Minggu, 26 September 2021
Rauhanda Riyantama : Kamis, 05 Agustus 2021 | 16:15 WIB

Bolatimes.com - Tentu masih ingat dengan insiden Eden Harard menendang seorang ballboy saat masih berseragam Chelsea pada 2013. Usut punya usut, ballboy malang bernama  Charlie Morgan itu kini sukses jadi pedagang minuman keras.

Ketika itu Chelsea menghadapi Swansea City di laga semifinal Piala Liga Inggris 2012/13. Di pertandingan tersebut Hazard diganjar kartu merah setelah menendang anak gawang (ballboy) bernama Charlie Morgan.

Alasannya, Morgan dinilai membuang-buang waktu The Blues yang mesti segera mencetak gol pengejar ketertinggalan. Waktu itu The Swans sedang unggul agregat 2-0.

Sebetulnya Hazard tak betul-betul menendang Morgan. Pemain Belgia itu mencoba mengambil bola yang dipeluk oleh Morgan dengan cara menendang bola. Aksi Hazard itu sempat bikin Charlie Morgan terkenal.

"Bocah lelaki [anak gawang] itu berusaha menghalangi bola dengan tubuhnya dan aku hanya berusaha menendang bola itu. Kurasa aku menendang bola dan bukan bocah itu. Aku minta maaf," ujar Hazard saat itu.

Penyerang Chelsea, Eden Hazard (Adrian Dennis/AFP)

Lantas, bagaimana kabar Charlie Morgan sekarang? Setelah kurang lebih 8 tahun sejak kejadian tersebut, Morgan kini jadi selebriti dengan lebih dari 15 ribu pengikut di Twitter.

Selain itu, Morgan ternyata bukan bocah biasa dan bukan anak gawang biasa. Dia merupakan putra dari pemegang saham terbesar Swansea City, Martin Morgan.

Saat ini Charlie Morgan dikabarkan merambah dunia bisnis bersama kawannya, Jackson Quinn. Mereka merintis bisnis di industri minuman keras berjenis Vodka. Usahanya tersebut dia beri nama Au Vodka.

Au Vodka menjadi salah satu merek vodka kelas premium di Inggris yang juga bermitra dengan Selfridges, Harvey Nichols, dan Costco.

Perusahaan Morgan itu terbilang cukup sukses setelah vodka produksinya mendapatkan tanggapan positif di pasar Britania Raya.

Statusnya sebagai selebtwit juga membantu Charlie Morgan dalam memasarkan dan mempromosikan produknya. Au Vodka banyak dipilih menjadi hadiah paling populer saat natal yang membuat namanya semakin terkenal di pasar Inggris dan sekitarnya.

Majunya bisnis Morgan membuat DJ dan presenter TV Charlie Sloth berinvestasi. Dengan dukungan dari selebritis Inggris itu, mereka menjual 10.000 botol pada tahun 2019.

Mereka bahkan mampu menggunakan mantan petinju dunia, Floyd Mayweather, untuk mempromosikan Au Vodka.

BACA SELANJUTNYA

Mengenal Sissi, Sosok Istri yang Punya Peran Besar di Karier Thomas Tuchel