hitekno.com - Persija Jakarta harus siap-siap menghadapi kenyataan pahit di musim depan apabila terbukti menunggak gaji salah satu pemain asingnya, Marko Simic.
Sebab, Persija Jakarta terancam hukuman pengurangan sembilan poin apabila benar-benar tak memenuhi kewajibannya untuk membayar gaji Marko Simic.
Kasus ini pertama kali mencuat setelah Marko Simic mengumumkan bahwa kontraknya bersama Persija Jakarta telah diakhiri secara sepihak.
Pasalnya, bomber asal Kroasia itu mengaku bahwa dirinya sama sekali tak menerima gaji dari Macan Kemayoran selama satu tahun terakhir.
Marko Simic pun mencoba menagih janji pihak manajemen soal pembayaran gajinya. Namun, manajemen Persija tak menanggapinya secara serius.
Kondisi semacam ini jelas merugikan serta mengecewakan bagi striker berusia 34 tahun itu. Pasalnya, ia sudah membantu Persija Jakarta selama empat setengah musim terakhir.
Sejumlah prestasi juga sudah dipersembahkan Marko Simic untuk klub asal Ibu Kota Tersebut. Akan tetapi, ia merasa bahwa jasanya justru tak dihargai oleh Persija.
“Setelah berbulan-bulan janji tidak ditepati dan dibangkucadangkan hanya karena saya menagih hak. Saya pikir kini saya perlu melangkah,” tulis Marko Simic lewat pernyataan resminya, Selasa (26/4/2022).
“Saya perlu melakukan yang terbaik untuk diri saya dan yang berhak saya dapatkan. Beberapa orang telah membahayakan karier saya dan hal ini tak akan pernah bisa saya terima,” lanjutnya.
Sampai saat ini, belum ada pernyataan atau tanggapan resmi yang disampaikan Persija Jakarta untuk merespons suara Marko Simic.
Baca Juga
Namun, apabila nantinya terbukti benar menunggak gaji, maka Persija Jakarta harus siap menerima sanksi tegas dari federasi. Pasalnya, ada sejumlah kasus yang patut menjadi pelajaran.
Pertama, PSIM Yogyakarta sempat terjerat kasus serupa pada 2018 silam. Manajemen tim berjulukan Laskar Mataram itu terbukti menunggak gaji pemain pada musim 2013.
Akhirnya, PSIM Yogyakarta pun mendapat hukuman pengurangan sembilan poin dan dilarang mendaftarkan pemain baru.
Kasus serupa juga pernah menyeret PSM Makassar. Pada medio Juli 2021, PSM Makassar mendapat sanksi larangan mendaftarkan pemain jelang bergulirnya Liga 1 2021-2022.
Sebab, pada Agustus 2021, PSM Makassar belum melunasi gaji pemainnya yang masih tertunggak.
Kontributor: Muh Adif Setiawan
Terpopuler
-
Local Media Community: Masukan untuk Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
Roberto Mancini Targetkan Dua Trofi Juara untuk Timnas Italia
-
Mengintip Kekuatan Skuat Timor Leste Jelang Laga Kontra Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Laba Bersih DIGI Melonjak 45,1 Persen, Arkadia Digital Media Perkuat Bisnis AI dan Jaga Fundamental Keuangan
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen pada 2025, Sentuh Rp1,76 Miliar
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?
-
Persib Incar Awal Musim Sempurna: Juara Liga dan Tembus Asia
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Markas Persija Disindir Mantan: Stadion Bagus, Tapi Rumput Tak Ada yang Urus