Rabu, 07 Desember 2022
Irwan Febri Rialdi : Kamis, 08 September 2022 | 17:06 WIB

Aktifkan Notifikasimu

Jadilah yang pertama menerima update berita penting dan informasi menarik lainnya.

Bolatimes.com - Terungkap sudah dua pemain Belanda yang sudah bersedia membela Timnas Indonesia U-20 di Piala Dunia U-20 2023. Kedua pemain itu adalah Ivar Jenner (Utrecht U-21) dan Justin Hubner (Wolves U-21).

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan alias Iwan Bule, mengungkapkan Indonesia berencana memakai tujuh pemain keturunan yang saat ini berada di luar negeri untuk mengarungi Piala Dunia U-20 2023, berdasarkan permintaan pelatih Shin Tae-yong.

Pria yang disapa Iwan Bule itu mengaku sudah menyampaikan rencana tersebut kepada Presiden Joko Widodo saat mengikuti rapat kabinet terbatas terkait perkembangan persiapan penyelenggaraan Piala Dunia U-20 2023 di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis.

"Kami melaporkan rencana yang diminta oleh pelatih. Ada tujuh pemain yang mungkin akan kita pakai, semuanya berasal dari Belanda," katanya dalam keterangan pers selepas rapat.

"Dua nama sudah pasti, lima lainnya sedang kita jajaki. Tidak ada masalah karena ini permintaan dari pihak pelatih ya," ujar Iwan Bule.

Dua pemain yang sudah bersedia membela Indonesia adalah gelandang Ivar Jenner yang saat ini terdaftar sebagai pemain level U-21 klub Belanda FC Utrecht dan bek tengah klub Inggris Wolverhampton U-21 Justin Hubner. Keduanya saat ini berusia 18 tahun.

Untuk lima pemain lainnya yang masih dijajaki, Iwan Bule belum berkenan mengungkapkan tapi memastikan  pihaknya terus berkomunikasi rutin dengan yang bersangkutan sekaligus orang tuanya.

"Karena ini kan tetap harus ada izin orang tua, mereka masih kecil-kecil. Tapi yang jelas ada darah keturunan dan semoga saja mau," kata dia.

Sebelumnya ada tiga pemain keturunan Indonesia dari Belanda yang yang ikut latihan Timnas Indonesia U-19, yakni Kai Boham, Jim Croque, dan Max Christoffel. Akan tetapi Shin menilai performa ketiganya belum layak.

(Antara)

BACA SELANJUTNYA

Foto Bareng Jordi Amat dan Sandy Walsh, Nova Arianto Beri Wejangan Berkelas