Bolatimes.com - Pemain timnas Indonesia, Stefano Lilipaly, menjadi satu-satunya pemain asal Indonesia yang masuk dalam daftar 10 pemain termahal ASEAN saat ini.
Pemain naturalisasi yang kini memperkuat Bali United itu memiliki harga pasar yang tertinggi di Indonesia.
Saat ini, Stefano Lilipaly bersaing dengan sejumlah pemain asal Asia Tenggara yang masuk dalam daftar pemain termahal ASEAN.
Dari 10 nama pemain yang tercantum, mayoritas dihuni oleh pemain-pemain timnas Thailand.
Biasanya, pemain-pemain dengan harga pasar tertinggi ini tercatat pernah bermain di kompetisi yang populer. Beberapa ada yang bermain di Liga Jepang. Ada pula yang bermain di Liga Inggris.
Berikut Bolatimes.com menyajikan daftar 10 pemain dengan harga pasar termahal di ASEAN untuk saat ini:
10. Daisuke Sato (Filipina) - Rp 2,61 miliar
Daisuke Sato menjadi pemain Filipina yang juga memiliki harga pasar tertinggi di Asia Tenggara.
Bek kiri berusia 26 tahun ini berstatus sebagai pemain Suphanburi FC. Dari data Transfermarkt, harga pasar Daisuke Sato ditaksir mencapai Rp 2,61 miliar.
9. Natxo Insa (Malaysia) – Rp 4,35 miliar
Gelandang tengah berkualitas mumpuni kelahiran Spanyol ini juga menjadi salah satu pemain dengan harga pasar tertinggi di Asia Tenggara.
Natxo Insa saat ini sudah memiliki kewarganegaraan Malaysia dan berstatus sebagai penggawa Johor Darul Takzim (JDT).
Harga pasar pemain berusia 35 tahun ini, menurut laman Transfermarkt, mampu mencapai angka Rp 4,35 miliar.
8. Kawin Thamsatchanan (Thailand) – Rp 4,35 miliar
Kawin Thamsatchanan juga menjadi pemain asal Thailand yang masuk dalam daftar ini. Kiper berusia 31 tahun ini berstatus sebagai penggawa OH Leuven, klub asal Belgia.
Dari informasi yang dihimpun dari Transfermarkt, pemain yang pernah menjadi andalan timnas Thailand itu memiliki harga pasar senilai Rp 4,35 miliar.
7. Javier Patino (Filipina) – Rp 5,21 miliar
Selanjutnya, pemain dengan harga pasar termahal di Asia Tenggara diduduki oleh pemain berkebangsaan Filipina, Javier Patino.
Penyerang tengah kelahiran Spanyol ini berstatus sebagai pemain klub Liga Thailand, Port FC. Dari laman Transfermarkt, harga pasar pemain berusia 33 tahun ini mencapai Rp 5,21 miliar.
6. Stefano Lilipaly (Indonesia) – Rp 6,08 miliar
Stefano Lilipaly menjadi satu-satunya pemain berkebangsaan Indonesia yang masuk dalam daftar ini.
Gelandang yang saat ini memperkuat tim Liga 1, Bali United, itu menjadi pemain dengan harga pasar termahal yang ada di kompetisi sepak bola Indonesia.
Dilansir dari laman Transfermarkt, saat ini pemain berusia 31 tahun itu memiliki harga pasar senilai Rp 6,08 miliar.
5. Thitipan Puangchan (Thailand) – Rp 10,43 miliar
Pemain andalan timnas Thailand, Thitipan Puangchan, menjadi salah satu pemain Asia Tenggara yang memiliki harga pasar fantastis.
Gelandang berusia 27 tahun itu kini bermain bersama BG Pathum. Sebelumnya, ia sempat berkarier di Jepang bersama Oita Trinita.
Dilansir dari Transfermarkt, mantan pemain Chiangrai United ini memiliki harga pasar senilai Rp 10,43 miliar.
4. Teerasil Dangda (Thailand) – Rp 10,43 miliar
Pemain bintang timnas Thailand, Teerasil Dangda, menjadi salah satu pemain Asia Tenggara yang bersinar belakangan ini.
