Bolatimes.com - Manchester United hancur lebur oleh Liverpool saat kedua tim bertemu pada lanjutan laga Liga Inggris 2022/23, Minggu (5/3/2023) malam WIB.
Tak tanggung-tanggung, The Reds berhasil mencukur tamunya di Anfield dengan skor telak 7-0. Gol-gol Liverpool dicetak oleh dua gol dari Gakpo, Darwin Nunez, Mohamed Salah, dan satu gol Roberto Firmino.
Kekalahan ini melahirkan sederet catatan buruk buat Man United. Ini menjadi kekalahan terbesar United di semua ajang sejak 1931 silam.
Menurut Opta, kekalahan itu melebihi kekalahan terbesar MU sebelumnya dari Liverpool 1-7 yang terjadi di kasta kedua pada Oktober 1895.
Lantas, kekalahan terbesar apa saja yang pernah dialami oleh Manchester United dari Liverpool?
1. Liverpool vs Manchester United (7-1)
Kekalahan terbesar yang pernah dialami Manchester United saat berjumpa Liverpool sepanjang sejarah terjadi pada Divisi 2.
Momen ini tepatnya terjadi pada 12 Oktober 1985. Saat itu, Liverpool sukses menghajar Manchester United dengan skor 7-1.
Tujuh gol kemenangan The Reds dicetak melalui dua gol Arry Bradshaw, Frank Becton, Fred Geary, dan satu gol lainnya oleh Jimmy Ross.
2. Liverpool vs Manchester United (5-0)
Sejarah mencatat bahwa Manchester United pernah dilibas lima gol tanpa balas pada 19 September 1925. Saat itu, kedua tim berjumpa pada Divisi 1 Liga Inggris.
Pada pertandingan itu, Dick Forshaw mencatat hattrick. Sementara itu, dua gol lain dicetak oleh Harry Chambers dan Archie Rawlings.
Kekalahan dengan skor identik juga pernah dialami Manchester United dari Liverpool pada pekan ke-9 Liga Inggris 2020/21. Saat itu, Liverpool berhasil menumbangkan Manchester United di Old Trafford.
3. Liverpool vs Manchester United (4-0)
Kekalahan terbesar dengan skor serupa yang pernah dialami oleh Setan Merah juga sempat terjadi sekitar sembilan puluh tahun sebelumnya.
Saat itu, Setan Merah dihajar oleh The Reds pada pertandingan Divisi 2 Liga Inggris, 22 April 1905.
Tiga dari empat gol Liverpool pada saat itu dicetak oleh hattrick Sam Raybould. Sementara satu gol lain dibukukan oleh Jack Cox.
Tag
Berita Terkait
-
Grimsby Town Tantang Manchester United, Mimpi atau Bencana?
-
Liverpool Siap Rekrut Marc Guehi: Crystal Palace Terpojok di Bursa Transfer
-
Muda dan Berbakat, Giovanni Leoni Jadi Target Transfer Panas Liverpool
-
Marcus Rashford Bongkar Kekacauan MU: Tidak Ada Rencana Jangka Panjang
-
Harry Maguire Blak-blakan: Semua Benci Manchester United!
-
Alejandro Garnacho Ancam Manchester United: Lepas ke Chelsea atau Saya Magabut
-
Statistik Menggila! Inilah Alasan Benjamin Sesko Layak Jadi Mesin Gol Setan Merah
-
Gila-Gilaan! MU Mau Datangkan Duo Bintang Premier League dan PSG Sekaligus
-
Geger di Old Trafford! Suporter Man United Batalkan Demo Besar, Ada Apa?
-
Dari Austria ke London, Perjalanan Oliver Glasner Menuju Singgasana Wembley
Terkini
-
Rahasia Gaji Ronaldinho di Barca Legends Dibongkar Eks Rekan Patrick Kluivert
-
Pesta Gol di Allianz Arena! Bayern Munich Bungkam Tottenham, Harry Kane Permalukan Mantan
-
Ronald Koeman Raih Penghargaan Tertinggi Eredivisie, Patrick Kluivert Gak Dapat?
-
Eks Pelatih FC Twente dan Pemain Keturunan Ditahan Kasus Pelecehan Seksual
-
Air Mata Jose Mourinho untuk Jorge Costa
-
Son Heung-Min ke LAFC: Rekor Transfer MLS Pecah, Ancaman Baru Maarten Paes
-
Kevin Diks Pemimpin Baru Gladbach? Hattrick Trofi dan Penalti Dingin Curi Perhatian
-
Geger! Bodyguard Messi, Yassine Cheuko Kena Banned Gegara Insiden Panas
-
Detik-detik Lionel Messi Terkapar, Pelatih Inter Miami Ungkap Kondisi La Pulga
-
Pantas Diganti Shin Tae-yong! Laga Terakhir Lawan Suwon FC, Kim Pan Gon Gagal Bawa Ulsan Menang