hitekno.com - Egy Maulana Vikri termasuk salah satu dari 30 nama pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2020. Namun, Egy Maulana Vikri dipastikan absen membela Timnas di babak fase grup.
Hal itu diungkapkan oleh Sekjen PSSI Yunus Nusi, yang mengatakan Egy Maulana Vikri tak mendapat restu dari klubnya FK Senica, membela Timnas Indonesia sejak awal Piala AFF 2020.
Alasannya, pemain kelahiran Medan tersebut dibutuhkan klub untuk mengarungi Liga Slovakia. Egy Maulana Vikri baru bisa ke Timnas saat Liga Slovakia libir.
Artinya, dia diizinkan bergabung dengan Skuad Garuda saat Piala AFF 2020 memasuki fase knock-out asalkan Skuad Garuda lolos ke semifinal.
Jika melihat jadwal, pertandingan terakhir FK Senica sebelum libur paruh musim berlangsung pada 18 Desember 2021.
Itu berarti, sang pemain baru bisa meninggalkan klub sehari setelahnya alias bersamaan dengan laga pamungkas Grup B Timnas Indonesia kontra Malaysia.
Egy tentu berharap skuad Garuda bisa lolos ke semifinal tanpa ada dirinya. Adapun babak empat besar itu bakal dimainkan pada 27-28 Desember mendatang.
"Egy Maulana Vikri baru dilepas FK Senica ke Piala AFF saat Liga Slovakia libur," kata Yunus Nusi saat dihubungi oleh awak media, Kamis (2/12/2021).
Hanya saja, tim Merah Putih harus berjuang keras di babak Grup B. Pasalnya, Timnas Indonesia tergabung bersama lawan kuat yakni Vietnam, Malaysia, Kamboja, dan Laos.
Timnas Indonesia lebih dahulu akan melawan Kamboja pada 9 Desember. Kemudian bersua dengan Laos tiga hari setelahnya, lalu Vietnam pada 15 Desember 2021.
Laga Timnas Indonesia di Grup B ditutup dengan duel melawan Malaysia pada 19 Desember mendatang.
Piala AFF 2020 akan bergulir mulai 5 Desember 2021 hingga 1 Januari 2022 mendatang. Babak penyisihan grup bergulir pada 5-19 Desember, sementara fase knock-out dimulai dari 27 Desember 2021 hingga 1 Januari 2022.
(Suara.com/Adie Prasetyo)
Terpopuler
-
Piala Dunia Wanita 2035 Jadi Fokus Utama Pembinaan MLSC di Semarang
-
Dapat Klub Baru, Bagaimana Nasib Mees Hilgers di Timnas Indonesia?
-
Yoshimi Ogawa Ungkap Kenapa Wasit Asing Tak Lagi Rutin di Super League 2026/2027
-
Asal-Usul Tenis Lapangan, Sejaran dan Perkembangannya hingga Sampai di Indonesia
-
Local Media Community: Masukan untuk Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
Terkini
-
Dapat Klub Baru, Bagaimana Nasib Mees Hilgers di Timnas Indonesia?
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?
-
Persib Incar Awal Musim Sempurna: Juara Liga dan Tembus Asia
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?