hitekno.com - Keluarga pemain diaspora Chow-Yun Damanik merasa senang dengan pemanggilan dirinya yang mendapatkan panggilan ke Timnas Indonesia U-17.
Chow-Yun Damanik merupakan salah satu pemain diaspora yang bergabung bersama Garuda Asia selama TC di Jerman. Pemain berusia 16 tahun ini tampil menjanjikan.
Bahkan di laga pertamanya bersama timnas Indonesia U-17, pemuda 16 tahun yang bermain di klub Swiss FC Lausanne-Sport U-17 itu mencetak gol dari titik penalti.
Damanik mengungkapkan ia senang bisa berada di timnas Indonesia U-17. Terlebih orang tuanya bangga kepadanya yang dipanggil Bima Sakti.
Sebagai informasi, Chow Damanik adalah pemuda yang lahir dari ibu berdarah Batak dan ayah asal Togo-Pantai Gading.
"Halo nama saya Chow Yun Damanik. Saya sangat senang berada di sini bersama timnas Indonesia," ucapnya dalam wawancara di Instagram @timnas.indonesia.
"Saya sangat senang ketika panggilan masuk ke ponselku. Ayahku senang, ibuku menangis, nenekku juga (menangis) dan aku bangga ada di sini. Melihat lambang ini (Garuda) sangat luar biasa," tegasnya.
Chow Damanik menegaskan dirinya berharap bisa masuk dalam skuad Bima Sakti untuk Piala Dunia U-17 2023. Ia pun berhasrat membantu Garuda Asia lolos dari fase grup.
Adapun timnas Indonesia U-17 akan bertindak sebagai tuan rumah Piala Dunia U-17 2023 dan bakal bersaing melawan Ekuador, Panama, serta Maroko di fase grup.
Terpopuler
-
Asal-Usul Tenis Lapangan, Sejaran dan Perkembangannya hingga Sampai di Indonesia
-
Local Media Community: Masukan untuk Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
Roberto Mancini Targetkan Dua Trofi Juara untuk Timnas Italia
-
Mengintip Kekuatan Skuat Timor Leste Jelang Laga Kontra Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Laba Bersih DIGI Melonjak 45,1 Persen, Arkadia Digital Media Perkuat Bisnis AI dan Jaga Fundamental Keuangan
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?
-
Persib Incar Awal Musim Sempurna: Juara Liga dan Tembus Asia
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Markas Persija Disindir Mantan: Stadion Bagus, Tapi Rumput Tak Ada yang Urus