Bolatimes.com - Komisi Disiplin Persatuan Sepak Bola Indonesia (Komdis PSSI) menjatuhi hukuman berat terhadap tujuh pemain Persiwa Wamena akibat insiden pengeroyokan wasit pada laga pekan ke-16 Liga 2.
Insiden tersebut terjadi saat pertandingan antara Persegres Gresik United vs Persiwa Wamena di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Sabtu, (15/9/2018) sore WIB.
Kerusuhan dimulai saat wasit Abdul Razak menunjuk titik putih untuk Persegres setelah pemain Persegres, David Faristian dijatuhkan oleh pemain Persiwa, Ryan Ardiansyah saat kedudukan imbang 1-1 pada menit ke-77.
Tak terima mendengar peluit wasit berbunyi, para pemain tim berjulukan Badai Pengunungan Tengah tanpa basa-basi ini langsung mengejar dan memukul wasit Abdul Razak hingga terjatuh.
Salah satu pemain yang memukul terlebih dahulu adalah Aldo Claudio. Pukulan itu diikuti oleh tendangan dan pukulan lain oleh pemain Persiwa lainnya.
Wasit Abdul Razak langsung berdiri dan berlari menyelamatkan diri ke arah ruang ganti, pihak keamanan juga langsung sigap mengamankan beberapa pemain yang masih terus mengejar Abdul Razak.
Kejadian ini menjadi sorotan Komdis PSSI pada rapat mereka tanggal 22 September 2018, hasilnya komdis memutuskan tujuh pemain dijatuhi hukuman berat berupa larangan bermain di lingkungan PSSI.
Kapten Persiwa Wamena, Aldo Claudio yang melakukan pemukulan pertama kali dijatuhi hukuman paling berat yakni dilarang beraktifitas sepakbola di lingkungan PSSI seumur hidup. Claudio dinilai telah Mendorong, Memukul dan menendang wasit.
Empat pemain Persiwa Wamena lain atas nama Abdul Haris Tuakia, Andreas C. Ado, Darus Ruspandi, dan Adek Edo Kurnia C dijatuhi sanksi larangan beraktifitas sepakbola di lingkungan PSSI selama 12 bulan.
Sementara dua pemain sisanya atas nama Hobert Robert E dan Riyan Ardiansyah dijatuhi sanksi larangan beraktifitas sepakbola di lingkungan PSSI selama 6 bulan.
Klub berjulukan Badai Pegunungan itu juga dijatuhi hukuman denda uang senilai Rp 50 juta akibat kejadian itu. Tak berhenti samapi disitu, Persiwa Wamena juga didenda Rp 25 juta karena dinilai sudah melakukan pelemparan ke arah bench lawan saat pertandingan lain antara Persiwa vs PS. Mojokerto Putra, Senin (10/9/2018).
Tag
Berita Terkait
-
Wasit Thailand Sivakorn Pu-Udom Kembali Jadi Wasit VAR Laga Timnas Indonesia U-23, Erick Thohir Lapor ke FIFA?
-
Bhayangkara FC Depak Mario Gomez Jelang Lawan Madura United
-
Terlibat Match Fixing, PSS Sleman dan Madura United Terancam Degradasi, Begini Komentar Erick Thohir
-
Termasuk Frets Butuan, Tiga Mantan Pemain Persib Jumpa Sebagai Lawan di Singaperbangsa: Saling Jegal Hingga Tukar Jersey
-
Wasit Jepang Futoshi Nakamura dan Yusuke Araki Kembali Bertugas di Liga 1, Tuan Rumah Dirugikan
-
Sama-sama Pernah Berjersey Persib, Dua Pemain Ini Cetak Gol Bantu Persiraja Menang Telak
-
Mengejutkan! Laga Persib Bandung Lawan Persik Kediri di GBLA Dipimpin Wasit Asal Jepang
-
Fantastis!, PT LIB Realisasikan Video Assistant Referee (VAR) Februari Tahun Depan, Harganya Capai Rp100 Miliar
-
Dipimpin Gideon Dapaherang, Persib Belum Pernah Menang
-
Striker Timnas Indonesia Minta PSSI untuk Naturalisasi Wasit, Kenapa?
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Persija Hancurkan Persita 4-0: Allano Menggila, Jakmania Ubah JIS Jadi Neraka
-
Sho Yamamoto dan Kodai Tanaka: Samurai Solo yang Bikin MU Mati Gaya
-
Senyum Kecut Johnny Jansen Pasca Bali United Gagal Kalahkan Persik
-
Duel Persija vs Persita: Debutan Membludak, Gol Seret, dan Rekor Head-to-Head Ketat!
-
Persik Kediri Turunkan Harga Tiket, Suporter Langsung Merapat: Termurah Cuma Rp35 Ribu
-
Timnas Putri U-17 Indonesia Siap Tempur di Grup C Kualifikasi Piala Asia AFC 2026
-
Reuni Eks Persib! Dewa vs Malut United, Laga Pembuka Sarat Nostalgia
-
Persib Bandung Bidik Hattrick Gelar dengan Darah Muda di BRI Super League 2025