Selasa, 10 Desember 2019
Rauhanda Riyantama : Selasa, 29 Oktober 2019 | 22:00 WIB

Bolatimes.com - Plt Ketua Umum PSSI, Iwan Budianto, mengemukakan bahwa FIFA akan memilih langsung stadion-stadion yang akan digunakan untuk venue Piala Dunia U-20 2021. Dari 10 stadion yang disiapkan oleh PSSI, nantinya hanya akan ada enam yang dipakai.

Federasi Sepak Bola Dunia akan memilih sesuai dengan aturan yang berlaku. Salah satunya adalah yang memiliki lima lapangan latihan di sekitar stadion-stadion tersebut.

Sepuluh stadion yang dipilih oleh Indonesia adalah Gelora Bung Karno (Jakarta), Wibawa Mukti (Cikarang), Pakansari (Bogor), Patriot Candrabhaga (Bekasi), Mandala Krida (Yogyakarta) Manahan (Solo), Jakabaring (Palembang), Si Jalak Harupat (Bandung), Gelora Bung Tomo (Surabaya), dan I Wayan Dipta (Bali).

"Jadi masalah stadion kami berikan pilihan ke FIFA untuk dipilih, nanti FIFA milih enam dari 10 stadion itu. Stadion Papua (Bankit) masih dalam proses, ketika mereka (FIFA) inspeksi ke Indonesia. Kami tak berani mengajak berspekulasi sudah selesai pada 2021," kata Iwan saat ditemui di Kemenpora, Selasa (29/10/2019).

"Tapi ketika mereka melakukan inspeksi, ada 10 stadion yang fisik sudah jadi. Mereka bertanya, minimal (ada) 5 lapangan latihan di sekeliling stadion dengan kualitas rumput yang sama dengan stadionnya," Iwan menambahkan.

Ketua Organizing Comitte Piala Indonesia Iwan Budianto saat ditemui di acara pembukaan Piala Indonesia. (Suara.com/Adie Prasetyo Nugraha)

Lebih lanjut, sekretaris jenderal PSSI, Ratu Tisha Destria menyebutkan bahwa stadion yang dipilih oleh FIFA harus sudah digunakan sebagai ajang internasional seperti FIFA matchday.

"Satu syarat juga, stadion tersebut pernah menggelar pertandingan FIFA international friendly match. Piala Dunia U-20 ini beda dengan Piala Dunia senior," ujar Tisha.

"Kalau Piala Dunia senior memang ada beberapa stadion yang (baru) selesai pun bisa. Kalau Piala Dunia junior ini berbeda," tambahnya.

Iwan Budianto menambahkan kalau penunjukkan stadion akan dilakukan usai FIFA malakukan inspeksi kedua. Rencananya, FIFA akan kembali datang pada pertengahan November 2019.

"Pertengahan November FIFA akan datang lagi, untuk inspeksi kedua. Baru kita bicara, daripada kita spekulasi," pungkas pria yang akrab disapa IB itu.