Bolatimes.com - Jelang Piala AFF 2022, situs resmi turnamen membuat daftar pemain dari ASEAN yang punya harga termahal. Dua amunisi baru timnas Indonesia, Jordi Amat dan Sandy Walsh masuk dalam lima besar.
Piala AFF 2022 bakal menyajikan pertemuan yang sengit. Sebab, kualitas negara-negara di ASEAN semakin maju seiring para pemain yang berkembang.
Situs resmi AFF kemudian merilis daftar harga pemain ASEAN yang termahal. Dua pemain naturalisasi timnas Indonesia, Jordi Amat dan Sandy Walsh masuk ke lima besar.
Mereka hanya kalah dari bintang Filipina yang bermain di VfL Bochum, Gerrit Holtmann. Bintang Bundesliga tersebut menjadi pemain AFF termahal saat ini.
Berikut daftar lima pemain AFF yang punya harga termahal via Transfermarkt:
5. Dion Cools
Dion Cools merupakan pemain paling mahal yang dimiliki Malaysia. Bermain di posisi bek, ia punya pengalaman membela klub-klub ternama di Eropa.
Masa tersukses Dion Cools sendiri ketika ia menghabiskan lima tahun di Club Brugge dan memenangkan dua gelar liga dan dua piala. Pemain FK Jablonec ini punya kisaran value sebesar 900 ribu dolar AS.
4. Jordi Amat
Jordi Amat resmi bisa membela timnas Indonesia di Piala AFF 2022 karena proses naturalisasinya dan perpindahan federasi sudah rampung. Bek berusia 30 tahun ini sedang berkarier di JDT.
Meski begitu, Jordi adalah pemain berpengalaman dan sempat mencicipi liga top dunia seperti Premier League serta LaLiga Spanyol. Maka dari itu, value sang pemain kini masih di angka 1,05 juta dolar AS>
Chanathip Songkrasin dipastikan absen membela Thailand di Piala AFF 2022. Padahal ia adalah pemain paling berharga yang dimiliki Changsuek.
Pemain yang berkarier di Kawasaki Frontale ini punya taksiran harga 1,475 juta dolar AS. Kehilangan sosok Chanathip membuat Thailand akan sulit mempertahankan gelar juara.
2. Sandy Walsh
Sama seperti Jordi Amat, Sandy Walsh adalah pemain baru untuk timnas Indonesia. Sayangnya, ia tak bisa membela tim Garuda secara penuh karena juga harus menuntaskan kewajibannya di klub KV Mechelen.
Pemain berusia 27 tahun ini punya harga mahal sebesar 2,1 juta dolar AS. Hal itu karena Sandy punya pengalaman di Eropa dan kini sedang onfire bersama KV Mechelen.
1. Gerritt Holtmann
Terakhir ada nama Gerrit Holtman yang merupakan pemain bintang Filipina. Ia menjadi pemain AFF termahal dengan harga taksiran 4,75 juta dolar AS.
Holtmann sendiri wajar punya harga mahal karena ia aktif bermain di klub Bundesliga Jerman, VfL Bochum. Akan tetapi, belum diketahui apakah ia bakal bisa membela The Azkals di Piala AFF 2022.
Tag
Berita Terkait
-
Mees Hilgers Menghilang Saat FC Twente Digebuk Eliano Reijnders Dkk
-
Sassuolo: Dari Seluruh Keluarga Neroverde, Selamat Datang, Jay Idzes!
-
Justin Hubner: Saya Merasa Seperti Cristiano Ronaldo!
-
Jay Idzes Menuju Torino: Gaji Fantastis Menanti dan Rekor Sejarah Tercipta
-
Miris! Hasil Timnas Putri Indonesia di Piala AFF Wanita 2025 Bikin Elus Dada
-
Timnas Indonesia U-17 Siap Uji Nyali di Medan! Nova Arianto: Kami Sangat Butuh
-
Serie A Pangkas Gaji 25% Saat Degradasi: Nasib Jay Idzes di Venezia Terancam?
-
Timnas Indonesia U-17 Menuju Qatar: Piala Kemerdekaan 2025 Jadi Panggung untuk Eizar Jacob Cs
-
Son Heung-Min ke LAFC: Rekor Transfer MLS Pecah, Ancaman Baru Maarten Paes
-
Kebijakan Kontroversial FC Twente: Masa Depan Mees Hilgers Jadi Sorotan!
Terkini
-
Rahasia Gaji Ronaldinho di Barca Legends Dibongkar Eks Rekan Patrick Kluivert
-
Pesta Gol di Allianz Arena! Bayern Munich Bungkam Tottenham, Harry Kane Permalukan Mantan
-
Ronald Koeman Raih Penghargaan Tertinggi Eredivisie, Patrick Kluivert Gak Dapat?
-
Eks Pelatih FC Twente dan Pemain Keturunan Ditahan Kasus Pelecehan Seksual
-
Air Mata Jose Mourinho untuk Jorge Costa
-
Son Heung-Min ke LAFC: Rekor Transfer MLS Pecah, Ancaman Baru Maarten Paes
-
Kevin Diks Pemimpin Baru Gladbach? Hattrick Trofi dan Penalti Dingin Curi Perhatian
-
Geger! Bodyguard Messi, Yassine Cheuko Kena Banned Gegara Insiden Panas
-
Detik-detik Lionel Messi Terkapar, Pelatih Inter Miami Ungkap Kondisi La Pulga
-
Pantas Diganti Shin Tae-yong! Laga Terakhir Lawan Suwon FC, Kim Pan Gon Gagal Bawa Ulsan Menang