Kariernya malang melintang dari Liga Inggris, Liga Spanyol, hingga Liga Jepang. Saat ini, ia bermain bersama klub lokal, BG Pathum Utd.
Menurut data Transfermarkt, harga pasar pemain berusia 33 tahun ini bisa mencapai Rp 10,43 miliar.
3. Theerathon Bunmathan (Thailand) – Rp 15,64 miliar
Theerathon Bunmathan saat ini berstatus sebagai pemain klub J League 1, Yokohama F Marinos.
Pemain timnas Thailand yang berposisi sebagai bek kiri ini memiliki nilai pasar yang cukup fantastis. Sebab, dari laman transfermarkt, harganya mencapai Rp 15,64 miliar.
2. Chanathip Songkrasin (Thailand) – Rp 27,81 miliar
Chanathip Songkrasin merupakan salah satu pemain yang paling fenomenal dalam daftar ini. Gelandang serang timnas Thailand itu memang memiliki kualitas yang mumpuni.
Saat ini Chanatip tengah merumput bersama klub Liga Jepang, Hokkaido Consadole Sapporo.
Dilansir dari Transfermarkt, saat ini harga pasar pemain berusia 27 tahun itu mencapai Rp 27,81 miliar.
1. Neil Etheridge (Filipina) – Rp 34,76 miliar
Pemain bernama lengkap Neil Leonard Dula Etheridge ini menjadi salah satu pemain Asia Tenggara yang berkarier di Liga Inggris.
Pemain kelahiran London, 31 tahun silam itu memang saat ini berstatus sebagai warga negara Filipina.
Etheridge yang menghabiskan mayoritas kariernya di Inggris ini juga menjadi pemain paling mahal di Asia Tenggara.
Dikutip dari laman Transfermarkt, kiper timnas Filipina itu memiliki harga pasar mencapai Rp 34,76 miliar
Berita Terkait
-
Mees Hilgers Menghilang Saat FC Twente Digebuk Eliano Reijnders Dkk
-
Sassuolo: Dari Seluruh Keluarga Neroverde, Selamat Datang, Jay Idzes!
-
Justin Hubner: Saya Merasa Seperti Cristiano Ronaldo!
-
Jay Idzes Menuju Torino: Gaji Fantastis Menanti dan Rekor Sejarah Tercipta
-
Timnas Indonesia U-17 Siap Uji Nyali di Medan! Nova Arianto: Kami Sangat Butuh
-
Serie A Pangkas Gaji 25% Saat Degradasi: Nasib Jay Idzes di Venezia Terancam?
-
Timnas Indonesia U-17 Menuju Qatar: Piala Kemerdekaan 2025 Jadi Panggung untuk Eizar Jacob Cs
-
Son Heung-Min ke LAFC: Rekor Transfer MLS Pecah, Ancaman Baru Maarten Paes
-
Kebijakan Kontroversial FC Twente: Masa Depan Mees Hilgers Jadi Sorotan!
-
Masa Depan Jay Idzes Tergantung Kerja Davide Vagnati, Siapa Dia?
Terkini
-
Rahasia Gaji Ronaldinho di Barca Legends Dibongkar Eks Rekan Patrick Kluivert
-
Pesta Gol di Allianz Arena! Bayern Munich Bungkam Tottenham, Harry Kane Permalukan Mantan
-
Ronald Koeman Raih Penghargaan Tertinggi Eredivisie, Patrick Kluivert Gak Dapat?
-
Eks Pelatih FC Twente dan Pemain Keturunan Ditahan Kasus Pelecehan Seksual
-
Air Mata Jose Mourinho untuk Jorge Costa
-
Son Heung-Min ke LAFC: Rekor Transfer MLS Pecah, Ancaman Baru Maarten Paes
-
Kevin Diks Pemimpin Baru Gladbach? Hattrick Trofi dan Penalti Dingin Curi Perhatian
-
Geger! Bodyguard Messi, Yassine Cheuko Kena Banned Gegara Insiden Panas
-
Detik-detik Lionel Messi Terkapar, Pelatih Inter Miami Ungkap Kondisi La Pulga
-
Pantas Diganti Shin Tae-yong! Laga Terakhir Lawan Suwon FC, Kim Pan Gon Gagal Bawa Ulsan Menang