Bolatimes.com - Timnas Malaysia membuat kejutan dengan berhasil mengalahkan Turkmenistan di agenda FIFA Matchday 2023, yang membuat ranking tim berjuluk Harimau Malaya itu bisa meningkat drastis.
Layaknya negara-negara lainnya, Malaysia bersama pelatihnya, Kim Pan-gon, memanfaatkan jeda internasional untuk bertanding melawan negara lainnya.
Timnas Malaysia pun kemudian dipastikan bertanding melawan dua negara, yakni Turkmenistan (23/3) dan Hong Kong (28/3) untuk FIFA Matchday di bulan Maret 2023 ini.
Laga pertama di FIFA Matchday pun telah dilakoni oleh Malaysia, di mana Dion Cools dkk berhasil meraih kemenangan atas Turkmenistan dengan skor 1-0.
Kemenangan Malaysia atas Turkmenistan itu didapat lewat gol tunggal Akhyar Rasyid yang mencetak golnya lewat aksi individu menawan di babak pertama.
Gol tunggal itu kemudian bertahan hingga akhir pertandingan, yang membuat Malaysia berhasil menang atas tim peringkat ke-135 itu.
Kemenangan itu pun membuat Malaysia yang ada di peringkat 145 itu pun mendapat tambahan poin yang signifikan, yakni +5,27 poin.
Raihan poin tersebut membuat Malaysia mengumpulkan 1077,26 poin dan bisa naik ke peringkat 140 FIFA, menggusur Burundi yang akan menjadi lawan Timnas Indonesia.
Posisi Malaysia ini sejatinya masih bisa naik, andai nantinya rival Timnas Indonesia itu bisa menang di laga melawan Hong Kong yang jadi laga terakhirnya di FIFA Matchday Maret 2023.
Andai berhasil menang atas Hong Kong, Malaysia akan mendapat tambahan +4,9 poin yang membuat poin mereka menjadi 1082,16 poin.
Baca Juga
Total 1082,16 poin itu akan membuat posisi Malaysia di ranking FIFA pun kembali merangkak naik, yakni naik posisi ke-139 FIFA melewati Suriname.
Hal ini pun akan membuat Malaysia meninggalkan Timnas Indonesia di ranking FIFA, dengan perbedaan hampir sebanyak 12 peringkat.
Alhasil, Timnas Indonesia bisa menjadikan raihan yang didapat Malaysia di FIFA Matchday Maret 2023 ini sebagai motivasi untuk bisa meraih kemenangan melawan Burundi.
Selain itu, ranking yang terpaut jauh dari Malaysia pun bisa menjadi motivasi berlebih agar Timnas Indonesia bisa memanfaatkan setiap laga internasional agar ranking FIFA nya naik drastis dan tak makin tertinggal dari rivalnya itu.
Berita Terkait
-
Ranking FIFA: Malaysia Naik Enam Peringkat, Indonesia Masih Unggul Jauh
-
Peter Cklamovski Jadi Pelatih Baru Timnas Malaysia, Target 100 Besar Dunia
-
Ranking FIFA Terbaru Timnas Indonesia, Selangkah Lagi Pecahkan Rekor Peringkat pada 2011
-
Bukan Timnas Indonesia Top Ranking FIFA di ASEAN, Negara Ini yang Sanggup Menggeser Vietnam
-
Ranking FIFA: 7 Negara Ini Bisa Digusur Timnas Indonesia jika Kalahkan Irak di Kualifikasi Piala Dunia 2026
-
Ranking FIFA Terbaru Timnas Indonesia, Meroket Naik ke Posisi 145 Dunia
-
Ranking FIFA Timnas Indonesia jika Kalahkan Brunei, Gusur Negara Afrika tapi Dibayangi Hong Kong
-
Termasuk Suriname, 4 Negara Ini Disalip Timnas Indonesia jika Dua Kali Kalahkan Brunei Darussalam
-
Jadwal Negara ASEAN di FIFA Matchday Oktober: Indonesia Lawan Brunei, Vietnam Hadapi Korsel, Thailand ke Eropa
-
Keisuke Honda Latih Timnas Indonesia U-23? FAM Buka Suara
Terkini
-
Rahasia Gaji Ronaldinho di Barca Legends Dibongkar Eks Rekan Patrick Kluivert
-
Pesta Gol di Allianz Arena! Bayern Munich Bungkam Tottenham, Harry Kane Permalukan Mantan
-
Ronald Koeman Raih Penghargaan Tertinggi Eredivisie, Patrick Kluivert Gak Dapat?
-
Eks Pelatih FC Twente dan Pemain Keturunan Ditahan Kasus Pelecehan Seksual
-
Air Mata Jose Mourinho untuk Jorge Costa
-
Son Heung-Min ke LAFC: Rekor Transfer MLS Pecah, Ancaman Baru Maarten Paes
-
Kevin Diks Pemimpin Baru Gladbach? Hattrick Trofi dan Penalti Dingin Curi Perhatian
-
Geger! Bodyguard Messi, Yassine Cheuko Kena Banned Gegara Insiden Panas
-
Detik-detik Lionel Messi Terkapar, Pelatih Inter Miami Ungkap Kondisi La Pulga
-
Pantas Diganti Shin Tae-yong! Laga Terakhir Lawan Suwon FC, Kim Pan Gon Gagal Bawa Ulsan Menang