Bolatimes.com - Tawaran naturalisasi bisa saja didapatkan Muhammad Rafli Mursalim jika mampu tampil konsisten bersama Nagaworld FC di Liga Kamboja.
Kondisi ini juga pernah dialami oleh pemain Indonesia lainnya saat merantau ke liga Asia Tenggara lainnya, yaitu Dedy Gusmawan.
Dedy sempat berkarier di liga tetangga Indonesia tepatnya pada 2015 saat diboyong oleh klub Myanmar, Zeyar Shwe Myay FC. Saat itu, ia diboyong dari Mitra Kukar.
Awalnya, Dedy Gusmawan cuma dikontrak setengah musim pada 2015. Karena manajemen merasa puas dengan kinerjanya, perpanjangan kontrak akhirnya diberikan.
Pada musim keduanya atau pada tahun 2016, Dedy Gusmawan yang selalu mendapat kesempatan bermain dan tampil konsisten mendapat tawaran naturalisasi.
Tawaran ini diberikan oleh petinggi Zeyar Shwe Myay FC yang merupakan salah satu pengurus Federasi Sepak Bola Myanmar (MFF).
Namun Dedy saat itu menolak tawaran tersebut, terlebih ia sudah pernah membela Timnas Indonesia. Ya, Dedy mencatatkan dua caps buat Timnas Indonesia pada 2014 dan 2016.
Aturan FIFA saat itu memang ketat menyoal pemain yang bisa pindah kewarganegaraan. Karena Dedy Gusmawan pernah membela Timnas Indonesia di level senior, maka ia tidak bisa pindah.
Berbeda dengan Rafli Mursalim, ia tidak pernah membela Timnas Indonesia di level senior. Rafli hanya pernah bermain untuk Timnas Indonesia U-19.
Jika Rafli mampu menunjukkan ketajamannya bersama Nagaworld FC, bukan tidak mungkin kisah Dedy Gusmawan yang ditawari naturalisasi oleh negara lain bakal terjadi.
Berita Terkait
-
Siapa Sulthan Zaky? Bek Muda PSM Makassar yang Berpetualang ke Liga Kamboja
-
PSSI Kecam Pemain Myanmar: Bisa Mematahkan Karier Orang!
-
Komentar Shin Tae-yong usai Sukses Kalahkan Myanmar, Mainkan 8 Debutan
-
Jadwal Lengkap Timnas Indonesia U-19 di Piala AFF U-19 2024
-
Ditaklukan Chonburi FC Lewat Adu Penalti, Persib Raih Runner Up, Pemain Minta Maaf
-
Mengenal Dua Pemain Naturalisasi Baru Timnas Kamboja, Salah Satunya Bintang Bali United
-
Lahir di Kamerun, Pemain Bali United Privat Mbarga Kok Bisa Dinaturalisasi Timnas Kamboja?
-
Asian Games 2022: 4 Negara ASEAN Tunjukkan Taring di Laga Perdana, Kompak Raih Kemenangan
-
Kualifikasi Piala Asia U-23: Performa Tak Terduga, Dua Negara 'Lemah' ASEAN Ini Berpotensi Bikin Kejutan Lolos
-
Hasil Kualifikasi Piala Asia U-23 Negara ASEAN: Indonesia Bantai China Taipei 9-0, Tetangga Jauh Dibantai 0-6
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Persija Hancurkan Persita 4-0: Allano Menggila, Jakmania Ubah JIS Jadi Neraka
-
Sho Yamamoto dan Kodai Tanaka: Samurai Solo yang Bikin MU Mati Gaya
-
Senyum Kecut Johnny Jansen Pasca Bali United Gagal Kalahkan Persik
-
Duel Persija vs Persita: Debutan Membludak, Gol Seret, dan Rekor Head-to-Head Ketat!
-
Persik Kediri Turunkan Harga Tiket, Suporter Langsung Merapat: Termurah Cuma Rp35 Ribu
-
Timnas Putri U-17 Indonesia Siap Tempur di Grup C Kualifikasi Piala Asia AFC 2026
-
Reuni Eks Persib! Dewa vs Malut United, Laga Pembuka Sarat Nostalgia
-
Persib Bandung Bidik Hattrick Gelar dengan Darah Muda di BRI Super League 2025