hitekno.com - Klub asal Georgia, FC Locomotive Tbilisi, tiba-tiba ramai menghiasi pemberitaan sepak bola dunia. Pasalnya, mereka mengajak sejumlah klub Liga 1 untuk uji coba.
Seperti yang diketahui, Liga 1 musim ini terpaksa dihentikan sementara setelah insiden di Stadion Kanjuruhan yang menewaskan lebih dari 130 orang.
Sempat tersiar kabar Liga 1 akan kembali bergulir pada pertengahan November, namun kabar ini sepertinya hanya akan menjadi angin lalu dan belum ada kepastian lebih lanjut.
Nah, kebetulan ada tim luar negeri yang menawarkan untuk melakukan uji coba dengan klub-klub Liga 1. Klub tersebut adalah Locomotive Tbilisi dari Georgia.
Klub-klub Liga 1 yang ditawari untuk melakukan uji coba oleh Locomotive Tbilisi ini adalah Bali United, Arema FC, PSIS Semarang, dan Persis Solo.
Akan tetapi, keempat tim tersebut belum menjawab undangan tersebut. Pihak Serdadu Tridatu –julukan Bali United- sendiri menjelaskan bahwa semua tim masih perlu waktu untuk menerimanya karena sedang menunggu kabar berlanjutnya Liga 1 2022/2023.
Lantas, siapa sih sebetulnya Locomotive Tbilisi ini? Berikut ulasan profilnya!
Profil Locomotive Tbilisi
Sejarah panjang Uni Soviet tidak terlepas dari lahirnya klub yang ada di Ibu Kota Tbilisi ini. Dari masyarakat olahraga sukarela lokomotiv, karena klub tersebut memiliki hubungan sangat kuat dengan Georgian Railways.
Kini Locomotive Tbilisi menjadi bagian dari Locomotive Voluntary Sports Society, berdiri pada 14 Agustus 1936. Karena begitu erat dengan kereta, klub ini sampai punya julukan Railroaders.
Pertama kali meraih gelar juara di Liga Georgia pada 1937, hingga memberi izin untuk berpartisipasi di Liga Top Uni Soviet. Sempat terdegradasi sebelum akhirnya didiskualifikasi dari turnamen pada 1940, hingga Uni Soviet runtuh.
Setelah Uni Soviet runtuh dan terpecah, Locomotive Tbilisi menjadi member tetap dari Erovnuli Liga atau Liga Utama Georgia.
Namun selama perjalanan mereka di Liga Georgia, Locomotive Tbilisi tidak pernah berhasil menjadi juara. Mereka cuma dua kali menjadi runner-up di dua musim beruntun yaitu 2000/01 dan 2001/02.
Meski begitu, Locomotive Tbilisi tetap punya prestasi. Mereka tercatat pernah menjadi kampiun dari Piala Georgia sebanyak tiga kali, masing-masing di musim 2000, 2002, dan 2005.
Sementara di level kompetisi antarklub Eropa, Locomotive Tbilisi selalu terhenti di babak kualifikasi. Langkah terjauh mereka adalah masuk ke babak ketiga kualifikasi Liga Europa 2020/21.
Tag
Terpopuler
-
Local Media Community: Masukan untuk Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
Roberto Mancini Targetkan Dua Trofi Juara untuk Timnas Italia
-
Mengintip Kekuatan Skuat Timor Leste Jelang Laga Kontra Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Laba Bersih DIGI Melonjak 45,1 Persen, Arkadia Digital Media Perkuat Bisnis AI dan Jaga Fundamental Keuangan
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen pada 2025, Sentuh Rp1,76 Miliar
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?
-
Persib Incar Awal Musim Sempurna: Juara Liga dan Tembus Asia
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Markas Persija Disindir Mantan: Stadion Bagus, Tapi Rumput Tak Ada yang Urus