Bolatimes.com - Pelatih Timnas Prancis, Didier Deschamps jengkel dengan banyaknya rumor Karim Benzema yang akan kembali membela Les Bleus pada final Piala Dunia 2022 menghadapi Argentina di Stadion Lusail Iconic, Minggu (18/12/2022) malam.
Karim Benzema mengalami cedera paha saat sesi latihan bersama Timnas Prancis sebelum Piala Dunia 2022, Qatar dibuka. Nyaris sebulan pemulihan, banyak kabar penyerang Real Madrid ini akan merapat bersama Kylian Mbappe cs.
Didier Deschamps yang mendapati bombernya tumbang sebelum laga dimulai sengaja tak memanggil pemain pengganti. Bahkan muncul tudingan bahwa Deschamps bisa saja memanggil Benzema ketika kondisinya dianggap fit.
Dilansir dari Sky Sports, Minggu, Deschamps sempat ditanya dengan nasib Karim Benzema di Prancis. Meski demikian, dirinya tak tertarik untuk menjawab detail rumor tersebut.
"Saya rasa tak ingin menjawab pertanyaan itu. Saya memiliki pemain yang pernah cedera sebelumnya. Sekarang saya memiliki 24 pemain untuk dikelola, itu yang menjadi fokus saya," terang dia.
Deschamps menegaskan dirinya tidak peduli dengan adanya pemain yang diundang atau mantan pemain yang cidera. Dalam momen ini, ia menandaskan bakal fokus dengan 24 pemainnya yang bakal dipersiapkan jelang lawan Argentina.
"Saya tidak peduli dengan undangan dari pemain, mantan pemain atau pemain yang cedera. Saya tidak tahu siapa yang akan hadir. Kami memiliki grup di awal dan siapa, dari apa yang terjadi," jelas Deschamps.
Meski demikian, dirinya tak menampik bahwa anak asuhnya yang juga cedera seperti N'Golo Kante, Paul Pogba dan Presnel Kimbempe diperkirakan akan berada dalam penerbangan ke Doha, Qatar. Meski demikian belum dipastikan tujuannya hanya menonton atau memperkuat skuad Les Bleus.
Prancis, hadir dengan ambisinya untuk menjuarai Piala Dunia kedua kali setelah 2018 mengalahkan Kroasia di partai final. Pada tahun 2022, dengan Argentina sebagai calon korbannya menjadi keinginan Les Bleus meraih trofi yang sama dua kali berturut-turut.
Sementara Argentina memiliki tujuan yang sama. Bahkan kemenangan Argentina adalah kemenangan penting mereka, termasuk hadiah untuk Lionel Messi yang hanya memiliki satu kesempatan melengkapi trofi sepanjang karier sepak bolanya.
Baca Juga
Berita Terkait
-
Jawaban Didier Deschamps saat Ditanya Ibu Negara Kenapa Tidak Panggil Junya Ito ke Timnas Prancis
-
Jalan Terjal Prancis hingga Tantang Jerman di Partai Pucak Piala Dunia U-17, Ambisi Juara Berturut-turut
-
Duel Klasik: Yunani vs Prancis, Sejarah Bertemu Tanpa Gol dan Tren Performa Terkini!
-
SEDANG BERLANGSUNG Timnas Prancis vs Yunani, Nonton Melalui Link Live Streaming di Sini
-
SESAAT LAGI! Prancis vs Yunani Ini LINK LIVE Streaming yang Bisa Diakses!
-
Profil Christian Karembeu, Legenda Real Madrid Berdarah Kaledonia Baru
-
Olivier Giroud Sayangkan Karim Benzema Pensiun dari Timnas dengan Cara Tragis
-
Kylian Mbappe Jadi Kapten Timnas Prancis di Kualifikasi Piala Eropa 2024
-
Timnas Prancis Umumkan Kiper Utama Pengganti Hugo Lloris yang Pensiun
-
The Next Mbappe yang Bakal Main di Piala Dunia U-20 Indonesia Diperebutkan Tottenham dan Arsenal
Terkini
-
Rahasia Gaji Ronaldinho di Barca Legends Dibongkar Eks Rekan Patrick Kluivert
-
Pesta Gol di Allianz Arena! Bayern Munich Bungkam Tottenham, Harry Kane Permalukan Mantan
-
Ronald Koeman Raih Penghargaan Tertinggi Eredivisie, Patrick Kluivert Gak Dapat?
-
Eks Pelatih FC Twente dan Pemain Keturunan Ditahan Kasus Pelecehan Seksual
-
Air Mata Jose Mourinho untuk Jorge Costa
-
Son Heung-Min ke LAFC: Rekor Transfer MLS Pecah, Ancaman Baru Maarten Paes
-
Kevin Diks Pemimpin Baru Gladbach? Hattrick Trofi dan Penalti Dingin Curi Perhatian
-
Geger! Bodyguard Messi, Yassine Cheuko Kena Banned Gegara Insiden Panas
-
Detik-detik Lionel Messi Terkapar, Pelatih Inter Miami Ungkap Kondisi La Pulga
-
Pantas Diganti Shin Tae-yong! Laga Terakhir Lawan Suwon FC, Kim Pan Gon Gagal Bawa Ulsan Menang