indonesia.
Tak hanya karena pertandingan penting melawan Irak, ke depannya Timnas Indonesia bakal diisi oleh beberapa pemain Naturalisasi Baru, sehingga pemain Johor Darul takzim tersebut sudah pantas menjadi kapten Timnas Indonesia.
Beberapa pemain naturalisasi baru yang bakal bergabung ke Timnas Indonesia diantaranya adalah Jay Idzes, Nathan Tjoe-a-on, dan Justin Hubner.
"Tolong, untuk kapten kasih ke Jordi Amat Coach Shin Tae Yong," tulis akun @reza_pahlevi2233 dikutip dari laman komentar postingan Instagram fanbase Timnas Indonesia @futboll.indonesia.
"Jordi Amat wajib Kapten, big game player," tulis akun @muhammadrki.
"Karena ke depannya bakal banyak pemain Naturalisasi, udah saatnya Jordi Amat pegang ban Kapten," tulis akun @zein_adnan27.
Akankah Jordi Amat bakal mengenakan ban kapten Timnas Indonesia di pertandingan kontra Irak? Menarik untuk dinantikan.
Terpopuler
-
Dapat Klub Baru, Bagaimana Nasib Mees Hilgers di Timnas Indonesia?
-
Yoshimi Ogawa Ungkap Kenapa Wasit Asing Tak Lagi Rutin di Super League 2026/2027
-
Asal-Usul Tenis Lapangan, Sejaran dan Perkembangannya hingga Sampai di Indonesia
-
Local Media Community: Masukan untuk Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
Roberto Mancini Targetkan Dua Trofi Juara untuk Timnas Italia
Terkini
-
Dapat Klub Baru, Bagaimana Nasib Mees Hilgers di Timnas Indonesia?
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?
-
Persib Incar Awal Musim Sempurna: Juara Liga dan Tembus Asia
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?