hitekno.com - Persib Bandung akhirnya kedatangan pelatih baru usai kepergian Luis Milla, Bojan Hodak yang terpilih berpotensi mengubah formasi dan strategi permainan.
Eks pelatih Johor Darul Ta'zim (JDT), Bojan Hodak menjadi pelatih anyar Persib Bandung menggantikan posisi yang ditinggalkan Luis Milla.
Persib Bandung meresmikan Bojan Hodak sebagai pelatih baru mereka pada Rabu (26/7/2023), didatangkan langsung dari Kroasia.
Perubahan formasi menjadi satu hal yang menarik diperhatikan, strategi peninggalan Luis Milla berakhir dengan kekalahan telak dari PSM Makassar.
Yaya Sunarya tak berkutik, sebagai caretaker pengganti Luis Milla kurang mampu dalam mengolah dan memaksimalkan peninggalan itu.
Sementara itu Bodak merupakan tipe pelatih yang sangat berbeda dari Milla, pengguna empat bek dengan dua striker di lini penyerangan.
Memakai sistem 4-4-2, deretan pemain yang ada bakal diolah Bodak dalam membangun Persib Bandung yang baru, lantas seperti apa? berikut di antaranya.
Teja Paku Alam (Kiper)
Pilihan utama Bojan Hodak untuk posisi kiper tentunya ada pada sosok Teja Paku Alam, meski gawangnya baru saja terbobol 4 gol.
Total hingga pekan ke-4, gawang Teja sudah terbobol sebanyak 10 kali namun tak membuat posisinya tidak tergantikan.
I Putu Gede, Nick Kuipers, Alberto Rodriguez, Daisuke Sato
Keempat pemain ini bakal mengisi posisi lini bertahan Persib, jika sebelumnya hanya menggunakan tiga pemain sebagai bek.
I Putu Gede diyakini bakal jadi bek kanan, Daisuke Sato sebagai bek kiri dan duo bek tengah diisi Nick Kuipers serta Alberto Rodriguez.
Ryan Kurnia, Marc Klok, Rachmat Irianto, Frets Butuan
Para gelandang dan pemain sayap Maung Bandung, Klok dan Irianto bakal berpadu sebagai pengendali lini tengah.
Sementara Ryan Kurnia bakal menelusuri wilayah dari sisi kanan, sementara sisi kiri bakal diisi Frets Butuan.
Ciro Alves dan David da Silva
Duo Brasil yang memang tak bisa digantikan kehadirannya untuk Persib Bandung, Ciro dan David merupakan penyerang andalan.
Hanya tinggal memilih siapa yang bakal jadi penyerang bayangan dan utama, atau keduanya secara bersamaan dijadikan sebagai penyerang utama.
Terpopuler
-
Dapat Klub Baru, Bagaimana Nasib Mees Hilgers di Timnas Indonesia?
-
Yoshimi Ogawa Ungkap Kenapa Wasit Asing Tak Lagi Rutin di Super League 2026/2027
-
Asal-Usul Tenis Lapangan, Sejaran dan Perkembangannya hingga Sampai di Indonesia
-
Local Media Community: Masukan untuk Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
Roberto Mancini Targetkan Dua Trofi Juara untuk Timnas Italia
Terkini
-
Dapat Klub Baru, Bagaimana Nasib Mees Hilgers di Timnas Indonesia?
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?
-
Persib Incar Awal Musim Sempurna: Juara Liga dan Tembus Asia
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?