hitekno.com - Timnas Indonesia senior akan melakoni pemusatan latihan (TC) yang rencana akan digelar pada 23 Juli-8 Agustus 2020 di Stadion Madya, Senayan, Jakarta.
Belum ada nama-nama resmi yang diumumkan oleh PSSI. Namun, dalam cuitan media khusus Arema FC, yakni Ongisnade, ada lima pemain skuat Singo Edan yang mendapat panggilan tersebut.
Kelima nama tersebut adalah Bagas Adi Nugroho, Johan Ahmad Farizi, M. Rafli, Hendro Siswanto, dan Kushedya Hari Yudo.
"Bagas, Alfarizi, Hendro, Rafli dan Yudo dipanggil Timnas Indonesia senior untuk persiapan kualifikasi Piala Dunia. Mereka akan mulai melakoni latihan tanggal 23 juli-8 Agustus," tulis Ongisdane.
Dari kelima nama di atas, Kushedya Hari Yudo menjadi nama yang mencuri perhatian. Sebab, ini adalah kali pertama dirinya mendapat panggilan tim nasional. Sebelumnya, ia tidak pernah membela Garuda di kategori kelompok usia.
Sehingga pemanggilan tersebut tentu akan sangat istimewa baginya. Bagi Timnas Indonesia, kehadiran eks striker PSS Sleman itu akan membuat lini depan skuat Garuda semakin segar.
Timnas Indonesia masih memiliki tiga pertandingan sisa di Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022, yakni menghadapi Thailand, Uni Emirat Arab, dan Vietnam. Setelah itu, tak berselang lama, tim Merah-Putih harus berjuang di Piala AFF 2020.
Terpopuler
-
Dapat Klub Baru, Bagaimana Nasib Mees Hilgers di Timnas Indonesia?
-
Yoshimi Ogawa Ungkap Kenapa Wasit Asing Tak Lagi Rutin di Super League 2026/2027
-
Asal-Usul Tenis Lapangan, Sejaran dan Perkembangannya hingga Sampai di Indonesia
-
Local Media Community: Masukan untuk Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
Roberto Mancini Targetkan Dua Trofi Juara untuk Timnas Italia
Terkini
-
Dapat Klub Baru, Bagaimana Nasib Mees Hilgers di Timnas Indonesia?
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?
-
Persib Incar Awal Musim Sempurna: Juara Liga dan Tembus Asia
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?