Bolatimes.com - Selama ini, Timnas Indonesia memang dikenal dengan warna kebesaran merah dan putih, sesuai dengan lambang negaranya. Beberapa tahun terakhir ini, muncul warna hijau yang melekat dalam jersey skuad Garuda.
Jika mengulas jejak sejarah warna hijau dalam jersey Timnas Indonesia, sebetulnya ada rentetan peristiwa historis yang panjang.
Merujuk pada akun Twitter resmi PSSI, dalam utas yang diberi tagar #SelasaTrivia itu, pihak federasi memberikan penjelasan mengenai sejarah warna hijau yang akhirnya melekat pada jersey Timnas Indonesia.
Untuk diketahui, warna hijau itu sebetulnya terinspirasi dari warna bendera PSSI yang didasarkan pada statuta PSSI Pasal 2 Ayat 6 yang berbunyi, “Bendera PSSI berwarna hijau dengan logo PSSI”.
Pemilihan warna hijau ini memang bukan serampangan dan tak dilakukan tanpa alasan. Pasalnya, warnai hijau dianggap merepresentasikan makna kesegaran, kesuburan, kedamaian, dan keseimbangan.
Selain itu pula, warna hijau juga diharapkan bisa menyelaraskan kekuatan dan keberanian pada warna merah, serta simbol kesucian dalam warna putih. Itulah sebabnya, warna hijau
diharapkan bisa memberikan energi positif bagi skuad Garuda.
Selain itu pula, warna hijau yang melekat dalam jersey Timnas Indonesia sebetulnya juga sudah digunakan oleh PSSI pertama kali pada medio 1950-an.
Momen itu bertepatan dengan penampilan impresif skuad Garuda yang hampir lolos ke ajang Piala Dunia 1958 di Swedia.
Setelah bertahun-tahun menghilang dari identitas jersey Timnas Indonesia, warna hijau akhirnya kembali diperkenalkan kepada publik pada medio 2007.
Saat itu, warna bersejarah ini kembali muncul dalam jersey yang digunakan oleh Timnas Indonesia pada ajang Piala Asia 2007.
Tag
Berita Terkait
-
Mees Hilgers Menghilang Saat FC Twente Digebuk Eliano Reijnders Dkk
-
Sassuolo: Dari Seluruh Keluarga Neroverde, Selamat Datang, Jay Idzes!
-
Justin Hubner: Saya Merasa Seperti Cristiano Ronaldo!
-
Jay Idzes Menuju Torino: Gaji Fantastis Menanti dan Rekor Sejarah Tercipta
-
Timnas Indonesia U-17 Siap Uji Nyali di Medan! Nova Arianto: Kami Sangat Butuh
-
Serie A Pangkas Gaji 25% Saat Degradasi: Nasib Jay Idzes di Venezia Terancam?
-
Timnas Indonesia U-17 Menuju Qatar: Piala Kemerdekaan 2025 Jadi Panggung untuk Eizar Jacob Cs
-
Son Heung-Min ke LAFC: Rekor Transfer MLS Pecah, Ancaman Baru Maarten Paes
-
Kebijakan Kontroversial FC Twente: Masa Depan Mees Hilgers Jadi Sorotan!
-
Masa Depan Jay Idzes Tergantung Kerja Davide Vagnati, Siapa Dia?
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Persija Hancurkan Persita 4-0: Allano Menggila, Jakmania Ubah JIS Jadi Neraka
-
Sho Yamamoto dan Kodai Tanaka: Samurai Solo yang Bikin MU Mati Gaya
-
Senyum Kecut Johnny Jansen Pasca Bali United Gagal Kalahkan Persik
-
Duel Persija vs Persita: Debutan Membludak, Gol Seret, dan Rekor Head-to-Head Ketat!
-
Persik Kediri Turunkan Harga Tiket, Suporter Langsung Merapat: Termurah Cuma Rp35 Ribu
-
Timnas Putri U-17 Indonesia Siap Tempur di Grup C Kualifikasi Piala Asia AFC 2026
-
Reuni Eks Persib! Dewa vs Malut United, Laga Pembuka Sarat Nostalgia
-
Persib Bandung Bidik Hattrick Gelar dengan Darah Muda di BRI Super League 2025